Pos

Santunan Anak Yatim, Ikut Meriahkan Kegiatan Konsolidasi dan Buka Bersama

nuruljadid.net.-Suasana Pondok Pesantren Nurul Jadid , Kamis (24/5/2019) sore terlihat meriah. santunan anak yatim dan buka bersama abang becak, ikut memeriahkan kegiatan konsolidasi dan buka bersama pengurus, dosen, dewan guru dan karyawan Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Santunan anak yatim langsung diberikan oleh Wakil Kepala Pesantren KH. Najiburrahman Wahid, yang diselenggarakan bertempat di Masjid Jami’ Nurul Jadid dengan disaksikan oleh seluruh donatur tetap.

“Acara pemberian santunan anak yatim dibarengkam dengan acara buka bersama seluruh keluarga besar Nurul Jadid, agar dapat dilihat atau disaksikan oleh donatur tetap yang di koordinir oleh laziskap setiap bulannya ” ujar Ustadz Bashori Alwi Ketua Semarak Ramadan Nurul Jadid 2019.

“Terimakasih atas bantuan dan partisipasinya buat seluruh unsur terkait, insya Allah pemberian santunan semacam ini, dapat mengurangi beban mereka anak yatim,” Sambungnya.

Semoga tahun depan dapat memberi santunan terhadap anak yatim lebih banyak dari tahun ini. Ungkap Ustadz Muslehuddin Jauhari, Panitia Pelaksana Pemberian Santunan Anak Yatim.

“Kami cukup bahagia, apalagi banyak ribuan pasang mata yang menyaksikan,” Sambungnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengarahan Kepala Pesantren KH. Abdul Hamid Wahid, dan ditutup dengan pembacaan do’a oleh KH. Makki Maimun Wafi.

Pewarta : PM

Serunya, Santri Nurul Jadid Pulang Bareng (PUBER) Ke Kampung Halaman

nuruljadid.net.- Pulang bareng atau Mudik bareng tak hanya dilakukan masyarakat umum. Para santri yang mondok di Pesantren pun melakukan hal yang sama. Tak terkecuali Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Pada tahun sebelumnya, mereka para santri pulang di jemput orang tuanya masing-masing. Namun untuk tahun ini, pulangan santri pada libur ramadan 2019 (Puber), dikoordinir oleh Pesantren, Selasa (22/05/19)

Dalam rangka memeriahkan pelepasan keberangkatan pulang bersama santri NJ yang di laksanakan bertempat di lapangan ayaman pada pukul 09. 25 WIB, ada pemotongan pita oleh Sekretaris Yayasan KH. Hefny Rozak, Pegawai BNI dan di dampingi Direktur Klinik Azzainiyah Nyai Hj. Khodijatul Qodriyah, sebagai pelepasan simbolis oleh Pesantren.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Ustadz Ernawiyadi Munsy mengatakan bahwa pesantren ingin memberikan pelayanan prima dan hemat pengeluaran orang tua.

“Pulang bersama dengan difasilitasi Pesantren, agar santri pulang bersama-sama sesama santrinya. Ini juga menunjukkan bahwa Pesantren memberikan pelayanan prima dan hemat biaya. Sebab, jika di jemput orang tua dengan memakai transportasi pribadi akan menelan biaya yang cukup banyak.
Lebih dari itu, agar keamanan santri bisa terjaga, terutama santri putri,” Ungkapnya.

Hal senada di ungkapkan oleh Sekretaris Pesantren Ustadz H. Faizin Syamwil bahwa pulang bersama (puber) sebagai bagian dari pelayanan Pesantren kepada santri, disamping menjaga kesalamatannya, hingga sampai kerumahnya masing-masing.

“Mantap,mantap, mantap sekali,” kalimat ini disampaikan oleh Koordinator Lapangan, Ustadzah Lina Surtiana, melihat wajah para santri riang gembira pada saat KH. Hefny Rozak melepas keberangkatan pulang bersama dengan membaca do’a perjalanan yang diikuti oleh seluruh santri.

Pewarta : PM

Menjelang Libur Ramadan, Ini Pesan KH. Moh. Zuhri Zaini Kepada Ribuan Santrinya

Nuruljadid.net.- Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini mengimbau kepada seluruh santri menjelang libur panjang Pesantren di bulan ramadan kali ini agar supaya tetap menjaga identitas santri, hal tersebut disampaikan pada tausyiah malam ini, Senin (20/05/19). Bertempat di Masjid Jami’ Nurul Jadid yang di ikuti oleh ribuan santri dan rombongan Ahbabul Mustafa.

Dalam tasyiahnya beliau berpesan pada seluruh ribuan santri putra maupun putri agar supaya: Pertama : Santri harus memperhatikan beberapa hal penting pada liburan nanti. Karena liburan Pesantren bukan berarti libur semuanya. Libur hanya istirahat sebentar dalam rangka menghilangkan jenuh dan juga mengobati kangen. Jangan jadikan libur untuk melakukan perilaku sebebas-sebasnya. Tapi justru pulang sebagai ajang pembuktian sebagai santri bahwa santri mempunyai perilaku baik.

Kedua: Berusaha untuk menjadi baik dan jangan merasa baik dan sempurna karena akan melahirkan sifat ujub, dan ujub itu akan menghapus kebaikan-kebaikan. Ketiga: Tunjukkan menjadi santri dengan berprilaku santri dengan tetap menjaga tata tertib santri, seperti minta ijin kepada orang tua jika mau keluar rumah. Keempat: hal-hal yang dilarang kepada santri di Pondok dilarang pula dikerjakan dirumah. Kelima: tetap menjaga identitas santri dengan tekun beribadah, menjaga sopan kepada siapapun terhadap orang tua dan orang lain. Keenam: Kesopanan berpakaian sebagai identitas santri, seperti menutup aurat. Ketujuh: Menghormati orang tua dengan mengeluarkan perkataan-perkataan yang baik. Kedelapan: Berupaya menghindari teman yang mengajak untuk melakukan perbuatan yang tidak baik. Kesembilan:Membantu orang tua seperti membantu menyapu, membersihkan jading dan lainnya, karena ini menunjukkan bakti kepada orang tua dan pembuktian sebagai santri. Kesepuluh:FKS yang mengajakan kegiatan harus menjaga tata tertib sebagai santri. Kesebelas: Untuk menghindari perilaku yang tidak baik, maka isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang baik. Keduabelas: Sukses belajar bukan karena mendapat peringkat dan sukses mengerjakan ujian. Kesuksesan yang sebenarnya mengubah perilaku dari yang kurang baik menjadi baik.

Usai pengarahan beliau, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang di pandu oleh Ahbabul Mustafa yang di isi dengan pembacaan surah dalam alqur’an dan beberapa bacaan kalimah-kalimah thoyibah.

Pewarta : PM

Ketika Alumni Nurul Jadid Bagi-Bagi Takjil Di Bondowoso

nuruljadid.net.-Suasana teduh nan menyejukkan hati terjadi di Kabupaten Bondowoso. Suasana ini tercermin saat aksi kaum perempuan alumni Pondok Pesantren berbagi takjil, Sabtu (18/5/19)

Salah satu alumni yang ikut bergabung dalam kegiatan ini, Alifia. Ia mengatakan bahwa tujuan berbagi takjil ini agar para alumni peduli terhadap masyarakat.

“Salah satu tujuan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian alumni Nurul Jadid kepada masyarakat sekitar, serta upaya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, dan Alhamdulillah respon masyarakat cukup baik tentang kiatan ini,”Ungkapnya.

Dalam kegiatan ini pula kami mengenalkan nilai-nilai kesantrian seperti tidak bercampur putra dan putri, bahkan dalam acara tersebut hanya putri saja, walaupu ada sebagian alumni putra yg ikutan menyumbang,”Sambungnya.

Kegiatan berbagi takjil akan kami lakukan setiap tahun pada bulan ramadan, besar harapan agar seluruh alumni ikut berpartisipasi pada kegiatan ini.

Pewarta : PM

Cara Unik Santri Nurul Jadid, Bangunkan Masyarakat Pesantren Untuk Sahur

nuruljadid.net.- Membangunkan orang lain untuk makan sahur merupakan pekerjaan mulia dan bersifat humanis. Terkadang dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Seperti yang dilakukan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid, mereka memiliki cara unik saat melakukan patroli sahur di bulan Ramadan ini.

Mereka berkeliling dari ruas jalan ke ruas jalan di kawasan Pondok bahkan memasuki asrama santri satu persatu, ada kelompok patroli yang memakai pakaian resmi, ada yang memakai pakaian silat bahkan ada yang berpakaian mirip pejabat Negara.

“Selain untuk membangunkan warga pesanten kegiatan ini juga merupakan latihan disiplin tugas ,” ujar Ketua Semarak Ramadan, Ustadz Bashori Alwi, Sabtu (11/5/2019).

“Kegiatan patroli sahur santri dilakukan secara bergiliran antara asrama santi. Bahkan dilombakan oleh panitia dan bagi pemenang akan di umumkan. Dan bagi pemenang akan mendapatkan hadiah,”sambungnya.

Pewarta : PM

Pengumuman Lulusan Berbasis Online Dan Memberikan QR-Code, Siswa SMKNJ Sambut Penuh Antusias

nuruljadid.net.- Meski di bawah naungan Pesantren, Sekolah Menengah Kejuruan Nurul Jadid (SMKNJ) terus berupaya melakukan terobosan-terobosan untuk mengimbangi kemajuan teknologi. Kali ini SMKNJ memulai _data collecting_ tamatan peserta didiknya tahun ajaran 2018/2019. Ini dilakukan sebagai upaya untuk memantau aktifitas lulusannya dalam dunia kerja, kuliah, wirausaha arau bahkan pengangguran.

Kepala SMKNJ Ustadz Abdul Manaf Firdaus menuturkan,” langkah ini kami lakukan agar sekolah ikut memantau perkembangan lulusannya dan juga terus memberikan update informasi berkait lowongan kerja dan sejenisnya. Kemudian hasil _data collecting_ sebagai data dasar, layanan dan pantauan sekolah kepada alumninya,”.

“Program ini kita mulai tahun ini, sekalian memberikan informasi terkait kelulusan peserta didik tahun ajaran 2018/2019, agar peserta didik SMKNJ yang sudah berhenti mondok tidak repot-repot datang ke sekolah, apalagi ada sebagian peserta didik berada di luar pulau jawa,’ Ungkap Moh. Zuhri WKS bagian kurikulum.

Alhamdulillah banyak yang merespon positif adanya program ini. Setelah kami bersepakat mengumumkan adanya program tersebut melalui meme pada tanggal 10 Mei 2019, selang satu hari dari pengumuman sudah banyak peserta didik menyambut antusias di tandai dengan masuk ke link untuk mengisi kelengkapan data begitu cepat

STL dan Nilai UN sudah kita umumkan dengan di beri QR-Code sebagai legalitas dan ini bisa di print dimanapun serta tidak mungkin ada kesamaan peserta didik satu dengan lainnya.

 

Pewarta : PM

Remas Agung At-taqwa Rihlah Ke PP. Nurul Jadid

nuruljadid.net.-Menjadi santri merupakan salah satu kebanggaan setiap orang. Hal itu tercermin pada Remaja Masjid Agung Attaqwa. Keinginannya agar diakui menjadi santri Nurul Jadid terdapat 115 orang putra dan putri melakukan rihlah ramadan. Mereka ingin merasakan kehidupan di Pesantren dan ingin merasakan suasananya mondok serta ingin menambah wawasan keilmuan dan keaswajaan, Sabtu (11/02/2019).

Ketua rombongan Ustadz Taufik menyampaikan terkait tujuan berkunjung ke Pesantren Nurul Jadid karena ingin menyambung silaturahim dan agar supaya diakui sebagai santi Nurul jadid.

“Tujuan kami berkunjung ini karena ingin menyambung silaturrahmi dan ingin menambah wawasan keilmuan utamanya keaswajaan dan kemandirian sebagai bekal kehidupan. Juga agar diakui sebagai santri,” Ungkap Ustadz Taufik

Kegiatan ini disambut baik oleh sekretaris Pesantren H.Faizin Syamwil mewakili pengurus pesantren.
“Kami menyambut baik kegiatan ini dan terima kasih atas kepercayaannya terhadap Pondok Nurul Jadid”

Beberapa rangkaian kegiatan rihlah ini diantaranya : buka bersama, shalat jamaah, tarawih, pembinaan alquran, tarawih bersama santri, sahur ala santri, kultum pagi dan mengunjungi maqbaroh. Kegiatan rihlah akan berlangsung sehari semalam. Mulai sabtu siang hingga ahad pagi. Dan selanjutnya rombongan akan pulang ke Bondowoso.

 

Pewarta : PM

Dua Bintang Mahasiswa Fotografi Universitas Nurul Jadid

nuruljadid.net – Dua mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo raih juara fotografi.

Dalam lomba yang diadakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri Jember, Sabtu (4/5/2019) lalu.

Agus Miftahurrahman, prodi KPI semester 2 meraih juara 1 fotografi. Dan Muliatin Nikmah prodi KPI semester 2 meraih juara 2 lomba fotografi.

Menurut Agus, juara yang di raih tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Karena ke ikut sertaannya dalam lomba tersebut, pada awalnya hanya ingin berpartisipasi memeriahkan acara yang digelar oleh HMPS KPI IAIN Jember.

“Saya mengetahui adanya acara tersebut jadi tergerakkan untuk ikut serta memeriahkannya. Ternyata ada teman saya se-prodi yang juga mau ikut, maka saya langsung urus pengumpulan foto dan pembayarannya hari itu juga”, katanya.

Hal senada di samapikan juga Muliatin, tidak terfikirkan sebelumnya, karyanya akan mendapatkan penghargaan di acara tersebut. “Saya sih tidak kepikiran akan juara. Saya hanya ikut dan tiba-tiba ketika saya dalam perjalanan ke Banyuwangi, mendapatkan pemberitahuan bahwa foto yang saya ikutkan itu mendapatkan juara 2. Ya, sudah saya langsung mampir ke Jember sepulang acara di Banyuwangi”, jelasnya.

Penulis : Rachmad (SJ)
Editor : Rizky H.T.

Bina Kemandirian, Murid MINM Adakan Kemah Santri Ramadhan

nuruljadid.net.-Ramadhan tak dibiarkan berlalu tanpa kesan. Tak hanya di isi kegiatan keagamaan semata, namun ramadan bisa juga di isi dengan kegiatan-kegiatan lainya, yakni bina mental di usia dini, kemandirian dan lainnya. Seperti yang dilakukan oleh Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mun’im (NINIM), lembaga tersebut menggelar Kemah Santri Ramadan di mulai Rabu (08/5/19).

Kemah Santri Ramadhan 1440 H akan dilaksanakan selama tiga hari mulai hari rabu, kamis dan jumat bertempat di
Perkemahan MI Nurul Mun’im yang di ikuti sebanyak 206 murid.

“Melaksakan agenda Pondok Ramadan serta Melatih kemandirian murid serta menumbuhkan rasa keberanian dan konfidensi, walaupun sedang berpuasa,” ungkap ketua panitia Syukron Rudianto, SH

KSR akan dilaksanakan selama 3 hari rabu, kamis dan jum’at, dikemas dalam bentuk perkemahan,”sambungnya.

 

Pewarta : PM

Industri Garmen Nurul Jadid Berhasil Memperkerjakan 90% Masyarakat Sekitar Pesantren

nuruljadid.net.-Industri garmen di Pondok Pesantren Nurul Jadid yang bertempat di Gedung SMKNJ, saban harinya terus mengalami perkembangan yang meningkat, sejak di berdirikan pada bulan November 2016.

Garmen ini di dirikan oleh Pesantren bertujuan untuk menyediakan kebutuhan sandang Pesantren. Juga sebagai media komunikasi dengan alumni yang mempunyai ketersmpilan jahit menjahit sebagai upaya meningkatkan ekonominya, serta produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar. Spirit itulah yang melatarbelakangi adanya garmen di Pesantren,” Ungkap Ustadz Hasan Basuni, Kepala Unit Usaha Garmen Nurul Jadid.

Sedangkan para pekerjanya 90 % dari beberapa desa sekitar diantaranya, Desa Karanganyar, Kalikajar, Kotaanyar, Kraksaan.
Para pekerja masuk setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16. 00 WIB.

“ada beberapa tim ahli yang kerja di garmen NJ, pekerja kasarnya meliputi masyarakat sekitar. Mereka kita rekrut untuk memberikan lapangan pekerjaan, agar bisa dapat penghasilan setiap harinya,” ujar Ustadz Memed.

Dengan adanya garmen ini diharapkan pesantren mampu menyediakan sandang santri sebanyak 30 ribu pcs. Dan mampu memberikan sumbangsih terhadap kebutuhan-kebutuhan Pesantren, terutama berkait dengan pengadaan sandang tersebut. Juga garmen ini di jadikan sebagai laboratorium untuk praktik santri yang mempunyai keinginan untuk mengasah skilnya berkait tata busana,” kata Ustadz Agus Staf Bagian Perencanaan dan SDM bidang usaha.

Pewarta : PM

Masyarakat Sekitar Pesantren Antusias Berbelanja Di Bazar Takjil Murah

nuruljadid.net.-Bazar takjil murah Pesantren Nurul Jadid bertempat di halaman SMPNJ putra, Senin (06/05/2019). Kegiatan tersebut diadakan di samping memberikan pelayanan terhadap santri dan membantu masyarakat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Bazar hari kedua, sekitar pukul 16. 00 WIB, masyarakat sekitar Pesantren mulai banyak berkunjung setelah mendapat informasi terkait adanya bazar murah di Pesantren.

“Kami dari masyarakat berharap, bazar takjil agar di adakan setiap tahun, sehingga nampak sekali keinginan pesantren untuk mensejahterakan masyarakat sekitar,” ujar bapak Muslehuddin Jauhari.

Dia mengaku bahagia melihat antusiasme masyarakat mendatangi bazar murah yang diadakan Pesantren.
“Bagaimana tidak, dalam acara tersebut, masyarakat ekonomi lemah dapat membeli minuman, gorengan, bubur dan bakso seharga Rp 1000- Rp 3500,” ucap Ustadz Musleh

“Kami (panitia) sengaja menyiapkan sebanyak beberapa minunan dan makanan yang di jual. Disamping melayani santri dan melayani masyarakat” ungkap Ustadz Fathollatif Kabid Wilayah

Acara bazar murah memang menjadi salah satu program unggulan kegiatan semarak ramadan. Program tersebut sengaja dihadirkan untuk melayani santri dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,”sambungnya.

Pewarta : PM

Selama Ramadhan, Pesantren Nurul Jadid Gelar Bazar Takjil

nuruljadid.net.-Suasana ramadhan kali ini sangat menggembirakan, khususnya bagi santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sebab, Panitia Semarak ramadhan menggelar bazar takjil selama bulan suci ramadhan di depan SMP Nurul Jadid putra. Bazar takjil ramadhan ini salah satu upaya Pesantren dalam memberikan pelayanan terhadap santri dan juga masyarakat sekitar.

Sekretaris Pesantren sekaligus Penasehat Semarak ramadhan Ustadz H. Faizin Syamwil mengatakan bazar takjil ramadhan tak hanya sekadar menjual makanan dan minuman semata untuk pelayanan terhadap santri.

“Bazar Takjil ini di adakan sebagai upaya untuk meningkatkn ekonomi masyarakat sekitar terutama ibu yg tergabung dalam komunitas Ikatan Perempuan Yayasan Nurul Jadid (IPYNJ).

Disamping memberikan rasa gembira pada santri agar merasakan puasa di pondok serasa ada berpuasa di rumahnya masing-masing. Karena di bazar takjil ini terdapat beberapa macam menu buka puasa dan lauk tambahan bagi santri,”

Pasar takjil sekaligus melayani walisantri yang sedang kiriman putra putrinya,” Tuturnya.

Bazar takjil ramadhan mulai digelar pada tanggal 1 ramadan atau 6 Mei 2019 awal pertama kali puasa. Pelaksanaan bazar takjil itu digelar selama sebulan.

“Ya adalah program direct service kepada santri dalam bentuk kuliner dibulan puasa dan upaya untuk menjadikan bulan ramadhan benar-benar sebagai bulan berkahbagi warga kelompok masyarakat dari unsur ibu sekitar untuk menciptakan ekonomi kreatif,” Kata Ustadz Ahmad Fuadi Koordinator Bazar Takjil Nurul Jadid.

Bazar takjil ini akan di buka setiap harinya setelah pengajian sore selesai sekitar pukul 16.00 WIB. Beberapa minuman yang di jual diantaranya es jus, es teh, beberapa jus buah dan juga bskso, gorengan serta lauk pauk sebagai tambahan menu makan santri,” Sambungnya.

Pewarta : PM

Tim Falakiyah Nurul Jadid Berhasil Melihat Hilal

nuruljadid.net.-Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid bagian Lajnah Falakiyah (LFNJ) Paiton, Probolinggo. Menggelar rukyatul hilal bertempat di Balai Rukyat Tanjung Kodok, Lamongan. Berhasil melihat hilal 1 Ramadhan 1440 H. Hal ini pertanda bulan sudah memasuki bulan ramadhan

Rombongan 9 orang ini dipimpin oleh Wakil Kepala Biro Kepesantrenan K.Miftahul Arifin, Kepala Bidang Tarbiyah Wattaklim Ustadz Misbahul Munir, Ketua Lajnah Falakiyah NJ Ustadz Mustafa Syukur dan para kader lainnya berangkat dari Pondok Pesantren Nurul Jadid pada pukul 10. 00 WIB hari Ahad (05/05/2019) menuju Kabupaten Lamongan

Setelah menunggu sekian jam, dan mempersiapkan perangkatnya, terutama mengukur lokasi hilal akan muncul dengan hitungan (hisab) Falak, maka tepat sesuai dengan hitungan yang telah dilakukan, semua tim berhasil melihat bulan, bahkan dengan mata telanjang. Rasa puas dan bahagia terlihat terpancar dari raut wajah para Ustadz Mustafa sambil mengucap tahmid.

Untuk memperkuat hasil rukyatul hilal, terdapat dua orang saksi yang di sumpah yaitu KH. Suud Askar dan RM Khotib Umar, mereka bersaksi telah melihat hilal.

Pada kegiatan ini, Ustadz Misbahul Munir berharap agar kader tim falakiyah Nurul Jadid bisa melihat secara langsung terhadap hilal menggunakan teori yang di dapat dalam pembelajaran selama ini. Dan juga bisa ikut andil dalam proses melihat hilal untuk menentukan tanggal 1 ramadhan.
Kegiatan ru’yatul hilal ini harus dilakukan oleh para kader tim Lajnah Falakiyah Nurul Jadid yang notabene merupakan calon generasi ulama’ Nahdlotul Ulama’ masa depan yg mengedepankan rukyatul hilal dlm penentuan 1 Romadlan dan 1 Syawal tiap tahaunnya. Sambungnya.

Proses melihat hilal dilaksanakan pukul 17. 20 WIB dan berakhir 17. 44 WIB. Ungkap Ustadz Mustafa Ketua LFNJ.

Pewarta : PM

PP. Nurul Jadid Gelar Semarak Ramadhan

nuruljadid.net – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H, Pondok Pesantren Nurul Jadid adakan kegiatan Semarak Ramadhan. Dengan mengusung tema “Ramadhan Penuh Berkah Dengan Berbagi dan Mengaji”.

Kegiatan yang bertempat di depan kantor pusat ini, berlangsung meriah dan khitmat. Turut dihadiri jajaran dewan pengasuh, guru-guru, dan semua santri PP. Nurul Jadid, Kamis, (2/4/19).

Bashori Alwi selaku ketua panitia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut, agar semua santri PP. Nurul Jadid dapat meningakatkan kualitas, spritual, intelektual, dan mental.

“kami berharap dengan adanya rangkaian kegiatan tahun ini, kita dapat meningkatkan kualitas diri kita. Baik spiritual, intelektual, dan mental.”

Dalam sambutan Kepala Pesantren, KH. Hamid Wahid, menyampaikan, santri jangan menyia-nyiakan kesempatan di bulan Ramadhan. “mari kita gunakan Ramadhan ini untuk memburu keberkahan,” tuturnya.

Penulis : Jamilatunnisa’ (SJ)
Editor : Rizky H.T.

Siswa SMKNJ, Berhasil Buat Aplikasi Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR)

nuruljadid.net.-Kepala SMK NJ Ustadz Abdul Manaf Firdaus terus mendorong siswanya untuk membuat karya di bidang IT, agar mampu beradaptasi dengan kemajuaan teknologi. Beberapa karya yang di buat oleh siswa SMKNJ telah mendapatkan perhargaan di pentas Internasional. Kali ini, tiga siswa SMK Nurul Jadid berhasil membuat aplikasi game edukasi berbasis AR, mereka duduk di bangku kelas 2 jurusan RPL, MM dan TKJ yg saling berkolaborsi.

Sementara, objek penelitian pembuatan aplikasi dilakukan di pantai duta, karena situasinya sangat tepat dan layak. Buat aplikasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pesisir, agar bisa menanam bakau atau mangrove di dekat pantai. Melalui game ini agar masyarakat mudah memahami edukasi di dalamnya. Dua minggu yang lalu kami melakukan penelitian di duta. Kata Ustadz Rahmad salah satu guru pembina pembuatan game.

Dengan keberhasilan siswa SMKNJ, Ustadz Abdul Manaf berharap, agar siswa SMK yang berada di naungan Pesantren mampu menghadapi kejut teknologi yang semakin berkembang.
“Karena ini ilmu baru, semoga bisa ditularkan kepada adik kelasnya. Dan juga sebagai masyarakat Pesantren kita patut berbangga bisa memproduksi game aplikasi berbasis AR yang jarang ada di Indonesia. Kami akan terus mendorong siswa dan guru SMKNJ agar berkarya menghadapi tantangan 4.0 bahkan 5.0,” tegas Ustadz Manaf.

Pewarta : PM