Pos

POSPEDA VIII (Pekan Olah Raga & Seni Antar Pondok Pesantren) 2019

Galeri Foto: POSPEDA VIII (Pekan Olah Raga & Seni Antar Pondok Pesantren) 2019

IPYNJ Beri Santunan Anak Yatim di Hari Tasyu’a

nuruljadid.net- Ikatan Perempuan Yayasan Nurul Jadid (IPYNJ) memberi santunan kepada anak yatim sekaligus peresmian kantor IPYNJ pada hari tasyu’a, Senin sore (09/09/19) bertempat di Kantor Baru IPYNJ, sebelah timur Wilayah Arumi Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Ada 20 anak yatim yang diberi santunan pada kegiatan tersebut, mereka adalah warga sekitar Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Ustdzah Ummi Mahmudah mewakili ketua IPYNJ dalam sambutannya mengatakan tentang beberapa fadhilah di bulan Muharram ini.

“Keutamaan menyantuni anak yatim sangat dianjurkan dalam agama di bulan ini. Disamping itu beliau menekankan keaktifan untuk melakukan pemberdayaan perempuan yang ada di bawah naungan Nurul Jadid. Semua itu, kita upayakan agar dapat membagi manfaat bagi masyarakat sekitar,” Ucapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan buka bersama dan shalat maghrib berjamaah yang pimpin oleh Ketua IPYNJ Ny. HJ, Nuri Firdausiyah Abdul Haq Zaini.

“Alhamdulillah masyarakat sangat merespon baik adanya kegiatan ini. Semoga kami bisa ikut berpartisipasi pada tahun yang akan datang,” Ujar Afifah Anggota IPYNJ.

Pewarta : PM

 

 

Menjenguk Kegiatan Saka Bakti Husada Pasca di Launching

nuruljadid.net- Saka Bakti Husada Klinik Az-zainiyah, terus bergerak sejak di Launching 23 Agustus lalu, bersamaan Clinic Award dan Launching PESONA ( Pengobatan, Senam, Olahraga dan Pelayanan), Turba Promosi serta Pemeriksaan Kesehatan bagi Pengurus, Guru, karyawan, dosen dan keluarga Pengasuh.

Saka Bakti Husada juga mengadakan TOT pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) hingga puncaknya pada demo cara sikat gigi yang benar pada saat Kunjungan CEO UNILEVER dari India di Nurul Jadid beberapa waktu yang lalu.

Setelah diselesaikan beberapa kali pelatihan terkait tugasnya, promosi hidup dan lingkungan Sehat, Saka Bakti Husada yang ada di Nurul Jadid berharap terus berkembang, bisa diikuti oleh penggalang yang akan menempuh kepada jenjang Penegak dan Pandega. Sehingga Wawasan kesehatan bagi santri dapat disalurkan melalui Saka Bakti Husada dan Santri Husada yang bergerak beriringan.

Kegiatan Workshop Pengelolaan Saka Bakti Husada yang diikuti di Ruang Tengger kabupaten Probolinggo, menjadi ajang Jejaring, sosialisasi, informasi dan sharing pengalaman dan wawasan sehingga semakin memperkaya eksistensi Saka Bakti Husada Klinik Az-zainiyah dan membermanfaat kader – kader kesehatan yang mengabdi di pesantren Nutul jadid.

 

Pewarta: PM

Saka Bakti Husada Klinik Az-Zainiyah Hadiri Pengukuhan Satuan Karya Bakti Husada Probolinggo

nuruljadid.net- Senin pagi (09/09/19) Pukul 07. 30 WIB, Saka Bakti Husada Pangkalan Klinik Az-Zainiyah Sub PKM Paiton menghadiri undangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo pada kegiatan Pengukuhan Satuan Karya Bakti Husada Kabupaten Probolinggo Masa Bakti 2019-2020.

Launching SBH Darling (Sadar Lingkungan)
dan Workshop Pengembangan Saka Bakti Husada untuk mendukung Program Prioritas Bidang Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Tampak hadir dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Majelis Pembimbing Saka Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, S.Ag., MM.Pub., M.Si, Majelis Pembimbing Saka dr. Nina Kartika, MM.Kes,  Instruktur Saka Ahmad Kholid Fauzi, S.Kep., Ners., M.Kep, Ketua Dewan Saka Khosibun Niam, Wakil Ketua Dewan Saka Uswatun Hasanah, Pamong Saka Muhammad Syarqowi.

Pada acara ini nampak hadir Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo Drs. H. A. Timbul Prihanjoko, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, MM.Kes.,MM.RS

Majelis Pembimbing Saka Ny. HJ, Khodijatul Qodriyah mengatakan Bentuk kegiatan ini, juga sebagai bentuk kolaborasi Pramuka dan Dunia Kesehatan, menerjuni persoalan kesehatan dan lingkungan hidup yang ada di Masyarakat sehingga menjadi bagian dari solusi kesehatan dan lingkungan hidup yang ada di tengah2 masyarakat.

Dengan kebijakan dan aksi berwawasan kesehatan, akan melatih kita mandiri , santri mandiri, dan memelihara  lingkungan sehat,  Aktif mencegah  penyakit.
Berikut Krida  Bina pada Saka Bakti Husada :
1. Krida Bina Lingkungan Sehat
2. Krida Bina Keluarga Sehat
3. Krida Penanggulangan Penyakit
4. Krida Bina Gizi
5. Krida Bina Obat
6. Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” Lanjut Direktur Klinik Az-Zainiyah tersebut.

Pewarta : PM

Dua Santri Nurul Jadid Mendapat Selendang dari CEO Platinum Skills

nuruljadid.net- CEO Platinum Skills Bapak Edin Muhammad memberikan selendang sebagai bentuk penghargaan kepada dua orang santri yang menang dalam pemilihan Duta Siswa dan Mahasiswa Berprestasi Nasional, Siang tadi (07/09/19) pukul 13. 30 WIB di Aula Mini UNUJA, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Bapak Edin Muhammad dalam sambutannya mengatakan kekaguman kepada Pondok Pesantren Nurul Jadid karena mampu mendidik santrinya hingga mampu bersaing bahkan mengalahkan 972 peserta yang ikut lomba pemilihan Duta Siswa Berprestasi.

“Saya bangga bisa berada di Pondok ini, Pondok yang besar dan banyak santrinya. Dan disini lahir seorang Duta Siswa Berprestasi Wahyu Ilahi dan Zaydan Izza Faris. Untuk itu, saya akan memberikan selendang sebagai bentuk kebamggan dan penghargaan kami,” Ucap Bapak Edin

“Semoga kami bisa bekerja sama dengan Pesantren Nurul Jadid, itu sebuah kebanggaan kami,” Lanjutnya.

Pewarta : PM

MASA DEPAN PESANTREN (Kaum Sarungan Menjawab Revolusi Industri 4.0)

nuruljadid.net- Kemarin malam (Jum’at, 6/9), setelah aktivitas rutin mendampingi santri SMP Nurul Jadid (SMPNJ) belajar, saya diajak makan bersama. Makan bersama sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan siswa SMPNJ menjadi “Duta Siswa Prestasi Nasional 2019’ yang sekaligus menjadi “Brand Ambassador The Platinum Skills” selama 1 tahun atas nama Wahyu Ilahi.

Tradisi makan bersama di Pondok, kadang berupa “tabek” yang dibungkus daun pisang. Satu “tabek” bisa dihidangkan untuk 8 sd 10 santri. Kadang beberapa “tabek” disatukan sehingga cukup untuk 30 sd 40 santri.

Kemarin malam itu bukan berupa tabek. Berupa hidangan (nasi dan lauk pauk) yang langsung digelar di tikar plastik memanjang. Kemudian para santri berkumpul melingkar dan menyantap hidangan secara bersama. Ustadz dan santri berkumpul jadi satu, tidak membedakan status. Tetapi tetap memperhatikan ahklakul karimah (sopan santun). Para ustadz dipersilakan degan sopan untuk bergabung bersama. Setelah doa kemudian sama-sama menikmati hidangan.


Hari sabtu (7/9) pagi saya mengajar di SMA Nurul Jadid (SMANJ). Aktivitas literasi (mencari sumber-sember referensi) masalah-masalah sosial di Perpistakaan SMANJ. Perpustakaan ini cukup luas (ukuran 9 x 12) dengan koleksi buku sekitar 7000 (tidak termasuk buku pelajaran).

Para santri sangat asyik membaca buku. Setelah mengambil buku dari raknya, kemudian berlajar bersama. Duduk melingkar seolah sedang makan. Malam hari menyantap makanan, siang hari menyantap buku-buku referensial. Itulah kebiasaan santri sarungan dalam aktivitas belajar hariannya.
***

Proses pendidikan di pesantren, mayoritas pesantren di Indonesia –tidak pernah usang dan ketinggalan– selalu dapat menjawab perubahan dan tantangan zaman. Terus berevolusi menemukan cara terbaik sesuai dengan tuntutan zamannya.

Kaidah yang menjadi pegangan “memelihara hal-hal lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik”. Kaidah lain yang terpatri kuat –dalam konteks pendidikan– terkenal quote (kutipan) pendapat yang berasal dari Ali bin Abi Thalib RA “didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan dizamanmu”.

Pendapat Ali Bin Abi Thalib ini –menjadi perhatian dan diterapkan di pondok pesantren– jauh mendahului pendapat seorang fururulog dari Amerika Serikat, Alfin Toffler (1928-2016) yang menyatakan “Education mustsave in the future time” (Pendidikan harus selalu mengacu pada masa depan).

Pesantren terus dapat merespons dan mengadaptasi perkembangan teknologi dan informasi, revolusi industri 4.0 dan rentetan efek dari dinamika perubahan zaman itu sendiri. Di tengah kegagapan budaya (cultural gap) terjadi dalam dunia pendidikan.

Meskipun kemajuan teknologi dan informasi –seolah– semua persoalan dan ilmu pengetahuan dapat dicari (akses) jawabannya melalui internet, namun pesantren –sebagai pengelola pendidikan– tetap dapat tampil meyakinkan –ditengah– disrupsi kemapanan.
Pesantren adalah tempat dan proses menuntut Ilmu. Baik ilmu berkaitan dengan agama maupun ilmu pengetahuan lainnya.

Sabtu (7/9/2019) siangnya (Jam 10.30 sd 11.30) mendapat kunjungan dan sosialisasi “THE IMPORTANCE OF SOFT SKILLS FOR STUDENTS IN INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0 dari THE PLATINUM SKILL INDONESIA di Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Terdapat dua santri yang berprestasi diajang duta siswa berprestasi tingkat Nasional. Selain Wahyu Ilahi dari SMPNJ ada juga Zeidan Izza Faris dari MTS Nurul Jadid. Sebelumnya terdapat 15 santri Nurul Jadid dari berbagai lembaga pendidikan, masuk 100 besar nominator tingkat Nasional. Menyisikan 972 peserta se Indonesia.

Pesantren secara umum dan khususnya Pondok Pesantren Nurul Jadid siap menghadapi tantangan global dan abad 21. Meskipun kebiasaan (tradisi) dengan pola makan “tabek” dan sarungan (kaum bersarung), tetap dapat menghasilkan prestasi.

Pondok Pesantren siap membekali santri memiliki daya saing yang tinggi dalam percaturan Internasional selain bekal ilmu agama yang menjadi pokok pembelajaran di Pesantren. Anak pesantren tidak ketinggalan zaman. Penguasaan bahasa asing (Inggris, Arab dan Mandarin) di atas rata-rata, kata Tim dari Platinum Skill.

Penulis : Didik Agung P Wicaksono

Editor  : Ponirin Mika

Platinum Skills: Santri Nurul Jadid, Mengalahkan 972 Peserta Lomba

nuruljadid.net- Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, kedatangan Platinum Skills Indonesia, Sabtu Pagi (07/09/19) untuk melakukan sosialisasi Program Platinum Skills bertempat di AULA MINI UNUJA pukul 11. 02 WIB.

Tampak hadir pada acara tersebut Sekretaris Pesantren Ustadz H. Faizin Syamwil, Kepala Biro Pendidikan, KH. Mahfudz Faqih, Kepala SMANJ KH. Hefny Rozak, Kepala MANJ Ustadz H. Lukman Hakim, Kepala SMPNJ Ustadz Didik Agung Wicaksono, WKM Kesiswaan MTs NJ Ustadz Kholil Hasyim dan beberapa pengurus Pesantren.

Mewakili Kepala Pesantren Ustadz H. Faizin Syamwil menyampaikan ucapan terima kasih kepada Platinum Skills atas kunjungannya. Ustadz H. Faizin mengatakan bahwa umur Pesantren dalam usia 70 tahun. Untuk Pesantren usia 70 masih muda. Semoga Nurul Jadid terus bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa. Sosialisasi ini sangat berharga karena ini merupakan penghargaan kepada kami di dalam melaksanakan program. Pesantren ini juga merupakan lembaga kader yang terus berupaya untuk mengasah skills santri yang di titipkan oleh orang tuanya.
Kedatangan platinum merupakan evaluasi eksternal dan itu sangat bagus sebagai masukan buat kami di dalam melaksanakan program.

CEO Bapak Edin Muhammad mengatakan, kami punya mimpi anak anak Indonesia ikut andil ditingkat Nasional maupun Internasional.
Platinum skill bergerak untuk mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan berbudi luhur. Dengan mengasah beberapa skill yang dimiliki oleh anak anak bangsa. Disisi lain, Platinum skill melatih anak anak sesuai dengan minat bakatnya.

“Nurul Jadid alhamdulillah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kompetesi berikutnya atas nama Wahyu Ilahi dia kemarin mengalahkan 972 peserta yang ikut lomba. Dan kami akan memberikan selendang sebagai bentuk penghargaan kepada saudara Wahyu Ilahi dan saudara Zaydan IF,” Ujarnya

“Kami datang untuk berpatner dengan Nurul Jadid, kami sangat antusias menyambutnya apabila Nurul Jadid bergabung dengan kami,” Ucapnya.

Sementara Bapak Dodik Pengurus CEO memberikan apresiasi kepada santriwati Nurul Jadid yang menggunakan bahasa Inggris.

“Sangat luar biasa pengucapan bahasa inggrisnya, sangat luar biasa bagus dan saya salut sekali. Banyak orang yang mengucapkan bahasa Inggris kurang sempurna, tapi untuk MC dari santri Nurul Jadid ini sangat sempurna,” Ucapnya.

 

Pewarta : PM

 

 

CEO PT Uniliver Berkunjung Ke Pondok Pesantren Nurul Jadid

nuruljadid.net- Kamis siang, pukul 14.00 WIB, Pondok Pesantren Nurul Jadid kedatangan tamu CEO PT Uniliver Mr. Heman Baksi warga Negara India bersama rombongan. Kedatangannya disambut Kepala Prsantren KH. Abdul Hamid Wahid, M. Ag. Kepala Biro Umum KH. Faiz AHZ, M. Fil. Sekretaris Pesantren Ustadz H. Faizin Syamwil, M. Pd. Direktur Klinik Az-Zainiyah Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, S.Ag, M.Pub dan 80 Duta Santri terdiri dari Santri Husada dan Saka Bhakti Husada.

Wakil Direktur Klinik Az- Zainiyah Bapak Kholid Fauzi, S. Kes mengatakan bahwa kedatangan PT Uniliver ke Pondok ini, dalam rangka mendukung program Pesantren sehat. Klinik Azzainiyah ikut berperan karena Program sehat santri merupakan salah satu tugas yang diembannya. Semoga dengan dukungan Uniliver ini bisa menambah semangat santri untuk mewujudkan pesantren sehat.

Chief Executive Officer (CEO) Uniliver Mr. Heman Baksi mengatakan saya sangat senang bisa berkunjung ke Pesantren ini. Ternyata antusias santri sangat tinggi. Semoga tahun depan saya bisa berkunjung ke Pondok Pesantren Jadid. Saya baru pertama kali berkunjung ke Pesantren.

“Nurul Jadid adalah salah satu pesantren terbaik di Indonesia,” Ungkap Mr. Heman

Pewarta : PM

 

KH. Moh. Zuhri Zaini, Tidak Menerima Keputusan Allah Sebuah Kekafiran

nuruljadid.net- Dalam menghadapi Tuhan jangan sampai disamakan seperti menghadapi mahluk seperti hewan (kambing). Menghadapi Tuhan harus dilanfadi adab yang baik. Menjadi mahluk Allah kita harus mampu melihat siapa dirinya dan kemampuan yang dimiliki. Pesan ini disampaikan oleh KH. Moh. Zuhri Zaini Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, pada pengajian kitab Minhajul Abidin, Rabu pagi pukul 06. 00 WIB di Musala Riyadhus Sholihin.

Pesan Kiai Zuhri, Seorang tidak akan celaka kalau dia tahu terhadap takaran dirinya (Arafa qodra nafsi). Ketika menjadi rakyat meskipun lebih pintar dari pemimpinnya ya tetap harus taat.

“Ketika kita menjadi rakyat harus taat kepada pemimpinnya meskipun kita lebih pintar. Apalagi kita kepada Allah,” Tegas beliau.

Kita sebagai mahluk Allah harus tunduk terhadap aturanNya dan harus pasrah kepada keputusanNya. Namun tunduk dan patuh itu harus di dasari oleh akal yang baik.

Jika kita tidak menerima terhadap keputusan Allah, maka itu sebuah kekafiran.

Pewarta : PM

Nurul Jadid Meriahkan 1 Muharram dengan Pawai Obor Keliling

nuruljadid.net- Pondok Pesantren Nurul Jadid menyambut 1 muharram dengan Pawai obor, kegiatan ini dikaksanakan Sabtu malam (31/08/19). Pawai obor dilaksanakan start mulai dari halaman Kantor Pesantren hingga perkampungan warga sekitar, pukul 20.00 hingga selesai.

Kabag Humpro Ustadz Ernawiyadi menuturkan, dalam rangka tahun baru hijriyah, Pondok pesantren Nurul Jadid selalu menyambutnya dengan gembira. Tahun ini Santri putra kurang lebih 3000 mengikutu pelaksanaan obor keliling.

“Kegitan ini bertujuan untuk menghidupkan syiar syiar Islam dan bisa mengambil hikmah dan nilai nilai dari hijrah rasulullah SAW”, sambungnya.

Pewarta : PM

Ciptakan Kaligrafer Adakan Kursus Kaligrafi Saban Hari Jum’at

nuruljadid.net- Setiap Jum’at pagi, pukul 10.30 WIB, di musalla Zainab bin Hafhshah Wilayah Al – Amiri (Wilayah J) Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, melaksanakan kegiatan keterampilan kaligrafi dengan mendatangkan kaligrafer asal Probolinggo sebagai tutor untuk mendampingi santri yang berminat dalam bidang kaligrafi.

Menurut Ust. Kiki Yulianto selaku kepala wilayah Al-Amiri (J) menyebutkan, bahwa tujuan diadakan kursus kaligrafi ini adalah selain pengkaderan para pecinta kaligrafi Wilayah Al-Amiri (J), juga sebagai wadah bagi santri lain yang berminat dalam seni tulisa arab ini.

“Dulu itu ada Ust. Lalu asal Lombok yang ahli kaligrafi, sehingga kalau ada apa-apa masalah keindahan tulisan arab pasti ke beliau. Berhubung beliau sudah keluar, sehingga pengurus mengadakan kursus kaligrafi sebagai langkah pengkaderan ahli kaligrafer. Selain itu, kagiatan bisa juga menjadi wadah bagi santri lain yang beminat dibidang kaligrafi.” Ungkapnya.

Kursus kaligrafi ini dilaksanakan seminggu sekali, yaitu setiap jum’at pagi, disamping hari itu, hari libur kegiatan Pondok. Kegiatan ini baru dilaksanakan sejak jum’at lalu, dan tercatat minggu sekarang merupakan pertemuan kali kedua kursus kaligrafi.

Tidak semua santri yang berdomisi di Wilayah Al- Amiri (J) diwajibkan mengikuti kegiatan ini, akan tetapi bagi mereka yang berminat untuk mempelajari seni tulisan islam kaligrafi. “memang kegiatan ini tidak wajib bagi semua santri Wilayah Al- Amiri (J). Selain karena memang belum tentu minat semua, kursus kaligrafi ini hanyalah wadah bagi santri yang memiliki minat, bakat, dan potensi di bidang kaligrafi.” Ucap Pria kelahiran jember tersebut.

Menurut Nurul Hidayah, selaku salah satu santri yang mengikuti kursus kaligrafi ini menuturkan, ia bersyukur sekali ada kegiatan kaligrafi di gang J. Sehingga hobi nya mendapat wadah untuk dikembangkan lagi.

“Alhamdulillah ada kursus kaligrafi di Wilayah Al-Amiri (J) ini sehingga hobi saya dalam bidang kaligrafi mendapat wadahnya. Juga, bekal saya belajar kaligrafi sebelum saya mondok di Nurul Jadid ini bisa saya kembangkan lagi. Amin.” Ucap Mahasiswa Baru Universitas Nurul Jadid (UNUJA) tersebut.

Pewarta : Alfian
Editor : Ponirin Mika

Klinik Azzainiyah Gelar Training Duta Lingkungan dan Kesehatan

nuruljadid.net- Klinik Azzainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan Training Duta Lingkungan, Kamis (29/08/19) di AULA Mini UNUJA pukul 13. 00 WIB.

Pelatihan ini diikuti oleh 100 orang, yaitu santri bhakti husada dan saka bhakti husada. Kegiatan berjalan tertib dan lancar, semua peserta merasa puas dengan adanya kegiatan ini.

Sekretaris Pesantren Ustadz H. Faizin Syamwil menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang lingkungan dan kesehatan.

Ada 10 pesantren se jaw timur yang di ajak kerjasama dengan spektra, salah satunya Nurul Jadid.
Karena saka bhakti husada dan santri bhakti husada merupakan bentukan klinik, maka untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya akan dilakukan oleh tim ini.

“Dengan pelatihan ini, melalui santri husada dan saka bakti husada dapat berubah image bahwa pesantren itu kumuh dapat dan menciptakan santri sadar akan lingkungan, kebersihan dan kesehatan” Ucap H. Faizin

Kegiatan ini berlangsung satu hari dan pematerinya perwakilan dari spektra dan PT Uniliver.

Pewarta : PM

PAUD TP Anak Sholih Nurul Jadid, Selenggarakan Bimtek Pengisian Sispena 2.0

nuruljadid.net- PAUD TP Anak Sholih melaksanakan bimtek dalam rangka pengisian sispena 2.0 Aplikasi akreditasi online sebagai persiapan akreditasi 2019, Kamis (29/08/19) pada pukul 09. 00 WIB. Yang mendampingi kebiatan bimtek Dewi Mike Oktavia, M.Pd (Asesor BAN PAUD PNF JATIM).

Kegiatan bimtek ini, diikuti 11 lembaga paud se Paiton pendampingan akreditasi PAUD oleh asesor ban pnf paud. Ibu Rara Harmonis, M. Pd mengatakan, “Saya atas nama pengelola TP.ANAK SHALIH sangat mendukung kegiatan ini dengan memfasilitasi semua lembaga paud yang ad di Paiton sehingga Lembaga-lembaga PAUD di Paiton dapat mengikuti akreditasi semua dengan nilai minimal B syukur-syukur kalau dapat nilai A semua,’ Tuturnya sambil tersenyum bahagia.

 

Pewarta : PM

 

 

Pembelajaran Politik Ala Pemilihan Ketua Osim MANJ

nuruljadid.net Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) melaksanakan Pemilu raya calon ketua OSIM MA Nurul Jadid, periode 2019-2020 kemarin pagi (27/08/19). Pemilu ini berjalan sukses, sebab pelaksanaan sesuai dengan keinginan penyelenggara. Salah satu panitia pelaksana Icha mengatakan pemilu kali ini sebagai media pendidikan berpolitik dan berdemokrasi. Pasalnya, pemilu OSIM kali ini mirip dengan pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan oleh Negara. Sistem pemilu tidak hanya memilih calon ketua osim melainkan ketua- ketua organisasi program. I

Hal itu bisa dilihat dari kertas suara yang disediakan, mulai desain dan jumlah kertas suara yang bervariatif. Seperti pemilu OSIM putra, KPU OSIM menyediakan empat jenis kertas suara.

Bahkan pemilu OSIM putri disediakan enam jenis kertas suara. Rupanya, beragam kertas suara itu untuk pemilu calon ketua organisasi di beberapa peminatan yang ada di MANJ. Ibnu Aqil Ketua KPU MANJ menjelaskan, pemilu OSIM kali ini sekaligus juga pemilu peminatan. “Agar lebih efisien pelaksanaan pemilu OSIM dan peminatan, akhirnya kita gabung pelaksanaanya,” ujar siswa kelas XII IPS 1 itu.

Suasana heboh mulai terlihat saat awal acara. Sebelum pencoblosan, kampanye masing-masing paslon khusus untuk paslon ketua OSIM dilaksanakan. Mereka tampil memperkenalkan paslon masing-masimng dengan begitu meyakinkan. Untuk kampanye dan pencoblosan, lokasi untuk siswa di aula dan untuk siswi berlangsung di halaman gedung putri.

Dengan pemilu serentak OSIM dan Pemintan, seluruh siswa-siswi MANJ tak hanya mencoblos satu kertas suara, tetapi juga mencoblos kertas suara untuk pemilihan calon ketua peminatan. Dengan rincian satu untuk pemilu OSIM, 3 kertas suara lainnya untuk peminatan Unggulan IPA dan regular, juga Bahasa.

“Mirip pemilu presiden dan legislatif kemarin ya,” ujar salah seorang siswa yang saat itu mengikuti rankaian acara pemilu di aula pada teman di sampingnya. Usai kampanye, para siswa diarahkan ke bilik-bilik suara. mereka menerima tambahan kertas suara sesuai dengan masing-masing peminatan.

Akhirnya, pemilu OSIM kemarin telah mengantarkan paslon 1 Kholilurrohman – Rohmat Rifa’I sebagai ketua OSIS terpilih untuk putra. Sedangkan untuk putri, paslon dengan nomor urut 2 Qurratul aini – Zuhroh Rihadatul Aisy terpilih sebagai ketua OSIM MANJ putri. Kedua paslon tersebut dijadwalkan akan dilantik pada Selasa awal September mendatang, begitu pula dengan ketua-ketua organisasi peminatan.

Terpisah, Ust. Eko Sunaryadi selaku Pembina mengungkapkan, pemilihan calon ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), sejatinya merupakan wadah pembelajaran politik praktis bagi siswa. “Di momen tersebut, mereka bisa menerapkan bagaimana menyalurkan hak politik, mulai dipilih dan memilih melalui seperangkat mekanisme yang telah ditetapkan,” tegas beliau.

Pewarta : (b4d)

Editor : PM

 

Pondok Pesantren Nurul Jadid Memberlakukan E-money Bagi Santri

nuruljadid.net- Senin (26/08) Bendahara pesantren adakan bimbingan teknis ( BIMTEK) Elektronifikasi pembayaran, yang dilaksanakan di AULA Madrasah Aliyah Nurul Jadid, pada pukul 10.00 WIB -selesai. Acara ini dihadiri oleh perwakilan siswi dari masing-masing lembaga formal, pengurus wilayah divisi bendahara, dan bagian koperasi.

Dalam kegiatan bimbingan teknis elektronifikasi pembayaran ini, Bendahara Pondok Pesantren Nurul Jadid bekerja sama dengan bagia Bank Rakyat Indonesia (BRI). Bimbingan ini menjelaskan hal-hal yang terkait dengan transaksi pembayaran yang harus ditunaikan oleh seluruh santri pondok pesantren Nurul Jadid.

Alat elektronik pembayaran yang akan digunakan di Pondok Pesantren Nurul Jadid yaitu ATM COMBO (CHASLESS). ATM COMBO yang digunakan di Nurul Jadid merupakan sarana untuk semua layanan di Pesantren (perizinan, klinik, perpustakaan, wartel, dll). Fungsi dari ATM COMBO adalah sebagai ATM, e-money (untuk belanja), dan untuk perizinan.
Harapan dari Bendahara Pesantren,  dengan adanya ATM COMBO ini adalah, agar semua santri bisa di pondok pesantren Nurul Jadid menggunakan ATM COMBO dalam semua transaksi yang ada di pesantren dan dan semua kebutuhan santri bisa di laksanakan lewat via bank dengan aman, mudah, dan cepat.

 

Pewarta : Icha

Editor : PM