Pengasuh Letakkan Batu Fondasi Pertama Musholla Al-Hasyimiyah, Santriwati Istighasah

nuruljadid.net – Pondok Pesantren Nurul Jadid memulai pembangunan musholla wilayah Al-Hasyimiyah (Daltim) Sabtu (19/03) pagi. Dalam peletakan batu fondasi pertama (ground breaking) itu, hadir pengasuh KH. Moh. Zuhri Zaini, wakil kepala pesantren KH. Najiburrahman Wahid, kepala biro pengembangan KH. Faiz AHZ, kepala biro Umum KH. Abdurrahman Wafie, pendamping wilayah, kepala bidang dan kepala seksi pekerjaan umum serta para pekerja bangunan.

Peletakan batu fondasi pertama ini diawali oleh pengasuh KH. Moh. Zuhri Zaini, dan dilanjutkan oleh wakil kepala pesantren KH. Najiburrahman Wahid yang disaksikan para hadirin dan undangan yang mengikuti acara tersebut.

Sebelum dilaksanakan peletakan batu pertama, seluruh santriwati wilayah Al-Hasyimiyah mengawali dengan istighasah dan doa bersama di asrama masing-masing agar dalam pengerjaan proyek tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tuntas sesuai dengan target yang ditentukan.

(Pengasuh KH. Moh. Zuhri Zaini bersama pengurus panitia pembanguan berdo’a bersama usai peletakan batu fondasi pertama Musholla Daltim)

Sementara itu, Ketua Panitia pembangunan mushollah Al-Hasyimiyah Ustaz Nurul Iman menyampaikan tujuan adanya pembangunan ini adalah untuk meningkatkan sarana kenyamanan bagi santriwati khususnya wilayah Daltim dalam beribadah.

Nurul Iman menambahkan, “Selain itu, pembangunan ini juga bisa dijadikan sebagai syiar agama, yaitu mengajak pengurus, alumni, wali santri serta simpatisan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan seperti menyumbang tenaga, pikiran, dan dana,” pungkas ketua panitia.

“Dana yang diperlukan untuk pembangunan musholla sekitar kurang lebih tujuh sampai delapan miliyar (estimasi) diharapkan berasal dari infaq/shodaqoh/jariah/wakaf/hibah alumni, simpatisan, wali santri, donatur lainnya dan juga dari instansi pemerintah yang tidak mengikat,” tambah Nurul Iman kepada nuruljadid.net.

(Wakil kepala pesantren KH. Najiburrahman Wahid memimpin doa pasca peletakkan batu fondasi Musholla Daltim)

Ustaz Nurul Iman juga mengatakan jika pembangunan yang dimulai hari ini akan dilaksanakan secara bertahap. Pertama meliputi pembangunan fondasi, tiang pancang, rangka, dan lantai satu. Selanjutnya pembangunan tahap dua meliputi pembangunan lantai satu sampai lantai tiga dan finishing.

“Tahap satu insyaallah akan selesai dalam kurun waktu perkiraan selama 8 bulan, kalau tahap dua masih belum diketahui, sesuai dengan kemampuan dibidang pendanaannya. Semoga pembangunan ini berjalan dengan lancar tanpa kendala sampai selesai. Dan juga kami berharap semua santri, alumni simpatisan bisa ikut andil dalam pembangunan ini agar sama-sama mendapatkan pahala serta barokahnya sebagai bekal kelak di akhirat,” imbuhnya di akhir wawancara.

 

(Humas Infokom)

Wakil MPR RI Zulkifli Hasan Beserta Rombongan Kunjungi Nurul Jadid

nuruljadid.net – Wakil Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Zulkifli Hasan Jumat (18/3) siang berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid beserta rombongan. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Kepala Pesantren KH. Najiburrahman Wahid, Kepala Biro Pengembangan KH. Faiz Abdul Haq Zaini dan Sekretris Pesantren H. Faizin Syamwil di ruang tamu pesantren.

Zulkifli Hasan hadir selain sebagai kapasitasnya Wakil MPR RI juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Kehadiran Zulkifli Hasan di Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan salah satu rangkaian kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, mulai Selasa (15/3) hingga Minggu (21/3).

(Wakil MPR RI Zulkifli Hasan berdiskusi bersama Wakil kepala pesantren KH. Najiburrahman Wahid di ruang tamu pesantren)

Dalam kunjungan singkatnya, Zulkifli Hasan tidak sendiri, ia datang bersama anggota DPR RI Komisi X Desy Ratnasari, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Wabup Blitar Rahmat Santoso, Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadig, Ketua DPD PAN Kota Probolinggo Roy Amran, Ketua DPD PAN Kabupaten Probolinggo Margi Budiharto, Ketua DPD PAN Kota Pasuruan Aris Budi, Ketua DPD PAN Kabupaten Pasuruan Prayuda Setia Dharma, tokoh agama dan kader PAN Jawa Timur.

Wakil Kepala Pesantren KH. Najiburrahman menyambut hangat dan berdialog santai seputar perkembangan pesantren dengan Zulkifli Hasan dan beberapa petinggi partai berlogo matahari putih itu. Kunjungan yang hanya berlangsung sekitar setengah jam itu cukup berkesan dan diapresiasi oleh pengurus pesantren.

(Rombongan kader PAN saat berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid bertempat di ruang tamu pesantren)

H. Faizin Syamwil selaku Sekreatris Pesantren ketika ditemui usai pertemuan singkat itu mengaku bahwa tidak ada hal khusus yang didiskusikan hanya murni silaturrahmi dan tabarrukan. “Alhamdulillah, kita merasa terhormat atas kedatangannya bapak Zulkifli Hasan selaku Wakil MPR RI sekaligus Ketua Umum PAN. Tadi sempat berdiskusi ringan bersama pimpinan pesantren, tidak ada hal khusus yang dibahas hanya murni silaturrahmi dan tabarrukan kepada masyayikh Nurul Jadid,” ungkap sekretaris pesantren.

Diketahui, berkunjung ke Nurul Jadid, Ketua Umum PAN Zulfkifli Hasan beserta rombongan menuju ke agenda konsolidasi kader PAN di wilayah Probolinggo dan Pasuruan namun tetap menyempatkan untuk silaturrahmi ke beberapa pondok pesantren selain Nurul Jadid juga ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

 

(Humas Infokom)

KONI Jatim Silaturrahmi Serahkan Bantuan Alat Olahraga ke Nurul Jadid

nuruljadid.net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi Jawa Timur datang ke Pondok Pesantren Nurul Jadid untuk berikan bantuan sejumlah alat-alat olahraga khususnya alat olahraga silat pada Kamis (17/03/22) malam pukul 20.30 WIB yang bertempat di ruang tamu pesantren.

Pemberian bantuan tersebut selain memang program KONI Jatim dalam rangka pemberdayaaan olahraga prestasi berbasis masyarakat, juga dimaksudkan sebagai bentuk dukungan sekaligus motivasi terhadap para santri Nurul Jadid yang aktif menggeluti dunia persilatan.

Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Pengasuh KH. Moh. Zuhri Zaini, kepala Biro Pengembangan KH. Faiz AHZ, Kepala Biro LTN K. Fakhri Nur Chotim Zaini, pengurus biro pengembangan dan beberapa perwakilan pengurus Persatuan Bela Diri Nurul Jadid (PBDNJ). Selaku organisasi Induk silat yang ada di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid.

(Potret Foto pemberian peralatan silat oleh anggota DPRD Komisi E Jatim Drs. H. Kusnadi, M.Si. (kiri) kepada Kepala Biro Pengembangan KH. Faiz AHZ (kanan))

Bantuan peralatan silat itu diberikan oleh anggota DPRD Komisi E Jatim Drs. H. Kusnadi, M.Si. kepada Kepala Biro Pengembangan Nurul Jadid KH. Faiz AHZ.

Bantuan yang diberikan tidak hanya satu jenis peralatan saja, akan tetapi ada berbagai macam. pertama, body protector sebanyak 100 buah. kedua, Kun Besi untuk melatih otot kaki sebanyak 5 buah. ketiga, Samsak sebanyak 3 buah. keempat, 3 buah hand box, dan drill ladder 9 buah.

Harapannya, dengan adanya bantuan alat olahraga ini kami berharap agar teman-teman santri yang ikut berkecimpung di dunia persilatan semakin bersemangat dan bisa berprestasi.

Sebelum kembali, rombongan meminta untuk tanda tangan dari pihak pesantren sebagai bukti tanda terima bantuan alat olahraga yang berupa sejumlah peralatan silat tersebut. Setelah itu dilakukan sesi foto bersama dengan pihak pesantren.

 

(Humas Infokom)

Program Pertukaran Mahasiswa MBKM Universitas Nurul Jadid Memasuki Periode Kedua

nuruljadid.net – Program pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Santri Universitas Nurul Jadid telah memasuki periode kedua. Kedatangan delegasi pertukaran mahasiswa dari berbagai daerah itu disambut secara resmi oleh pihak kampus pada Kamis (17/03/22) siang di Ruang Pertemuan Wisma Dosen Universitas Nurul Jadid.

Sebanyak 17 orang mahasiswa yang ikut program tersebut berasal dari berbagai kampus tetangga seperti IAI Al-Qodiri Jember, STAI At-Taqwa Bondowoso, STAI Cendikia Insani, STAI Nurul Abror Al Robbaniyyin, STAI Salahuddin, STIS Darul Falah, STIS Nurul Qamain, Universitas Islam Zainul Hasan, dan IAI Ibrahimy Banyuwangi.

Program kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang diikuti oleh mahasiswa luar pulau jawa dengan beragam suku dan agama. Program MBKM kali ini hanya di lingkup regional Jawa Timur saja.

Acara ini dihadiri oleh Ketua PTKIS Tapal Kuda sekaligus Rektor IAI Ibrahimy Banyuwangi Dr. KH. Kholilur Rahman, M.Pd, Sekretaris Pesantren H. Faizin Syamwil, Wakil Rektor I Universitas Nurul Jadid Drs. H. Hambali, M.Pd, PIC MBKM Santri Unuja Dr. H. Fawaid, M.Th.I, DPL perguruan tinggi dari berbagai kampus dan mahasiswa peserta program MBKM santri.

(Suasana penyambutan Mahasiswa pertukaran santri program MBKM di Aula Mini Wisma Dosen Universitas Nurul Jadid)

Dalam acara tersebut beberapa sambutan disampaikan oleh Dr. KH. Kholilur Rahman, M.Pd, Drs. H. Hambali, M.Pd, dan H. Faizin Syamwil. Di dalam sambutannya mereka menyampaikan rasa terimakasihnya atas kerjasama yang dilakukan, dan juga memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh mahasiswa program MBKM yang hadir.

“Pertukaran mahasiswa ini dianggap sebagai momentum yang baik. Niatkan untuk tabarrukan atau nyambung sanad melalui Pondok Pesantren Nurul Jadid,” tutur Warek 1 bapak Drs. H. Hambali.

Selain itu, H Faizin Syamwil juga teringat dengan dawuh almarhum KH. Abdul Haq Zaini bahwa “Siapa saja yang membantu Nurul Jadid dan pernah belajar di Nurul Jadid, itu saya anggap sebagai santri Nurul Jadid. Dan sampai kapanpun saya doakan” imbuhnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi tata tertib pesantren kepada peserta MBKM oleh Ustad Alif Hidayatullah, M.Pd. Sebelum diakhiri, peserta program MBKM santri diinstrusikan untuk mengisi pakta integritas terlebih dahulu. Setelah itu acara penyambutan Program MBKM Santri diakhiri dengan pembacaan doa oleh Bapak Fawaid.

 

(Humas Infokom)

Wisuda ke-II : LPBA Nurul Jadid Dorong Lulusan Bersaing di Kancah Global

nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Nurul Jadid menggelar wisuda ke-II untuk ratusan santri kelas akhir asrama LPBA Nurul Jadid baik bahasa Arab maupun bahasa Inggris. Prosesi wisuda dilaksanakan secara tatap muka dengan dua sesi berbeda. Direktur LPBA Nurul Jadid Dr. Syamsuri Hasan, M.HI mendorong lulusan LPBA dapat bersaing tidak hanya di tingkat lokal namun juga di kancah global melalui kompetensi bahasa asing yang dimiliki.

Sesi pertama merupakan wisuda kelas akhir peserta didik kelas akhir putri yang dihelat pada hari Selasa (08/03) malam di Aula I Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sementara itu, sesi kedua digelar khusus untuk peserta kelas akhir putra pada hari Jum’at (11/03) malam di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid.

(Prosesi pengukuhan wisuda oleh direktur LPBA Nurul Jadid Dr. Syamsuri Hasan, M.HI didampingi wakil direktur ustaz Abdul Wafi)

Pada wisuda kelas akhir santri asrama LPBA Nurul Jadid kali ini, tampil sebagai lulusan wisudawan putra terbaik bidang akademik bahasa Arab adalah Muhammad Afifurrahman dan wisudawan terbaik bidang akademik bahasa Inggris jatuh kepada Ahmad Firdaus Perdana.

Tidak hanya di bidang akademik, LPBA Nurul Jadid juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik di bidang non-akademik bahasa Arab kepada Ilham Prastiko, sementara bidang non-akademik Bahasa Inggris jatuh kepada Ahmad Firdaus Perdana yang juga peraih wisudawan terbaik bidang akademik.

(Prosesi pengukuhan wisudawan terbaik oleh direktur LPBA Nurul Jadid Dr. Syamsuri Hasan, M.HI )

Tidak kalah seru, pada pagelaran wisuda kelas akhir ke-II putri. Mereka juga menominasikan beberapa wisudawan terbaik bidang akademik, untuk bahasa Arab atas nama Auliatun Nisyak, dan bahasa Inggris Naila Imtiyaz Salsabila. Sementara itu untuk nominasi wisudawan terbaik bidang non-akademik diantaranya Auliatun Nisyak, Qurrotu Aini, Nur Aini, dan Lailatun Nafisah.

(Sambutan kepala Biro Pendidikan Nurul Jadid yang diwakili oleh Kabid. Kelembagaan dan Peserta Didik bapak Ponirin Mika, M.Pd)

Wisuda ini dihadiri Kepala Bidang Kelembagaan dan Peserta Didik Ponirin Mika, yang mewakili Kepala Biro Pendidikan untuk menyampaikan sambutan kepada seluruh wisudawan LPBA Nurul Jadid. Dalam sambutannya, bapak Ponirin berharap seluruh wisudawan LPBA Nurul Jadid dapat membaktikan ilmunya kepada masyarakat sebagai bentuk rasa tanggung jawab atas diwisudanya mereka.

“Saya mempunyai keyakinan bahwa semua peserta didik LPBA layak untuk diwisuda karena mampu menguasai materi-materi Bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta bisa berbicara dengan lancar dan saya berharap bagaimana ilmu yang didapat dari LPBA dibuktikan melalui wisuda ini bisa dipertanggungjawabkan, paling tidak dengan bermanfaat kepada orang lain,” ungkap bapak Ponirin.

(Sambutan Direktur Dr. Syamsuri Hasan, M.HI saat acara Wisuda ke-II LPBA Nurul Jadid)

Sementara itu, Direktur LPBA Nurul Jadid Dr. Syamsuri Hasan, M.HI. menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh wisudawan bahwa pasca Pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid agar tetap bisa bersaing di kancah global dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Wisuda jangan dimaknai sebagai titik akhir lalu kemudian berhenti belajar atau berhenti memperdalam bahasa, wisuda ini adalah terminal, tempat anda memacu kendaraan pada jalan berikutnya, yaitu salah satunya siap-siap untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Dan selanjutnya saya ingatkan kembali, bahasa itu jangan dimaknai sebagai tujuan akhir, tapi jadikan itu sebagai alat yang menjembatani kalian menuju kehidupan yang lebih baik bahkah bersaing di kancah global,” tandas Dr. Syamsuri.

(Prosesi pengukuhan para wisudawati pada acara wisuda ke-II LPBA Nurul Jadid di Aula I Pondok Pesantren Nurul Jadid)

Wisuda ini juga diisi dengan pemberian gordon dan penyematan toga secara resmi kepada seluruh wisudawan, juga penyampaian sambutan dari perwakilan wisudawan sehingga menambah haru dan syahdu acara wisuda ke-II kelas akhir LPBA Nurul Jadid.

 

 

(Humas Infokom)

Amalan Malam Nisfu Sya’ban untuk Umat Muslim

nuruljadid.net – Alhamdulillah, malam Nisfu Syaban jatuh pada hari ini, Kamis, 17 Maret 2022, setelah Maghrib.

Malam Nisfu Syaban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa dan hajat yang diinginkan. Sehingga, dianjurkan bagi umat Muslim untuk berdoa secara khusyuk.

Berikut doa yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban:

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

Allahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in aam, laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, wa jaarul mustajiiriin, wa amaanul khaa ifiin, Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan awa muqtarran alayya fir rizqi, famhullaa humma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaani wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi saiidan marzuuqan muwaffaqallil khairaat. Fa innaka qulta wa qauluka haqqu fii kitaabikal munazzali alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaab. Illahii bittajallil aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yurfaqu fiihaa kullu amrin hakim wa yubram, ishrif anni minal balaa I maa alamu wa maa laa alam wa anta allamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimin.

Artinya:

Ya Allah, Dzat Pemilik anugrah, bukan penerima anugrah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau: Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan.

Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisi-Mu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah, wahai Allah, dengan anugrah-Mu, dari Ummul Kitab akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisi-Mu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan.

“Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi Allah terdapat Ummul Kitab.”

Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui.

Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi Rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan solawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin.

 

Berikut adalah tiga amalan sunnah yang dianjurkan di malam Nisfu Sya’ban:

a. Memperbanyak doa.

Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء 

Artinya, “(Rahmat) Allah swt turun ke bumi pada malam Nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR al-Baihaqi).

b. Membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya.

Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia dan sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam Nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ithmi’nânul Qulûb Bidzikri ‘Allâmil Ghuyûb mengatakan:

“Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

c. Memperbanyak istighfar.

Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa. Namun, kendati manusia berdosa, Allah swt senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenanya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam Nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi dalam Ithmi’nânul Qulûb memaparkan,

“Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya”.

“Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan,” sambung Sayyid Alawi.

 

Diantara Amalan yang diajarkan para salaf Habaib di malam Nisfu Sya’ban

Barangsiapa yang pada malam nisfu sya’ban menulis Surat Shad ayat 54:

Artinya : “Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya”

Ditulis di atas kertas, kemudian diletakkan di tempat menyimpan uang, insyallah rezekinya akan mengalir sepanjang tahun. (Habib Muhammad Bin Husein Al-Habsyi)

 

 

Sumber : NU Online dan Amalul Yaum

Nisfu Sya’ban 1443 H Jatuh Tepat Jumat 18 Maret 2022 Besok

nuruljadid.net – Hilal awal Sya’ban 1443 H berhasil terlihat di empat lokasi rukyatul hilal di Indonesia pada Kamis (3/3/2022) petang, bertepatan 29 Sya’ban 1443 H. Hal ini berarti 1 Sya’ban 1443 H bertepatan dengan Jumat Wage, 4 Maret 2022. “Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya’ban 1443 H bertepatan dengan Jumat Wage 4 Maret 2022 M (mulai malam Jumat) atas dasar rukyah,” kata KH Sirril Wafa, Plt Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, melalui Surat Pengumuman Nomor: 005/LF–PBNU/III/2022 yang ditandatangani pada Kamis (3/3/2022).

Atas dasar ikhbar tersebut, nisfu Sya’ban atau pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya tanggal 15, jatuh pada Jumat (mulai malam Jumat) di dua pekan berikutnya, bertepatan tanggal 18 Maret 2022.

Di malam nisfu Sya’ban, umat Islam disunnahkan untuk memperbanyak doa, membaca kalimat syahadat, dan beristighfar. Hal ini karena pada malam tersebut, catatan amal manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah swt. Kepercayaan ini diyakini atas dasar hadis Rasulullah ketika menjawab pertanyaan Usamah bin Zaid, “Wahai Rasul, aku tidak melihatmu berpuasa pada suatu bulan, seperti pada bulan Sya’ban.”

“Itu bulan yang dilalaikan manusia antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Aku ingin amalku tidak diangkat kecuali aku sedang berpuasa.” (HR. Nasa’i dan Ahmad).

Sebagai informasi, hasil perhitungan menggunakan metode ilmu falak LF PBNU menunjukkan keadaan hilal sudah berada jauh di atas ufuk, tepatnya +8 derajat 12 menit 00 detik dan lama hilal 36 menit 9 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Sementara konjungsi atau ijtimak bulan terjadi pada Kamis Pon 2 Maret 2022 pukul 12:46:14 WIB.   Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 6 derajat 55 detik 22 menit selatan titik barat, sedangkan letak hilal pada 6 derajat 23 menit 22 detik selatan titik barat. Adapun kedudukan hilal berada pada 0 derajat 32 menit 00 detik utara matahari dalam keadaan miring ke urara dengan elongasi 10 derajat 23 menit 00 detik.

 

 

Sumber : NU Online

SMA Nurul Jadid Kembangkan 4 Bahasa Dunia, Kadisdik Jatim “Siap Go International”

nuruljadid.net – Expo Pendidikan “Jatim Cerdas” telah digelar Minggu (13/03/2022) lalu oleh Cabang Dinas Pendidikan wilayah Probolinggo. Tak ayal, kesempatan baik itu diikuti oleh SMA Nurul Jadid (SMANJ) yang tengah mengembangkan empat bahasa internasional Inggris, Arab, Mandarin dan Jepang. Potensi dan torehan prestasi yang telah diraih mendapatkan apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Jatim Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT saat mengunjungi stand expo SMANJ. Bapak Wahid menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa asing agar lulusannya siap go international.

SMANJ turut berpartisipasi dengan mendirikan stand Expo Pendidikan dengan berbagai produk kreativitas siswa seperti majalah sekolah Media Informasi Siswa Intelektual (MISI), minuman tradisional teh pokak, hand sanitizer, kerajinan batik, menulis huruf kanji bahasa jepang dan sekolah pelaksana ujian Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) bahasa Mandarin sejenis TOEFL dalam bahasa Inggris dan aktivitas sekolah riset (SR) serta sekolah berbasis riset (SBR).

(Pengunjung stand expo pendidikan dari PP. Riyadlus Sholihin berfoto bersama siswa dan pembimbing SMA Nurul Jadid usai dibuatkan tulisan nama dengan huruf kanji jepang)

Stand yang dibukan sejak pukul 09.00 WIB hingga acara berakhir banyak dikunjungi pengunjung dari berbagai elemen mulai pelajar hingga pejabat, terutama dari santri lokal Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin yang salah satu dari mereka meminta dibuatkan tulisan namanya dalam bahasa Jepang.

Expo Pendidikan Jatim Cerdas ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT yang juga merangkap Plt Sekda Pemprov Jawa Timur; Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo Kusnadi, S.Sos., MM; Kabid SMA dan SMK; para pengawas pendidikan dan kepala-kepala SMK dan SMA wilayah Probolinggo, baik negeri maupun swasta.

(Walikota Probolinggo sekaligus pengasuh PP. Riyadlus Sholihin Habib Hadi Zainal Abidin berfoto bersama Kepala Sekolah Didik P. Wicaksono dan guru SMA Nurul Jadid di stand expo pendidikan)

Acara ini digelar di tiga tempat berbeda, yaitu SMKS Raudhatul Malikiyah Kota Probolinggo, SMK Negeri 3 Kota Probolinggo dan SMK Negeri 1 Kota Probolinggo.

Rombongan Kadisdik Jawa Timur tiba di lokasi (SMKS Raudhatul Malikiyah) sekitar pukul 15.00 WIB, didampingi Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Habib Hadi Zainal Abidin yang sekaligus menjabat sebagai Walikota Probolinggo dan para pejabat di lingkungan pendidikan wilayah Probolinggo.

(Kadisdik Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT  berkunjung ke stand expo pendidikan berbincang dan memberikan apresiasi SMANJ didampingi kepala sekolah Didik P. Wicaksono, S.Sos., M.Pd)

Kadisdik memberi apresiasi kepada SMANJ dalam mengembangkan bahasa asing. Selain itu, bapak Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT menyampaikan “Sekolah harus bisa memfasilitasi pengembangan life skill peserta didik dalam semua bidang. Kompetensi life skill dan ditambah kompetensi bahasa Asing, terutama bahasa Inggris agar lulusannya siap “Go International”, beliau menuturkan ketika berkujung ke stand expo SMANJ.

Sementara itu, Kepala SMANJ, Didik Priyagung Wicaksono, juga menjelaskan sedang mengembangkan Sekolah Riset (SR) dan Sekolah Berbasis Riset (SBR).

Sebelum meninggalkan stand, Kadisdik bersama tim ekspo SMANJ foto bersama. Bahkan beliau membuatkan yel-yel penyemangat. Ketika beliau menyampaikan “SMA Nurul Jadid Probolinggo” seluruhnya menjawab “Go Internasional”.

 

 

(Humas Infokom)

SMA Nurul Jadid Helat Ujian Seminar Hasil Riset Siswa, Mewujudkan Sekolah Berbasis Riset (SBR)

nuruljadid.net – Sejauh ini budaya riset ilmiah bangsa Indonesia bisa dikatakan masih lemah. Terlihat dari minimnya produksi risetnya dan individu peneliti serta peran serta ilmuan hampir seluruh bidang. Kesadaran menjadi peneliti masih langka. Sehingga SMA Nurul Jadid berinisiatif membangun budaya riset siswa melalui program sekolah yaitu ujian seminar hasil tugas akhir penelitian peserta didik yang dihelat sejak Rabu (12/03/2022) lalu di sekolah.

Mengingat betapa pentingnya sumbangsih riset bagi peradaban dan khususnya bangsa itu sendiri, mesti ada dorongan masif agar banyak generasi peneliti atau ilmuan yang lahir. SMA Nurul Jadid merupakan salah satu lembaga Pendidikan menengah yang mulai gerakan atas terwujudnya budaya riset yang mampu melahirkan peneliti muda.

(Kepala SMA Nurul Jadid Didik Priaygung Wicaksono, S.Sos., M.Pd. dua dari kiri befoto bersama penguji tamu dari Balitbang Provinsi Jatim, koodinator Pengawas Cabdin Pendidikan Wil. Probolinggo, dan kepala LP3M UNUJA)

Seminar hasil tugas akhir riset dalam rangka memperkuat Sekolah Riset (SR) dan Sekolah Berbasis Riset (SBR), tujuannya adalah untuk memperkenalkan pentingnya kerja riset kepada peserta didik untuk bekal baik di perguruan tinggi maupun di dunia kerja kelak. Peserta didik melakukan presentasi hasil tugas akhir penelitian selama empat hari mulai tanggal 12 Maret 2022 sampai dengan 15 Maret 2022.

SMA Nurul Jadid mengundang penguji tamu dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Jawa Timur, koodinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo, dan kepala Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Uiversitas Nurul Jadid (UNUJA).

(Guru putra dan siswa kelas akhir SMA Nurul Jadid mengikuti dengan khidmat pembukaan Seminar Hasil Tugas Akhir Penelitian Siswa di Aula 1 SMA Nurul Jadid)

Pembukaan dan seminar hasil tugas akhir penelitian pada hari pertama ini dihadiri peserta didik, guru pembimbing dan para penguji. Seminar presentasi hasil penelitian ini, selain untuk menumbuhkan kegemaran riset siswa juga mendorong guru untuk  memperkuat analisis riset yang telah dilakukan saat kuliah atau menyusun karya tulis ilmiah selama mengajar.

(Guru putri dan siswi kelas akhir SMA Nurul Jadid mengikuti dengan khidmat pembukaan Seminar Hasil Tugas Akhir Penelitian Siswa di Aula 1 SMA Nurul Jadid)

Seminar dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di auditorium SMA Nurul Jadid yang dibuka dengan pembacaan ummul kitab dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara ini dipandu oleh dua pembawa acara dari peserta didik, yaitu Mazkiyyil Janan berbahasa mandarin dan Muhammad Haikal Hafif R berbahasa Indonesia.

Semangat peserta didik yang hadir nampak jelas membuat pembukaan seminar menjadi kian semarak ditambah tepuk tangan para tamu undangan yang baru pertama kali mengunjungi SMA Nurul Jadid. Pada pembukaan seminar, kepala sekolah bapak Didik Priyagung Wicaksono, S.Sos., M.Pd menyampaikan sambutannya.

(Kepala SMA Nurul Jadid Didik Priyagung Wicaksono, S.Sos., M.Pd memberikan sambutan pada acara pembukaan Seminar Hasil Tugas Akhir Penelitian peserta didik di Aula 1 SMA Nurul Jadid)

“Sekolah Riset (SR) ini selain kami tujukan kepada siswa, Sekolah Berbasis Riset (SBR) juga kami tujukan kepada guru-guru. Harapannya agar mempersiapkan dan membekali peserta didik, baik dari sisi akademik maupun non-akademik siap meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi. Khususnya menumbuhkan insan-insan riset demi kemajuan bangsa nantinya” pungkas kepala sekolah.

Hadir memberikan sambutan mewakili Kepala Biro Pendidikan Nurul Jadid Kabid. Kurikulum dan Penilaian bapak H. Foni Yusanda, S.P menyampaikan bahwa Sekolah Riset dan Sekolah Berbasis Riset ini sangatlah mendukung siswa untuk melakukan riset di tengah iklim ilmiah, karena banyak fenomena untuk diriset.

(Kabid. Kurikulum dan Penilaian Biro Pendidikan Nurul Jadid H. Foni Yusanda, SP. memberikan sambutan pada acara Seminar Hasil Tugas Akhir Penelitian peserta didik di Aula 1 SMA Nurul Jadid)

Sementara itu, perwakilan Balitbang Provinsi Jatim, peneliti ahli, Irwantoro, S.Sos., M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa sekolah riset dan sekolah berbasis riset sangatlah bermanfaat bagi siswa untuk masa perkuliahan nanti. “SMA Nurul Jadid telah mencuri event yang kami buat, yang event tersebut belum kami sosialisasikan”, ujarnya.

Drs. Kholis Hasyim, MM, selaku koordinator pengawas cabang Dinas Pendidikan wilayah Probolinggo menyampaikan bahwa SMA Nurul Jadid adalah sekolah pertama yang merintis SMA sebagai sekolah riset dan sekolah berbasis riset di Probolinggo. “Hal itu merupakan keberanian dari kepala sekolah, bukan kenekatan. Kami berharap dengan adanya sekolah riset dan sekolah berbasis riset bisa menjadikan insan-insan periset terus berinovasi. Karena dalam riset kita bisa menjadi insan yang berinovasi dan berkreasi.” Imbuhnya.

(Kepala SMA Nurul Jadid Didik Priyagung Wicaksono, S.Sos., M.Pd memberikan cinderamata kepada penguji tamu pada Seminar Hasil Tugas Akhir Penelitian peserta didik di Aula 1 SMA Nurul Jadid)

Usai sambutan, acara dilanjutkan pemberian cinderamata kepada Balitbang Provinsi Jawa Timur, Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan wilayah Probolinggo dan Kepala LP3M Unuja oleh Kepala SMA Nurul Jadid.

Acara ini dihadiri perwakilan 96 kelompok, yang terdiri dari mata pelajaran sains, sosial, dan humaniora. Teknis pelaksanaan presentasi hasil tugas akhir penelitian disampaikan oleh wakil kepala bagian kurikulum bapak Didik Rahwiniyanto, S.Si, M.Pd. Diantaranya presenter kelompok wajib hadir tepat waktu sesuai sesi yang telah ditentukan.

(Penguji internal SMA Nurul Jadid terlihat sedang menguji peserta didik kelas akhir yang mempresentasikan hasil TA penelitian di ruang Lab. SMA Nurul Jadid)

Seminar hasil penelitian ini berlangsung dengan lancar. Acara ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh wakil kepala bagian Kesiswaan, bapak Mustafa S.Pd.I. Harapannya, kerja riset ini tidak berhenti sampai forum seminar saja melainkan bisa diaktualisasikan guna melahirkan peneliti muda di masa depan. Kabar baiknya, hasil penelitian peserta didik yang baik dapat dipublikasikan di Jurnal Balitbang Provinsi dan Jurnal LP3M Universitas Nurul Jadid. (Juwaeni/Red)

 

 

(Humas Infokom)

Rayakan Hari Kesehatan Telinga Nasional, Klinik Az-Zainiyah Jalin Kerjasama dengan RS Graha Sehat

nuruljadid.net – Menyambut hari kesehatan telinga dan pendengaran nasional Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid menjalin kerjasama dengan RS. Graha Sehat dengan penandatanganan MoU pada Selasa (15/03/22) pagi. Kegiatan ini bertempat di Aula I Pondok Pesantren Nurul Jadid dan terbagi dalam dua sesi yakni seremonial dan bakti sosial pemeriksaan THT gratis untuk santri.

Acara penendatanganan MoU itu dihadiri langsung oleh Direktur Klinik Az-Zainiyah Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, Direktur Rumah Sakit Graha Sehat Susanti Sugianto, Direktur Lembaga Motivasi Nurul Jadid Dr. KH. Hefny Rozaq, beberapa dokter dan tenaga kesehatan baik dari RS. Graha Sehat maupun Klinik Az-Zainiyah, dan ratusan siwa SLTP juga MINM.

(Penyerahan cinderamata dari Direktur Klinik Az-Zainiyah Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah kepada Direktur RS. Graha Sehat Ibu Susianti Sugianto)

Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan basmalah bersama yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan mars Nurul Jadid. Masing-masing pimpinan memberikan sambutan pada acara seremonial tersebut diawali Direktur Klinik Az-Zainiyah Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah.

Dalam sambutannya, Direktur Klinik Az-Zainiyah menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu atas terealisasinya kegiatan hari itu, “Terimakasih kepada seluruh mitra kami, dalam hal ini Rumah Sakit Graha Sehat yang terlah berkenan untuk menjalin kerjasama dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat kita dengan saling menggandeng tangan agar masyarakat tetap sehat” tutur Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah.

(Sesi foto bersama pimpinan dan tenaga kesehatan RS. Graha Sehat dan Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid)

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Graha Sehat ibu Susanti Sugianto juga mengungkapkan hal serupa dalam sambutannya. “saya merasa bahagia dan terhomat juga berterimakasih karena telah disambut dengan sangat baik untuk mengadakan kegiatan pada hari ini di Pondok Pesantren Nurul Jadid,” pungkas Direktur RS. Graha Sehat Kraksaan Probolinggo.

“Agenda hari ini ada dua, pertama yakni penandatanganan kerjasama. Saya harap bentuk kerjasama ini dapat menjalin tali silaturrahmi yang lebih baik dan sinergis. Kedua yakni, bertepatan dengan 3 Maret lalu hari kesehatan telinga dan pendengaran nasional, sehingga pada hari ini, bentuk bakti kami kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran kepada anak-anak santri,” imbuhnya.

(Penandatanganan MoU kerjasama antara Direktur Klinik Az-Zainiyah Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah dengan Direktur RS. Graha Sehat Ibu Susianti Sugianto)

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid dengan Rumah Sakit Graha Sehat. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata secara bergantian.

Sebelum acara berakhir, para direktur dan dokter melakukan foto bersama yang dilanjutkan dengan penampilan video profil pelayanan Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid terhadap pasien. Akhirnya, acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh KH. Hefniy Rozaq.

(Tim dokter spesialis THT dan tenaga kesehatan sedang melakukan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran santri)

Pada sesi dua, para dokter dan tenaga kesehatan Rumah Sakit Graha Sehat dibantu personil Klinik Az-Zainiyah mulai bersiap untuk melakukan pemeriksaan terhadap para santri yang hadir pada acara tersebut, terlihat juga beberapa pengurus pesantren dan keluarga pengasuh ikut memeriksakan kesehatan telinga dan pendengarannya. Bagi yang selesai diperiksa, masing-masing diberi bingkisan snack, water bottle dan susu.

 

(Humas Infokom)

 

In House Training Day-1: Panji Pelopor Perkuat Skill Administrasi, Public Speaking dan Komunikasi Efektif

nuruljadid.net – Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi tim panji pelopor Pondok Pesantren Nurul Jadid, bagian humas dan protokoler (Humpro) pesantren mengadakan In House Training (IHT) yang dihelat di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid pada hari Selasa (15/03/2022) kemarin. Hari pertama, panji pelopor dibekali materi seputar skill administrasi, public speaking dan effective communication.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan panji pelopor untuk menggembleng keterampilan dan kompetensi mereka di berbagai bidang khususnya kehumasan dan keprotokolan agar mereka siap terjun di berbagai event dan penyambutan tamu pesantren.

(Kasubbag Protokoler bapak Ady Azhari, M.Pd saat memberikan sambutan pada opening ceremony In House Training di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid)

Pada acara pembukaan, bapak Ady Azhari, M.Pd. selaku Kasubbag. Protokoler menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini merupakan kesempatan bagi para anggota Panji Pelopor untuk belajar mengenai keterampilan yang dibutuhkan dalam organisasi maupun kelak ketika terjun ke dalam dunia kerja sehingga beliau berharap agar setiap anggota memaksimalkan kesempatan ini dengan baik.

“Saya harap teman-teman panji pelopor dapat memaksimalkan dengan baik kesempatan ini, pelatihan ini akan sangat berguna nantinya untuk kalian dalam berorganisasi maupun kelak ketika sudah keluar pesantren dan mencari pekerjaan karena di sini kalian akan mengasah keterampilan melalui berbagai bidang keahlian,” pungkas beliau.

(Staf Humpro Ahmad Zainul Khodi saat memberikan pematerian tentang Administration Skill pada In House Training di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid)

Selepas acara Opening Ceremony, kegiatan pun dilanjutkan dengan sesi pematerian skill administrasi oleh Ahmad Zainul Khofi selaku staf Humas dan Infokom (Huminfo) pesantren sekaligus pembina panji pelopor putra yang dimoderatori oleh Wahyu Ilahi panji pelopor devisi jurnalistik. Pada sesi tersebut Khofi menjelaskan perihal tata tertib administrasi umum dan surat-menyurat pesantren yang berlaku.

(Kasubbag Humas Infokom bapak Mujiburrohman, S.Kom., S.Pd saat menyampaikan materi tentang Public Speaking dan Effective Communication pada In House Training)

Ba’da Dzuhur pematerian dilanjutkan dengan materi public speaking and effective communication yang dipandu oleh Muhammad Rafi’ Hidayatullah wakil ketua panji pelopor dan diisi oleh Kasubbag Humas dan Infokom (Huminfo) pesantren bapak Mujiburrohman S.Kom, S.Pd. Pada sesi kali ini, selain menjelaskan secara gamblang tentang teori dan konsep kedua materi tersebut, Bapak Mujib juga memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk praktik menjadi seorang pembawa acara atau MC formal dan host secara bergantian.

Faiz Khoironi selaku ketua panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan pada hari Jum’at dan Selasa depan dengan materi kedisiplinan baris-berbaris dan juga keprotokolan yang akan mendatangkan narasumber dari Koramil Paiton dan Tim Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo.

“Kegiatan ini akan kami lanjutkan pada Jum’at akan datang untuk materi baris- berbaris oleh Koramil Paiton juga materi keprotokolan dari Tim Protokol dan komunikasi pimpinan sekretariat daerah kabupaten Probolinggo pada hari Selasa nanti,” tutup Faiz Khoironi saat diwawancarai oleh nuruljadid.net.

 

 

(Humas Infokom)

Panji Pelopor Berpartisipasi Sukseskan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Nasional

nuruljadid.net – Memperingati hari kesehatan telinga dan pendengaran nasional tahun 2022 tanggal 3 Maret, Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan Kabupaten Probolinggo gandeng Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid gelar kegiatan bakti sosial giat pemeriksaan dan pembersihan telinga masal. Kali ini, panji pelopor juga ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan dimaksud.

Kegiatan ini diselenggarakan juga dalam rangka memperingati Haul Masyayikh dan Harlah Ke-73 Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Anniversary RS Graha Sehat yang ke- 18, dilaksanakan untuk santri dan pengurus khususnya anak-anak tingkat MI dan MTS pada hari selasa (15/03/2022) di Aula satu Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

(Salah satu tim panji pelopor tengah diperiksa kebersihan telinganya oleh dokter spesialis THT RS Graha Sehat Kraksaan)

Pemeriksaan itu diikuti oleh sekitar 200 santri putra dan putri dari berbagai macam lembaga pendidikan. Satu persatu, santri putra dan putri di tempat terpisah mengantri untuk melakukan registrasi dan pemeriksaan telinga sebelum kemudian dibersihkan oleh tenaga medis RS. Graha Sehat.

Sebanyak 14 anggota panji pelopor turut memeriahkan hari kesehatan telinga dan pendengaran nasional tersebut dengan ikut pemeriksaan dan pembersihan telinga. Mereka nampak sangat bersemangat berpartisipasi pada kegiatan tersebut tanpa ada rasa takut bahkan mereka terlihat gembira karena itu kali pertama mereka ikut kegiatan yang tidak pernah diadakan di pesantren sebelumnya.

Usai pemeriksaan, anggota panji pelopor mendapatkan bingkisan berupa parcel makanan ringan dan susu. Momentum itu tidak disia-siakan oleh tim panji peolopor dengan mengabadikan melalui foto bersama direktur dan tim medis dari RS. Graha Sehat dan Klinik Az-Zainiyah.

(Tim panji pelopor berfoto bersama direktur dan tenaga kesehatan RS Graha Sehat Kraksaan dan Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid)

Lebih dari 15 tenaga kesehatan dikerahkan dalam bakti social kali ini, dua dokter spesialis THT, tiga dokter umum, sepuluh perawat serta beberapa tenaga support kesehatan lainnya yang standby melayani santri dan pengurus yang datang memeriksakan kesehatan telinga mereka.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan telinga, RS Graha Sehat, juga menandatangani MoU dengan Klinik Az-Zainiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dengan harapan dapat bermitra dan bersama-sama melayani masyarakat dengan penguatan fasilitas serta layanan di bidang kesehatan.

 

 

(Humas Infokom)

Biro Pendidikan Darul Lughah Wal Karomah Ngaji Tugas, Fungsi, dan Program ke Nurul Jadid

nuruljadid.net – Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid menerima kunjungan studi banding Biro Pendidikan Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Kraksaan Probolinggo pada hari Selasa (15/03/2022) pagi bertempat di Ruang Rapat Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Perwakilan Biro Pendidikan PP. Darul Lughah Wal Karomah KH. Ahmad Haidori mengapresiasi dan berterima kasih atas sambutan hangat dari tuan rumah Nurul Jadid. Kehadiran pihaknya bertujuan mempelajari bagaimana pengelolaan Pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid.

“Kami datang ke sini ingin mempelajari langsung bagaimana dan seperti apa tugas, fungsi, dan program Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid,” ujarnya seperti dikutip redaksi nuruljadid.net.

Turut hadir menyambut dan menerima kegiatan kunjungan tersebut, Kepala Bidang Kurikulum dan Penjamin Mutu H. Foni Yusanda, S.P., Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Penjamin Mutu Faiqatul Hikmah, Kepala Bidang Kelembagaan dan Peserta Didik Ponirin, M.Pd.I. Sekretaris Biro Pendidikan Muhammad Nurthariq, Lc, Kabag. PEPHA Miftahul Huda, M.Pd. Kasubbag. Umum Muslehuddin Jauhari, M.Pd., Kasubbag. Protokoler Ady Azhari, M.Pd., Kasi. Kurikulum Syamsul Arifin, M.Pd dan Staff Biro Pendidikan putri Siti Khodijah.

(Rombongan Biro Pendidikan Pondok Pesantren Darul Lughah wal Karomah berfoto bersama dengan pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid pasca sharing best practice)

Sekretaris Biro Pendidikan Nurul Jadid Mohammad Nurthariq, Lc. mengucapkan terima kasih atas kunjungan pengurus Biro Pendidikan PP. Darul Lughah Wal Karomah. Ia berharap, pertemuan ini bisa memperkuat tali silaturrahmi antar pesantren dan memberikan manfaat kepada kedua belah pihak.

Biro Pendidikan merupakan satuan kerja yang mengurusi tentang seluruh giat pengelolaan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sederhananya, Biro Pendidikan membawahi seluruh lembaga pendidikan formal dan non-formal yang terdapat di Pondok Pesantren Nurul Jadid.

“Sebagai pusat pengelolaan pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Biro Pendidikan perlu paham betul tentang kondisi riil pendidikan di lapangan dan pendidikan seperti apa saja yang dibutuhkan oleh santri. Melaksanakan tugas tersebut, Biro Pendidikan memiliki beberapa Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang bertugas sesuai bidangnya masing-masing,” tandasnya.

Kunjungan Biro Pendidikan Darul Lughah wal Karomah ini merupakan momentum saling berbagi best practice bagaimana lembaga biro Pendidikan dapat mengoptimalisasi peran strategisnya dalam pengelolaan sistem Pendidikan dengan penguatan tugas, fungsi dan program yang tepat untuk meningkatkan kualitas output pendidikan pesantren yang siap menghadapi tantangan zaman dan dunia dewasa ini.

 

 

(Humas Infokom)

Student Talk: FKO Nurul Jadid Angkat Media Sosial sebagai Sarana Dakwah di Era Modern

 nuruljadid.net – FKO (Forum Komunikasi OSIS) Nurul Jadid yang berada dibawah Biro Pendidikan kembali menggeelar kegiatan “Student Talk Exhibition”. Sebuah kegiatan untuk mengembangkan keterampilan public speaking dan critical thinking para siswa dalam meningkatan wawasan, pengetahuan dan kompetensi mereka. Kegiatan itu berlangsung pada hari Selasa (15/03/22) bertempat di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Kegiatan student talk ini merupakan panggung ilmiah siswa yang sangat baik untuk pengembangan diri. Kegiatan itu seluruhnya dikoordinir oleh siswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi OSIS atau lumrah disebut FKO.

Student Talk juga memiliki keunikan tersendiri. Keunikan dari kegiatan ini terletak pada penyaji acaranya. Jika pada umumnya narasumber berasal dari kalangan professional, praktisi atau akademisi, namun tidak pada acara ini. Pada kegiatan ini narasumber diambil dari kalangan pelajar delegasi setiap sekolah dan madrasah yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid.

(Suasana saat opening ceremony student talk Forum Komunikasi OSIS (FKO) Nurul Jadid di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid)

Pada forum ini, masing-masing lembaga wajib mendelegasikan satu siswa aktif sebagai penyaji. Penyaji pertama dari SMA Nurul Jadid Bintang Trisna , kedua dari SMK Nurul Jadid Muhammad Rafi’ Hidayatullah, selanjutnya Afif Ilmi Amani dari MA Nurul Jadid, Muhammad Fadel R.A delegasi SMP Nurul Jadid, dan penyaji terakhir Ibrahim Irfan F. utusan MTs Nurul Jadid.

Forum ini dimoderatori oleh mahasiswa Universitas Nurul Jadid Muhammad Zaki Maulana dengan keynote speaker bapak Ponirin Mika, M.Pd. Kepala Bidang Kelembagaan Biro Pendidikan Nurul Jadid.

Ini merupakan kali ketiga FKO Nurul Jadid menggelar student talk. Tidak hanya berhenti sampai disini saja, seperti yang disampaikan oleh Kabid. Kelembagaan dan Peserta Didik Biro Pendidikan Nurul Jadid bapak Ponirin Mika, “Kegiatan ini akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan, tetapi dengan tema yang berbeda.” jelasnya disaat memberikan sambutan.

Sebelum beralih ke acara inti student talk, saudara Ariel Bagas Ardiansyah memberikan sedikit sambutan sekaligus pengantar kepada para audiens selaku ketua panitia. “Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat, walaupun terkendala teknis, sehingga sempat tertunda. Namun demikian acara tetap berjalan lancar dan khidmat” ungkapnya kepada nuruljadid.net.

Acara yang diikuti oleh siswa tingkat SLTP dan SLTA ini mengusung tema “Media Sosial sebagai Sarana Dakwah di Era Modern.” Selanjutnya kegiatan inti dimulai dari pemaparan general lecture oleh keynote speaker dan dilanjutkan dengan penyajian oleh setiap perwakilan masing-masing sekolah/madrasah.

Terlihat kegiatan semakin hidup ketika para narasumber membawakan pemaparan dengan semangat berapi-api dengan jiwa kepemudaannya serta mengangkat isu ilmiah kekinian dari berbagai referensi. Kegiatan akhirnya diakhiri dengan kesimpulan kemudian pemberian piagam penghargaan kepada masing-masing narasumber dan ditutup dengan pembacaan surat al-ashr.

 

 

(Humas Infokom)

Jelang Wisuda ke-VIII, Ma’had Aly Nurul Jadid Gelar Munaqasyah Gelombang I untuk Mahasantri Kelas Akhir

nuruljadid.net – Masih dalam rangkaian wisuda ke-VIII Ma’had Aly Nurul Jadid yang akan digelar pada akhir Maret nanti, panitia mengadakan munaqasyah tugas akhir gelombang satu bagi mahasantri kelas akhir (11/03/2022) di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Munaqasyah dan menyelesaikan tugas akhir bagi mahasantri akhir ini merupakan persyaratan untuk mengikuti wisuda ke-VIII nanti,” pungkas bagian akademik ust. Fakhrur Rozi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari jum’at lalu. Dari 24 mahasantri kelas akhir, terdapat 8 mahasantri yang layak dan memenuhi persyaratan mengikuti munaqasyah pada gelombang pertama ini.

“Ada beberapa persyaratan untuk bisa mengikuti munaqasyah gelombang pertama ini, yakni melunasi tanggungan semester, memperoleh persetujuan pembimbing, bidang akademik dan mengisi formulir pendaftaran,” tambah pria asal Madura tersebut.

(Para penguji beserta peserta munaqasyah putra saat melakukan sesi foto bersama pasca presentasi karya tulis mereka)

Acara munaqasyah ini akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Setelah melaksanakan gelombang pertama, munaqasyah gelombang kedua akan dilaksanakan satu minggu selanjutnya, tepatnya pada hari Jum’at tanggal 18 Maret 2022.

Acara ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 11.00 WIB dan jeda untuk melaksanakan shalat jum’at. Kemudian acara dilanjutkan pukul 13.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB sore karena tersisa dua peserta yang masih belum diuji.

Penguji kali ini adalah KH. Amin Qutbi dari Pondok Pesantren Rofi’atul Islam, Sentong – Kraksaan dan Dr. Syamsuri Hasan, M. HI dosen UIN Sunan Ampel Surabaya dan UNUJA. Setiap peserta yang mengikuti munaqasyah wajib mempresentasikan karya tulis yang telah mereka susun selama dua bulan lalu untuk  diuji. Setiap peserta diberi waktu sebanyak empat puluh menit.

“Cukup menegangkan juga saat karya kami diuji oleh tim penguji yang tentunya sangat ahli dalam bidang fikih dan ushul fikih ini,” aku Hirzan Anwari salah satu peserta.

(Para penguji beserta peserta munaqasyah putri saat melakukan sesi foto bersama pasca presentasi karya tulis mereka)

Karya tulis tugas akhir yang digarap oleh mahasantri kelas akhir ini ada tujuh jenis, yakni syarah, ta’liq, nadzam, taqrirot/muqorror, jurnal, pego dan mukhtasor. Diakhir acara diisi dengan prakata yang disampaikan oleh tim penguji berdasarkan hasil manaqasyah mahasantri kelas akhir Ma’had Aly Nurul Jadid.

 

(Humas Infokom)