Makin Canggih! PP Nurul Jadid Sukses Terapkan Sistem Antrean Digital di PSB 2026
www.nuruljadid.net– Proses Penerimaan Santri Baru (PSB) di Pondok Pesantren Nurul Jadid (PPNJ) Paiton, Probolinggo, tahun ini mencatatkan sejarah baru. Menggunakan sistem antrean berbasis digital, seluruh rangkaian pendaftaran berjalan dengan sangat lancar hingga hari terakhir.
Inovasi teknologi ini sengaja dihadirkan pihak pesantren untuk mempermudah koordinasi panitia sekaligus memanjakan para wali santri. Berpusat di area Madrasah Aliyah Nurul Jadid, penerapan sistem digital terintegrasi ini baru resmi diberlakukan pada periode Juli 2026 ini.
Dengan sistem baru tersebut, alur pendaftaran bagi wali santri yang memercayakan putra-putrinya di PPNJ kini jauh lebih tersistematis. Pihak pesantren berhasil memotong birokrasi manual yang biasanya memakan waktu lama dan menguras energi.
Menariknya, wali santri kini hanya memerlukan satu nomor antrean saja sejak awal kedatangan. Satu nomor tersebut sudah mencakup seluruh rangkaian prosedur yang wajib dilewati oleh calon santri dan orang tuanya.
Adapun alur pendaftaran terpadu yang harus diikuti oleh para wali santri meliputi beberapa tahapan krusial. Dimulai dari pemeriksaan cek kesehatan, pembuatan kartu e-bekal untuk santri, hingga proses penyelesaian administrasi pembayaran pesantren.
Panitia PSB PPNJ, Adinda, membenarkan bahwa lompatan teknologi ini membawa perubahan yang sangat signifikan bagi kenyamanan pelayanan pesantren. Menurutnya, skema tahun ini jauh lebih efisien dan memuaskan masyarakat.
“Dibanding dengan tahun sebelumnya, PSB tahun ini lebih tersistematis, jadi wali santri tidak perlu mondar-mandir lagi untuk mendaftarkan putra-putri mereka,” ujar Ustadzah Adinda saat diwawancarai di lokasi pendaftaran.
Tak hanya sukses dari segi pemanfaatan teknologi digital, pelaksanaan PSB PPNJ tahun ini juga menuai pujian dalam hal ketertiban lingkungan. Area pendaftaran tetap terjaga kebersihan dan keasriannya sepanjang acara berlangsung. Pihak panitia mengaku sangat mengapresiasi tingginya kesadaran para wali santri terhadap kebersihan lingkungan madrasah. Selama proses antrean, para pengantar dinilai sangat disiplin dan meminimalisir sampah yang dibuang tidak pada tempatnya.
Menatap masa depan, Ustadzah Adinda berharap kesuksesan tahun ini menjadi batu loncatan untuk inovasi berikutnya. Ia ingin pelayanan PSB di tahun-tahun mendatang bisa bergerak lebih cepat, cekatan, dan seluruh panitia semakin matang menguasai bidang tugasnya masing-masing.
Pewarta : Nuril Umratus Zahrah
Editor : Maria AL Faradela











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!