Beri Potongan Biaya Khusus bagi Alumni yang Lanjutkan Pendidikan di Pesantren
www.nuruljadid.net— Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, resmi membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026 dengan membawa kabar baik khusus bagi ribuan keluarga yang telah lama menjadi bagian dari pesantren ini. Bagi santri kelas akhir yang lulus dari salah satu jenjang pendidikan di lingkungan Nurul Jadid dan memilih melanjutkan ke jenjang berikutnya di pesantren yang sama, pihak pesantren memberikan potongan biaya masuk secara khusus.
Kebijakan ini bukan sekadar program diskon biasa, melainkan bentuk penghargaan atas loyalitas dan kepercayaan yang telah dibangun keluarga santri selama bertahun-tahun. Bagi Nurul Jadid, seorang anak yang menyelesaikan satu jenjang lalu memilih untuk terus mengaji dan belajar di lingkungan yang sama adalah wujud ikatan kekeluargaan yang layak diberi apresiasi nyata, bukan hanya diucapkan.
Panitia PSB menjelaskan bahwa potongan biaya ini menyasar santri yang berstatus kelanjutan dari alumni, yakni mereka yang sebelumnya menempuh pendidikan di salah satu satuan pendidikan Nurul Jadid dan kini melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya masih dalam satu naungan pesantren. Dengan kata lain, anak-anak yang tidak berpindah ke lembaga lain dan tetap memilih Nurul Jadid sebagai rumah kedua mereka akan mendapatkan keringanan biaya dibandingkan santri baru pada umumnya.
Langkah ini dinilai strategis sekaligus humanis. Di satu sisi, pesantren mendorong santrinya untuk menuntaskan pendidikan secara berjenjang dalam satu ekosistem yang sudah mereka kenal, mulai dari kebiasaan, lingkungan, hingga sistem pembelajarannya. Di sisi lain, keringanan biaya ini turut meringankan beban orang tua yang mempercayakan pendidikan anak mereka secara berkelanjutan kepada pesantren yang sama.
“Pesantren ingin anak-anak santri yang sudah tumbuh dan mengenal Nurul Jadid sejak awal tidak ragu untuk melanjutkan pendidikannya di sini. Potongan biaya ini adalah bentuk terima kasih pesanteen kepada keluarga yang telah setia mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pesantren,” ujar Ustadz Ponirin Mika Kasubbag Humas dan Infokom Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini melengkapi sejumlah kemudahan lain yang ditawarkan dalam PSB tahun ini. Biaya masuk yang dibayarkan wali santri sudah bersifat all-in, mencakup administrasi pendaftaran, perlengkapan asrama, seragam, kitab, hingga buku pembelajaran, sehingga tidak ada lagi biaya tambahan yang muncul secara tiba-tiba di kemudian hari.
tak hanya itu, Ustadz Ponirin mennyampaikan bahwa pesantren juga menghadirkan skema angsuran uang pangkal yang dapat dicicil hingga satu tahun. Dengan skema ini, wali santri, termasuk keluarga alumni yang mendapat potongan biaya, tetap memiliki keleluasaan untuk mengatur keuangan tanpa harus melunasi seluruh biaya sekaligus di awal pendaftaran.
Kombinasi antara potongan biaya bagi keluarga alumni dan sistem pembayaran yang fleksibel ini disambut positif oleh masyarakat sekitar pesantren. Banyak orang tua menilai kebijakan tersebut sebagai bukti bahwa Nurul Jadid tidak memandang hubungan dengan wali santri hanya sebatas transaksi pendidikan, melainkan sebagai ikatan jangka panjang yang terus dijaga dari satu jenjang ke jenjang berikutnya.
Bagi keluarga yang anaknya kini duduk di kelas akhir dan berencana melanjutkan pendidikan di lingkungan Nurul Jadid, panitia PSB mengimbau agar segera melakukan pendaftaran melalui jalur yang telah disediakan agar dapat memanfaatkan potongan biaya serta skema angsuran yang berlaku.
Pondok Pesantren Nurul Jadid menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan pendidikan santri dari generasi ke generasi, sekaligus memastikan bahwa penghargaan terhadap loyalitas keluarga besar pesantren tetap menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan yang mereka bangun bersama.
Pewarta : Daniel
Editor : Ponirin Mika












Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!