Pecut Minat Baca Santri dengan Perpustakaan

Pecut Minat Baca Santri dengan Perpustakaan

nuruljadid.net – Perpustakaan bukan merupakan hal yang baru dikalangan masyarakat, dimana-mana telah digelar perpustakaan, seperti di sekolah-sekolah, baik sekolah yang berada di perkotaan maupun sekolah yang berada di desa. Dan tak luput pula pondok pesantren termasuk di Pondok Pesantren Nurul Jadid ini khususnya Ma’had Aly Nurul Jadid.

Bermula dari rasa skeptisisme Kepala Perpustakaan Ma’had Aly Nurul Jadid, Ust. Fakhrur Rozi, S,Pd. Bahwa perpustakaan tidak hanya sebagai tumpukan kitab-kitab & buku-buku, tetapi secara prinsip, perpustakaan harus dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi setiap yang membutuhkannya. Dengan kata lain, tumpukan kitab-kitab yang dikelola dengan baik itu baru dikatakan sebagai perpustakaan, apabila dapat memberikan informasi bagi setiap yang memerlukannya.

“Jadi kami mengumpulkan para pengurus perpustakaan ma’had aly agar perpustakaan ini dibuka secara umum dalam artian siapa saja bisa mengunjungi perpustakaan baik bagi para santri di pondok pesantren nurul jadid ataupun masyarakat sekitar,” ungkapnya kepada nuruljadid.net. Selasa (07/01/2020).

Perpustakaan yang bertempat di sebelah mushollah Ma’had Aly Nurul Jadid tersebut disediakan bahan pustaka bukan hanya kitab-kitab saja tapi buku-buku lainnya yang berasaskan islami, dan untuk koleksi kitab lebih diperbanyak kitab tentang fiqh & ushul fiqh karena memang disesuaikan dengan jurusan ma’had aly nurul jadid yaitu fiqh wa ushuluhu.

 

Tampak para santri sedang membaca kitab di Perpustakaan Ma'had Aly

Tampak para santri sedang membaca kitab di Perpustakaan Ma’had Aly

“Dalam perpustakaan kami ini juga tersedia kitab – kitab karangan Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid, yakni KH. Romzi Al Amiri Mannan,” imbuh santri yang berasal dari kabupaten Sampang, Madura itu.

Guna menigkatkan minat dan dorongan santri berkunjung ke Perpustakaan, kepengurusan perpustakaan ma’had aly juga akan memberikan hadiah kepada pengunjung teraktif.

Selain itu, kepengurusan perpustakaan juga membuat program Hari Membaca yang mana tiap – tiap santri ma’had aly diwajibkan untuk mengunjungi dan membaca buku atau kitab yang ada di perpustakaan. Seperti pada hari selasa teruntuk santri putra dan hari jum’at bagi santri putri.

“Pada Hari Membaca, setiap tingkatan kelas Ma’had Aly diwajibkan meresume suatu kitab atau buku minimal pertingkatan kelas ialah 3 orang dan untuk hasil resume terbaik akan diterbitkan di mading al-Amiri Pos dan akan mendapatkan hadiah,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 13 =