IPPNU Nurul Jadid Gelar Pelantikan Pengurus Baru

IPPNU Nurul Jadid Gelar Pelantikan Pengurus Baru

nuruljadid.net – Setelah melakukan peremajaan organisasi, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Nurul Jadid menggelar acara pelantikan Pengurus IPPNU periode 2019-2020. Kemarin, Selasa, (05/02/2019) di Auditorium SMP Nurul Jadid.

Acara tersebut dihadiri oleh Pengurus Cabang IPPNU Kraksaan, Pengurus Komisariat Perguruan Tinggi UNUJA dan PAC Paiton.

Dewi Robiatul Adawiyah, Ketua Panitia Pelantikan menyampaikan kegiatan ini bermaksud sebagai estafet kepengurusan organisasi dalam IPPNU Nurul Jadid. “Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk estafet kepengurusan dalam organisasi untuk melahirkan kader-kader berkualitas IPPNU Nurul Jadid,” ujarnya.

Selain peremajaan, kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi dari salah satu poin Panca Kesadaran Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. “Pelantikan ini juga sebagai manifestasi dari panca kesadaran santri yang ke-lima, yaitu kesadaran berorganisasi,” tambahnya.

Syifa’ Indana, Ketua Demisioner berharap dengan terlantiknya pengurus baru, kedepannya IPPNU Nurul Jadid semakin bisa memberikan yang terbaik dan mampu melaksanakan amanah sesuai dengan harapan bersama. Terutama dalam mencetak kader-kader yang berkualitas dan mampu menjadi seorang pemimpin.

“Kegiatan pelantikan ini bukan hanya sekedar seremonial saja, melainkan adalah pengukuhan yang disaksikan oleh seluruh anggota IPPNU Nurul Jadid. Jadi, saya berharap kepada pengurus terlantik agar tetap konsisten dalam melaksanakan tugasnya masing-masing demi tercapainya tujuan bersama,” ujar ketua IPPNU Nurul Jadid demisioner tersebut.

Ketua IPPNU terlantik, Nuri Yahdinil Izzah mengatakan bahwa jabatan yang ia emban sekarang bukanlah sebuah fasilitas atau kebanggaan, melainkan sebuah amanah yang berat.
“Jabatan bukan sebuah fasilitas, tetapi sebuah amanah yang harus kita emban. Oleh karena itu, saya memohon semua elemen untuk terus memberikan masukan dan teguran apabila dikemudian hari kami melakukan sebuah kesalahan atau ketidaksesuaian kinerja dalam menjalankan amanah organisasi,” ujar Izzah.

“Kami juga berharap kepada pembina dan anggota IPNNU demisioner agar senantiasa memberikan masukan dan inovasi baru agar kami mampu mencetak generasi-generasi yang berbakat serta berkualitas” pungkasnya.

Penulis: Sony Hakim

Editor : Moh. Bedrus Sholeh

Panji Pelopor Menggelar Pemilihan Pemimpin Berbasis E-Voting

Panji Pelopor Menggelar Pemilihan Pemimpin Berbasis E-Voting

nuruljadid.net – Melihat berakhirnya masa jabatan Ketua Panji Pelopor masa jabatan 2018 – 2019,  bagian Humas & Protokoler Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan pemilihan Ketua Panji Pelopor masa bakti 2019 – 2020, di Aula Universitas Nurul Jadid. Selasa (05/02/2019).

Menurut Faizin Syamweil, Seketaris PP. Nurul Jadid , Panji Pelopor adalah organisasi yang terbilang baru dibanding dengan organisasi santri yang ada sebelumnya. “Karena sebelum ini ada organisasi-organisasi santri yang sudah ada dan kemudian kita menambah organisasi baru yaitu Panji Pelopor,” ungkapnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, dalam perjalanannya Panji Pelopor terbukti menjadi sebuah organisasi kelompok elit santri. Artinya organisasi ini adalah kumpulan santri–santri yang terampil, cerdas, dan kepribadian yang baik dan dilatih skil keprotokoleran, tata boga, dan lain sebagainya.

“Nantinya Panji Pelopor juga dilibatkan dalam acara – acara besar PP. Nurul Jadid untuk membantu mensukseskan,” tambahnya.

Harapannya, dari kegiatan ini menjadi sebuah ajang untuk rutinan kita dan memilih ketua Panji Pelopor yang baik dan bisa mengatur memanajemen baik di organisasi ini.

Lebih lanjut, dalam kegiatan pemilihan tersebut dilakukan secara E-Voting, terdapat dua Pasangan Calon (Paslon), pertama Ahmad Faidul Mannan dan Ahmad Ghozali. Dan kedua,  Muhammad Iqbal dan Asim.

Kemudian dalam pemilihan tersebut terdapat 143 pemilih, peserta yang memilih sebanyak 50 orang, hasil dari pemilihan tersebut jatuh kepada Paslon Ahmad Faidul Mannan dan Ahmad Ghozali dengan jumlah 27 suara dan Paslon Muhammad Iqbal dan Asim memperoleh 23 suara.

Pasca pemilihan berlangsung, Hidayatur Rahman, Ketua Panji Pelopor Demisioner. Berharap semoga Panji Pelopor yang baru lebih baik kedepannya, karena panji pelopor siap memberikan yang terbaik untuk PP. Nurul Jadid. “Jangan berhenti bermimpi karena semua bermula dari mimpi,” tuturnya.

Penulis : Badrus

Editor : Rahmad Hidayat

Klinik Az Zainiyah Award 2018, Ini Daftar Pemenangnya

Klinik Az Zainiyah Award 2018, Ini Daftar Pemenangnya

nuruljadid.net – Klinik Az Zainiyah Nurul Jadid terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan dalam melayani kesehatan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid dan masyarakat sekitar. Tak hanya itu, Klinik Az Zainiyah terus melakukan terobosan-terbosan baru demi menungjang kinerja karyawan, salah satu contohnya adalah dengan menyelenggarakan Klinik Az Zainiyah Award 2018 di Aula Mini Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Sabtu (02/02/2019).

Direktur Klinik Az Zainiyah Nurul Jadid, Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, S.Ag., MM.Pub., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan perdana yang dilakukan oleh Klinik Az Zainiyah untuk meningkatkan serta memberi apresiasi terhadap kinerja karyawan dalam melayani kesehatan santri dan masyarakat sekitar. “Untuk kedepannya insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan setiap 4 bulan sekali sebagai bentuk ikhtiar kami dalam menjaga dan meningkatkan palayanan,” dawuh beliau dalam sambutan

Dalam ajang penghargaan tersebut terdapat tiga kategori award untuk internal klinik, diantaranya adalah Paramedis Award, Admin Award dan Structure Award. Sedangkan untuk eksternal Klinik Az Zainiyah hanya terdapat satu kategori, yakni Wilayah Responsive. “Insyaallah tahun depan kami akan menambah dengan Dokter Award dan Sekolah Responsive,” tambah Neng I’ah, sapaan akrab beliau.

Penilaian pemenang Klinik Az Zainiyah Award 2018 ditetapkan berdasarkan survey dari dokter, tim management, Penasehat Klinik Az Zainiyah (KH. Hefniy Razaq), Kepala Pesantren PP. Nurul Jadid (KH. Abdul Hamid Wahid) dan beberapa masukan-masukan dari kotak saran. Neng I’ah juga menyampaikan bahwa kriteria peniliain klinik Az Zainiyah Award 2018 adalah tidak memiliki kasus di Klinik maupun di Pesantren, kedisiplinan, performance dan skill.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresisasi dari salah satu karyawan Klinik Az Zainiyah, Nuris Syarifatul Bahraini. Pemenang Structure Award tersebut berharap dengan adanya Klinik Az Zainiyah Award ini dapat membangkitkan semangat dalam meningkatkan kinerja dan kesadaran atas tanggung jawab sebabagai karyawan secara individu maupun kelompok. “Kepercayaan manajemen klinik dan pesantren harus dibalas dengan mengerjakan tugas kami (baca: karyawan) dengan efektif dan efesien. Sehingga apa menjadi cita-cita pesantren maupun dunia kesehatan dapat tercapai,” ujarnya.

Adapun Pemenang Klinik Az Zainiyah Award 2018 sebagaimana berikut:

  1. Paramedis Award: Ns. Syamsul Arifin, S.Kep
  2. Admin Award: Busairi
  3. Structure Award: Nuris Syarifatul Bahraini
  4. Wilayah Responsive: Wilayah Al Hasyimiyah

Penulis: Baihaki

Editor: Rahmat Hidayat

PMII UNUJA Gelar Talkshow Agraria

PMII UNUJA Gelar Talkshow Agraria

nuruljadid.net- Pengurus Komisariat dan Rayon PMII Se-UNUJA Dilantik pada tanggal 31 Januari 2019 di Auditorium Madrasah Aliyah Nurul Jadid. Pelantikan tersebut sekaligus memperingati hari lahir NU yang ke 93 dan talkshow Agraria.

Pembicara dalam Talkshow ini, Muhammad Al fayyadl (Intelektual Muda NU), Roy Murtadha (FNKSDA), Mudzakir (Ketua ASPEKPRO), Wahyu Eka Setyawan (WALHI Jatim) dan Haidar Adam (Dosen Fak. Hukum UNAIR Surabaya).

Dalam penjelasannya Roy Murtadha mengatakan, pembahasan Agraria tidak hanya menyangkut  petani saja, melainkan mencakupi seluruh ruang lingkup hidup manusia, tanah, air, tambang, garam, tanaman dan lain sebagainya.

Terjadinya konflik Agraria yang melanda derap langkah negeri ini dikarenakan pemerintah tidak taat kepada konstitusi. “Tidak ada Konflik kalau tidak ada kekerasan yang semua disebabkan oleh ketimpangan kekuasaan,” lanjut Intelektual muda NU, Muhammad Al fayyadl.

Beliau juga menyarankan kepada PMII UNUJA yang mondok atau santri, harus memperhatikan persoalan Agraria, karena almarhum KH. Nur Khotim pernah berdawuh, “Jeman sateyah santreh koduh ngarteh masalah tanah” (Red. zaman sekarang santri juga haru paham terhadap persoalan tanah), pungkasnya.

Penulis: Abdul Hannan

Editor: Badrus Sholeh

K. Muhammad Alfayyadl: di Masa Depan Agama Cenderung Disalahgunakan

K. Muhammad Alfayyadl: Di Masa Depan Agama Cenderung Disalahgunakan

nuruljadid.net – Direktur Lembaga Pendididkan Bahasa Asing (LPBA), K. Muhammad Alfayyadl, menyampaikan tausiah dalam Pelantikan Pengurus Aliansi Murid Madrasah Diniyah (AL MURADI) Asrama Sunan Bonang (N) dengan topik pembicaraan “Berilmu Agama di Era IT (Information Technology)” di Aula Diniyah, Kamis malam (31/01/2019).

Menurut beliau, tema ini penting karena yang akan dihadapi santri khususnya 10 atau 20 tahun kedepan tidak akan sama dengan zaman yang dulu pernah beliau hadapi. “Zaman yang kalian hadapi adalah suatu zaman, yang mana ilmu agama akan berubah menjadi ilmu duniawi, dimana orang yang belajar dan mengerti ilmu agama itu akan berburu duniawi serta mengabaikan agamanya,” dawuh beliau.

Intelektual muda NU ini juga berpendapat bahwa saat ini marak agama dijadikan tameng dalam melakukan kebatilan, terlebih lagi di masa depan. “Agama nantinya akan mudah diputar balikkan. Dipakai untuk kepentingan manusia yang tidak sesuai dengan agama. Kedepannya agama akan cenderung disalahgunakan untuk hal-hal yang justru bertentangan dengan agama,” ungkap beliau.

Terlebih lagi, urai beliau, adanya internet bukahlah produk terakhir para ilmuan. Saat ini menurutnya ilmuan barat sedang mengembangkan ilmu rekayasa syaraf. Hal ini akan berdampak pada kesadaran manusia yang bisa diatur secara mekanis.

“Jadi kedepan manusia akan di rekayasa seperti layaknya robot. Sekarang pendidikan sudah menciptakan robot-robot, maksudnya orang dicetak untuk berfikir sama karena orang sudah menguasai kesadaran otaknya orang lain,” sesal beliau.

Maka dari itu beliau mengajak kepada seluruh yang hadir agar siap menghadapi perubahan supaya tidak menyalahgunakan kemajuan yang ada. “Kalau kita tidak siap dengan perubahan-perubahan, kita kaget akan cenderung menyalahgunakan kemajuan yang ada, maka akibatnya akan sungguh-sungguh fatal. Kita kalau hanya seperti itu akan menjadi budak dari teknologi atau akan menjadi pelaku dalam arus kebatilan,” tutur beliau.

Selain itu di akhir tausiyahnya, beliau menjelaskan tentang tauhid yang berhubungan dengan IT bahwa ilmu tauhid adalah ilmu untuk memahami lebih mendalam tentang keesaan Allah SWT dengan meyakini secara mantap sepenuh iman. “Otomatis juga membawa kita meyakini memantapkan hati kita untuk meyakini kebenaran risalah nabi muhammad SAW,” pungkas beliau.

Penulis : Moch. Badrus Sholeh

Editor : Rahmat Hidayat

Tingkatkan Kualitas Jurusan Teknik Elektro, YTL Hibahkan Panel Inverter ke UNUJA

Tingkatkan Kualitas Jurusan Teknik Elektro, YTL Hibahkan Panel Inverter ke UNUJA

nuruljadid.net – Senin, (28/01/2019) menjadi pembuka awal tahun yang baik bagi UNUJA dan PT. YTL Jawa Timur, karena telah terlaksana agenda serah terima Hibah Panel Inverter dari perusahaan multinasional tersebut ke salah satu Universitas yang terbesar di wilayah Timur, khususnya dalam lingkup Pondok Pesantren.

Kegiatan serah terima alat ini sebagai komitmen bentuk kerjasama yang telah terbangun dalam beberapa tahun terakhir, yaitu sejak Jurusan Teknik Elektro masih dalam naungan STT Nurul Jadid, yg di akhir tahun 2017 telah merger menjadi Universitas Nurul Jadid (UNUJA).

Kerjasama yang saling menguntungkan telah terjalin dengan sangat baik. “UNUJA berkomitmen untuk membantu memberikan kontribusi teknologi dalam penyelesaian permasalahan yang ada di YTL ini.Tercatat kami telah mensupport dalam pembuatan aplikasi Patrol Check (Checksheet online based Android) dan pembuatan aplikasi CSR Monitoring”, Tutur Moh. Furqan M.Kom, Dekan Fakultas Teknik UNUJA.

Moh. Bachrudin, C&I Engineer YTL sekaligus Dosen LB di Prodi Teknik Elektro Unuja menyebutkan,” Tiap tahun pihak YTL memberikan kesempatan dan menerima mahasiswa yang mengajukan kerja praktek, kunjungan industri, dan skripsi. Selain itu, YTL sudah mensupport alih teknologi dalam pembangunan mikrohidro dan solar panel. Tahun 2016 tercatat juga YTL juga telah menghibahkan satu set panel PLC lengkap kepada STT Nurul Jadid dulu”.

Selain Dekan Fakultas Teknik, Hadir dalam acara serah terima hibah panel inverter tersebut yaitu Wakil Rektor IV UNUJA – KH. Faiz AHZ. M.Fil, Wakil Dekan FT – Moh. Jasri M.Kom, Kaprodi Teknik Elektro – Sulistiyanto ST. MT., dan Sekprodi TE – M. Syafii M.Kom. Sedangkan dari Pihak YTL selain Moh. Bachrudin, hadir pula Section Head Engineering Electrical & Auxiliary – Bapak Ihwan Saleh ST. dan Bpk. Safrudin ST. – Engineer sekaligus dosen LB Unuja juga.

 

Penulis : Dosen Teknik Elektro UNUJA

Festival Al-Banjari se-Jawa Timur Tahun 2019

Formulir Pendaftaran dan Buku Panduan Peserta Festival Al-Banjari se-Jawa Timur 2019

Festival Hadrah Al-Banjari (FESBAN) se-Jawa Timur merupakan kegiatan tahunan pesantren yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 2018. Kepanitiaan Fesban ini berada dibawah koordinasi Panitia Bulan Lomba Haul Pendiri dan Harlah PP. Nurul Jadid.

Pada tahun ini, Panitia Bulan Lomba Haul Pendiri dan Harlah ke 70 tahun PP. Nurul Jadid kembali mengadakan Festival Hadrah Al-Banjari (FESBAN) se-Jawa Timur kategori umum Putra yang bertujuan untuk menyemarakkan serta memperingati Haul Pendiri dan Harlah ke 70 tahun PP. Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Ahad, 24 Maret 2019 di Halaman Universitas Nurul Jadid (UNUJA) dengan maksimal peserta sebanyak 60 group.

Berikut adalah beberapa kelengkapan administrasi bagi peserta meliputi; Formulir Pendaftaran Peserta, Buku Panduan dan Makro’ Qosidah Tawassul Karangan Alm. KH. Moh. Abd. Mun’im. Silahkan klik download melalui link dibawah ini:

  1. Formulir Pendaftaran Peserta (dalam bentuk .doc) DOWNLOAD DISINI
  2. Buku Panduan Peserta (dalam bentuk .pdf) DOWNLOAD DISINI
  3. Makro’ Qosidah Tawassul ‘Alan Nabi (dalam bentuk .pdf) DOWNLOAD DISINI
  4. Qosidah Tawassul ‘Alan Nabi (dalam bentuk .mp3) DOWNLOAD DISINI
Maksimalkan Pembinaan Wali Asuh Melalui Pelatihan Kecakapan Wali Asuh

Maksimalkan Pembinaan Wali Asuh Melalui Pelatihan kecapan Wali Asuh

nuruljadid.net – Biro Kepesantrenan, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, mengadakan pelatihan kewaliasuhan di Auditorium SMP Nurul Jadid Kamis, (31/01/19) dalam rangka mengelolah kecakapan emosi wali asuh.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh wali asuh pusat Pondok Pesantren Nurul Jadid dan penyaji Fatchul Munir, Dosen Psikologi Universitas Surabaya.

Bapak Fathol Lathif, Kepala Bidang Penataan Wilayah Biro Kepesantrenan PP. Nurul Jadid mengatakan pelatihan ini merupakan rangkaian pelatihan ke tiga yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kewaliasuhan kepada para santri.

“pelatihan pertama dan kedua itu dilaksanakan pada hari Sabtu kemarin yakni, pelatihan Ruhul Jihad,” ungkapnya.

Lanjut beliau, menurutnya setelah mengikuti pelatihan tersebut segenap wali asuh bisa mengamalkan materi – materi yang telah disampaikan oleh para penyaji dari tiga pelatihan yang telah dilaksanakan.

“semoga mereka (wali asuh, red) bisa lebih gigih lagi dalam membimbing dan membina anak asuhnya,” pungkasnya.

Menurut, Moh. Rofik Udin Zuhri, salah – satu wali asuh wilayah Sunan Bonang (N). Pelatihan – pelatihan yang telah dilaksanakan oleh Biro Kepesantrenan sesuai dengan realita yang dialami oleh anak asuhnya.

“dan saya harap setelah pelatihan ini tetap ada tetap ada follow up atau arahan dari Biro Kepesantrenan kepada kami para wali asuh,” tuturnya.

Penulis: Ahmad Salim

Editor: Jawahir

Festival Al-Banjari se-Jawa Timur Tahun 2019

Festival Al-Banjari se-Jawa Timur Tahun 2019

FESTIVAL AL-BANJARI Se-JAWA TIMUR TAHUN 2019

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HAUL DAN HARLAH KE-70

PONDOK PESANTREN NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO

 

Peringatan Haul dan Harlah merupakan salah satu kegiatan rutin setiap tahun diadakan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, tak ubahnya pesantren lain juga setiap tahun diadakan Peringatan Haul dalam rangka untuk mengenang jasa para Pendiri serta Almarhumin PP. Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Di Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam tradisinya, pelaksanaan Haul selalu bersamaan dengan hari ulang tahun (HARLAH) yang setiap tahunnya rutin diadakan, dengan tujuan untuk mensyukuri eksisnya Pondok Pesantren.

Dalam memupuk semangat fastabiqu al-khairat serta menjaga silaturahim antar Wilayah/Banom, Madrasah/Sekolah dan Pondok Pesantren lain even perlombaan merupakan salah satu cara dan rangkaian yang setiap tahun dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam menyambut Haul dan Harlah. Dalam menyemarakkan, memeriahkan dan membumingkan Peringatan Haul dan Harlah Ke-70 maka, Panitia Pelaksana Bulan Lomba bersama Bidang Koordinasi Olahraga Santri (BKOS) PP. Nurul Jadid mengadakan Festival Al-Banjari se-Jawa Timur tahun 2019 tingkat umum Putera.

 

JADWAL PELAKSANAAN FESTIVAL AL-BANJARI Se-JAWA TIMUR TAHUN 2019

NO NAMA AGENDA PELAKSANAAN TEMPAT KETERANGAN
1 Pendaftaran Peserta 01 Februari s/d 14 Maret 2019 www.nuruljadid.net Pendaftaran akan ditutup apabila Kuota peserta telah mencapai 60 Group
2 Tehnical Meeting 17 Maret 2019 Aula Mini Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Diikuti oleh perwakilan dari masing-masing group hadrah yang telah melengkapi persyaratan
3 Opening Ceremony 24 Maret 2019 Halaman Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Sebagai bentuk penyambutan dan ceremonial kegiatan
4 Pelaksanaan Festival Hadrah Al-Banjari 24 Maret 2019 Halaman Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Penampilan masin-masing group sesuai nomor urut penampilan
5 Closing Ceremony 24 Maret 2019 Halaman Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Penobatan Juara dan Closing Ceremony pasca pelaksanaan lomba

Untuk mengetahui lebih detail tentang jadwal pelaksanaan Festival Al-Banjari se-Jawa Timur, aktifkan rotasi layar HandPhone anda lalu putar (mode landscape)

 

SILAHKAN DOWNLOAD PAMFLET LOMBA DAN ALUR PENDAFTARAN PESERTA DISINI

H. Hambali; Upgrading Skill guna Menghadapi Era Perekonomian Masyarakat Sekarang

H. Hambali; Upgrading Skill guna Menghadapi Era Perekonomian Masyarakat Sekarang

nuruljadid.net – Humas Universitas Nurul Jadid (UNUJA) mengadakan kegiatan penutupan pelatihan Upgrading Skill di Aula Mini, Rabu (30/01/19) yang diikuti peserta prakerin siswi SMK Bustanul Ulum Bulu Gading, Jember.

Hadir pula dalam acara, H. Hambali, Wakil Rektor satu, Alfi Syukrin, Staff Humas & Kerjasama dan Segenap Civitas Akademika Unuja.

Hambali, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini agar peserta prakerin yang di UNUJA mempunyai banyak skill, karena skill merupakan salah – satu hal yang memudahkan seseorang untuk masuk ke perguruan tinggi.

“terkadang ketika sudah lulus justru tidak bisa hidup dengan profesi yang sudah ditekuni, tapi malah hidup dengan keahlian yang diluar akademik itu seperti kemampuan yang anda miliki,” ungkapnya dalam sambutan.

Ia menambahkan, Upgrading Skill itu untuk melatih keterampilan para peserta prakerin untuk menghadapi era perekonomian masyarakat sekarang. Karena ketika seseorang sudah bisa menemukan skillnya, disitulah ia harus mempunyai keberanian untuk tetap mengasah dan meneguhkannya.

“Insyaallah, jika itu bisa kalian lakukan maka kalian akan menjadi orang yang sering dicari orang lain. Orang kalau ingin dicari orang maka harus mempunyai keterampilan yang sedikit tapi ahli,” pungkasnya.

Selain itu, Alfi Syukrin, Staff Humas & Kerjasama UNUJA berharap kepada peserta setelah mengikuti kegiatan, agar skill – skill yang dimiliki supaya dikembangkan.

“Setelah lulus dari SMK nanti, yang mau melanjutkan kuliah silahkan kuliah, dan yang mau langsung terjun kerja silahkan, yang penting tetaplah gali potensi kalian,” tuturnya.

Kemudian di akhir Acara dilanjut dengan pemberian piagam penghargaan kepada peserta terbaik yakni, Qurrota A’yun, dan empat peserta teraktif saudari Amanda Fitriani, Ayu Kumala Sari, Khoirotul Bariyah, dan Vina Helmania Anggraini

Penulis : Badrus

Editor : Jawahir

Resmi BEM dan DPM Dilantik Secara Serentak

Resmi BEM dan DPM Dilantik Secara Serentak

nuruljadid.net- Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) se-Universitas Nurul Jadid (UNUJA) dilantik hari ini (30/1/2019) di auditorium UNUJA.  Mereka dilantik oleh  Wakil Rektor I Universitas Nurul Jadid, Dr. H. Hambali.

Dalam sambutannya Bapak Hambali  mengatakan bahwa para pengurus BEM dan DPM  merupakan salah satu cara untuk menjadikan kampus yang beradab dan menebar kebermanfaatan. “Ini termasuk langkah dan upaya untuk menghantarkan kampus yang berkeadaban,” ujar Hambali.

“Selamat kepada pengurus yang telah dilantik, mudah-mudahan amanah,” harapnya.

Pelantikan  tersebut termasuk dalam rangkaian kegiatan  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahasiswa Universitas Nurul Jadid. “acara ini termasuk dalam rangkaian kegiatan KPUM selaku  yang menyelenggarakan pemilu mahasiswa,” Kata Izzat Abdi, Ketua KPU Mahasiswa.

Pria yang akrab disapa Izzat itu berharap pelantikan para pengurus mampu menjadi wakil dari mahasiswa UNUJA. “Selaku penyelenggara berharap teman-teman BEM dan DPM mampu mewakili mahasiswa unuja, baik dari eksekutif maupun legislatif, ” jelasnya.

Kegiatan resepsi pelantikan pengurus BEM dan DPM ini sekaligus diisi dengan Talk Show yang menghadirka  Pimred Times Indonesia Yatimul Ainun sebagai narasumber sekaligus  peraih anugerah Jurnalistik ICCTF kementerian PPN 2018 Bagus Supriadi. Tema yang diangkat dalam kegiatan kali ini adalah “Optimalisasi Peran Ormawa sebagai pioner prestasi bangsa” yang dimoderatori oleh Mohammad Bahrul Ulum.

Penulis : Abd. Hannan

Editor : Badrus Sholeh

SMPNJ Kemah Pramuka di Pantai Duta

SMPNJ Kemah Pramuka di Pantai Duta

nuruljadid.net – Sekolah Menengah Pertama Nurul Jadid (SMPNJ) mengadakan kegiatan perkemahan pramuka di Pantai Duta Randu Tatah, Paiton, Probolinggo, Selasa (29/01/2019).

Dalam kegiatan yang diikuti oleh kelas VII ini, Didik P. Wicaksono selaku Kepala Sekolah SMP Nurul Jadid mengatakan bahwa kegiatan perkemahan pramuka ini bertujuan memperkuat pemahaman nilai–nilai perjuangan, kepahlawanan dan jiwa kepatriotan, serta keagamaan para peserta didik SMP Nurul Jadid.

“Dalam kegiatan ini siswa terjun langsung kelapangan. Mereka akan bertemu dengan hal–hal yang bisa memperkuat pemahaman tentang trilogi dan panca kesadaran santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. Tentu dengan menjaga nilai-nilai kepesantren,” tegasnya saat ditemui di tempat kegiatan.

Ia menambahkan, pasca kegiatan tersebut, peserta didik SMP Nurul Jadid harus mampu mengamalkan semua materi kegiatan perkemahan pramuka, minimal dalam mempraktekkan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecalakaan) dan mengelola dapur umum dalam hal memasak yang berskala besar.

Ketua Pelaksana, Muhammad Ridwan mengatakan, kedepannya kegiatan itu akan menjadi kegiatan tahunan. Siswa yang saat ini mengikuti kegiatan tersebut prospeknya yang akan menjadi pembimbing untuk perkemahan pramuka selanjutnya.

“Semoga bisa berdampak positif kepada kedisiplinan sekolah sehingga mereka bisa mempunyai jiwa jiwa pramuka”ungkapnya

Penulis : Ahmad

Editor : Rahmad Hidayat

Biro Pendidikan Terapkan E-Voting pada pemilihan ketua FKO

Biro Pendidikan Terapkan E-Voting Pada Pemilihan Ketua FKO

nuruljadid.net – Peremajaan dalam sebuah organiasasi merupakan sebuah hal yang harus dilakukan sebab dengan diadakannya peremajaan, maka bertambah dewasa dan bermunculan bibit-bibit kader dalam organisasi tersebut. Hal itu dipaparkan oleh Rahman, Ketua FKO (Forum Komunikasi OSIS) Nurul Jadid masa bakti 2018-2019 kepada wartawan nuruljadid.net.

Dengan berakhirnya masa jabatan kepengurusan FKO periode sebelumnya, Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan pemilihan ketua FKO putra dan putri masa bakti 2019-2020 berbasis Electronic-Voting (E-Voting) di Aula Mini Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Jum’at (25/01/2019).

Hidayaturrahman, selaku ketua FKO Demisioner menyampaikan bahwa, pelaksanaan E-Voting ini untuk mempermudah panitia dalam penghitungan suara yang secara otomatis terhitung di server.

Mujiburrohman, selaku pembina FKO menuturkan bahwa kegiatan pemilihan umum berbasis IT ini diadakan untuk efisiensi biaya. “Pemilihan sebelumnya kita masih menggunakan kertas, dan pastinya membutuhkan biaya lebih,” tuturnya.

“Pemilihan kali ini, kita mencoba menggunakan E-Voting untuk menghemat biaya, dan insyaallah untuk tahun depan juga menggunakan E-Voting,” tambah Mujib, sapaan akrab pembina FKO.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB diikuti oleh perwakilan anggota OSIS tingkat SLTA.

Hasil pemilihan ketua FKO Putra, M. Rifqi Hamdani dan Ahmad Zaidan Salim memperoleh 23 suara 38 %, Fathul Irfan dan Muhammad Firly memperoleh 25 suara 42 %, dan Agung Syaiful Bahri dan M. Nur Hafidz memperoleh 12 suara 20 %.

Selanjutnya, ketua FKO Putri, Nur Laili Aprilia Wardani memperoleh 30 suara 21 %, Aisyah Adi Inastuti memperoleh 29 suara 20 %, dan Dyna Tauhidah memperoleh 84 suara 59 %

Penulis: Sony Hakim

Editor: Jawahir

Adakan Tartil Tajwid, Ppiq Undang Imam Besar Masjid Jabal Arofah, Nagoya, Batam

Adakan Tartil Tajwid, PPIQ Undang Imam Besar Masjid Jabal Arofah, Nagoya, Batam

nuruljadid.net – Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (PPIQ), Pondok Pesantren Nurul Jadid, mengadakan Diklat Tartil bersama KH. Zainuddin Adnan, Imam besar Masjid Jabal Arofah, Nagoya, Batam yang bertempat di Auditorium Universitas Nurul Jadid, Jum’at (25/01/19).

Mu’tasim Billah, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim antara peserta didik PPIQ dengan KH. Zainuddin Adnan.

“Juga sebagai media pembelajaran, pengalaman dan ilmu untuk peserta didik PPIQ,” ungkapnya dalam sambutan.

Selain itu, H. Rusdi Aziz, Direktur PPIQ menyampaikan bahwa, kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang pertama kali diadakan oleh PPIQ untuk memberikan stimulus kepada peserta didik agar lebih cinta pada Al-Qur’an.

“Karena Al-Qur’an sebagai pembimbingnya serta untuk memberikan pelatihan kepada peserta dalam pembacaan Al-Qur’an dengan menggunakan lagu-lagu qiro’ah,” katanya.

“Harapan dari kegiatan ini, semoga kedepannya bisa dikembangkan sehingga menjadi qori’ yang handal,” tambahnya

Hadir pula dalam acara ini segenap pengurus PPIQ, dan 350 peserta didik putra-putri PPIQ.

Penulis: Badrus Sholeh

Editor: Jawahir

Siswa SMK Nurul Jadid Menorehkan Prestasi Tingkat Asia Tenggara

Siswa SMK Nurul Jadid Menorehkan Prestasi Tingkat Asia Tenggara

Nuruljadid.net – Siswa SMK Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, meraih juara 2 pada ajang SEA Creative Camp ke-3 2018 yang diselenggarakan oleh South Asean Minister Education Organization (SEAMEO).

Dalam hal ini bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Kejuruan dan Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia.

SEA Creative Camp ke-3 yang dilaksanakan dari bulan September 2018 – Januari 2019 ini, mengusung tema “Karir Masa Depan untuk Kaum Muda: Integrasi dengan Kewirausahaan”. Selama pelaksanaan, para peserta diberi pelatihan melalui platform online Webex.

Rahmad Hidayatullah, selaku guru pembimbing tim lomba menyampaikan bahwa, pelatihan melalui telekonferensi dilakukan siang malam dalam kurun waktu satu bulan penuh. “pelaksanaan telekonferensi itu tidak hanya siang saja, tapi juga malam. Karena kegiatan ini se-Asia Tenggara, jadi bisa mungkin di sana sore di sini malam, apalagi pusatnya bertempat di Bangkok,” katanya saat ditemui di sekolah.

“Setelah itu, kita dikasik penyelesaian akhir dengan membuat game 3D yang beredukasi melalui teknologi Virtual Reality, dengan tema bersih-bersih sampah di pulau,” imbuhnya.

Para tim pembuat game yang beredukasi terdiri dari satu orang guru sebagai pembimbing, dan tiga siswa diantaranya adalah Rusydi Hafidz Alinata jurusan (MM), Mochammad Arifandy Furaihan jurusan (RPL), Aditiya Muhammad Luqman Abdurrahman Wahid jurusan (TKJ).

Agus Fanani, selaku Humas SMK Nurul Jadid, sangat terkejut para siswanya meraih juara 2 tingkat Asia Tenggara. “ini benar-benar surprise buat kita. Karena sebelumnya meraih juara hanya tingkat Kabupaten, dan Provinsi. Terus terang baru kali ini, kita sampai tingkat Asia Tenggara apalagi yang mengikuti bukan hanya SMK, tapi juga SMA dan Perguruan Tinggi,”tuturnya.

Dengan begitu, Agus nama panggilannya, berharapa agar kedepannya bisa mengikuti semua lomba, dan bisa mempertahankan prestasinya, serta sebagai motivasi kepada siswa yang lain.

Penulis : Jawahir