Harlah ke-77 PP Nurul Jadid Hadirkan Bazar Batik Cantik Berkonsep Minim Plastik di Bazar Putri

berita.nuruljadid.net- Dalam rangka memperingati Haul dan Hari Lahir (Harlah) ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid, panitia Harlah menggelar Bazar Batik Cantik yang berlangsung di Bazar Putri sejak Jumat, 16 Januari hingga Minggu, 19 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan yang tidak hanya memeriahkan perayaan Harlah, tetapi juga mengusung edukasi kepedulian lingkungan di lingkungan pesantren.

Bazar Batik Cantik terbuka bagi seluruh pengunjung bazar putri, baik santri maupun non-santri. Bazar ini secara khusus mengusung konsep minim plastik sekali pakai sebagai bentuk komitmen Pondok Pesantren Nurul Jadid dalam mendorong gaya hidup ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ketentuan bazar, setiap peserta diwajibkan membawa tas belanja sendiri. Pengunjung juga dibekali blanko stempel yang dapat diminta di Stan PULH sebagai stan pertama di pintu masuk bazar. Blanko tersebut menjadi media edukasi sekaligus kontrol pelaksanaan bazar ramah lingkungan.

Pengunjung yang membawa wadah makan atau minum sendiri dan melakukan pembelian jajanan menggunakan wadah tersebut berhak mendapatkan stempel setiap transaksi. Selain itu, pengunjung yang menyerahkan sampah recycle atau sampah yang dapat didaur ulang juga memperoleh stempel tambahan. Seluruh proses penukaran stempel dilakukan di Stan PULH dengan pendampingan petugas. Stempel yang terkumpul kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

Putriana selaku Koordinator Kebersihan dan Lingkungan Hidup (KLH) Wilayah Al Hasyimiyah menyampaikan bahwa pelaksanaan bazar dalam rangka Harlah Pondok Pesantren Nurul Jadid sejatinya telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Namun, pada peringatan Harlah ke-77 ini, bazar tersebut secara resmi mengusung nama “Batik Cantik” sebagai identitas baru.

Menurutnya, penamaan Batik Cantik diusungkan sebagai bentuk syiar ekologis di lingkungan pesantren. Melalui kebijakan membawa tas belanja sendiri, penggunaan wadah pakai ulang, serta pengelolaan sampah recycle, bazar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran santri untuk lebih menjaga lingkungan dan peduli terhadap kondisi sekitar.

“Bazar ini sebenarnya sudah berjalan sejak tiga tahun terakhir. Namun, nama Batik Cantik baru kami usung tahun ini sebagai upaya menguatkan pesan ekologi kepada santri, agar terbiasa menjaga lingkungan mulai dari aktivitas sederhana sehari-hari,” ujar Putriana.

Melalui pelaksanaan Bazar Batik Cantik, Harlah ke-77 Pondok Pesantren Nurul Jadid tidak hanya menjadi momentum perayaan usia, tetapi juga menjadi langkah nyata pesantren dalam mengintegrasikan nilai tradisi, kemandirian, dan kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari santri putri.

Pewarta : Farhah Robbaniyah Izzah Dzikri

Editor : Maria Al Faradela

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *