Santri Baru Diperkenalkan Budaya Disiplin melalui Tata Tertib Pesantren

www.nuruljadid.net– Orientasi Santri Baru (OSABAR) 2026 Pondok Pesantren Nurul Jadid terus membekali santri baru dengan berbagai materi sebagai bekal menjalani kehidupan di pesantren. Pada Ahad (12/7/2026), bertempat di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid, peserta OSABAR mengikuti materi Peraturan (Tata Tertib) Pesantren yang disampaikan oleh Ustazah Siti Maknunah, selaku Wakil Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban.

Materi ini menjadi salah satu sesi penting dalam rangkaian OSABAR karena memberikan pemahaman kepada santri baru mengenai aturan, budaya disiplin, serta tanggung jawab yang harus dijalankan selama menjadi bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Jadid. OSABAR sendiri memang dirancang sebagai proses pengenalan nilai, tradisi, dan kehidupan pesantren sebelum santri mengikuti aktivitas belajar secara penuh.

Dalam pemaparannya, Ustazah Siti Maknunah menjelaskan bahwa tata tertib pesantren bukan sekadar kumpulan aturan yang harus ditaati, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang bertujuan membentuk santri menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah.

“Tata tertib bukan untuk membatasi kebebasan santri, tetapi menjadi pedoman agar kehidupan di pesantren berjalan tertib, aman, dan penuh keberkahan. Kedisiplinan yang dibiasakan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan kalian,” dawuh Ustazah Siti Maknunah.

Beliau juga mengingatkan bahwa setiap aturan yang diterapkan di pesantren memiliki nilai pendidikan. Mulai dari kedisiplinan waktu, menjaga kebersihan, menaati jadwal kegiatan, hingga menghormati pengurus, guru, dan sesama santri merupakan bagian dari pembiasaan yang akan membentuk karakter santri selama menuntut ilmu.

Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk memahami berbagai ketentuan yang berlaku di lingkungan pesantren sekaligus berdiskusi mengenai pentingnya menaati tata tertib sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Menurut Ustazah Siti Maknunah, kepatuhan terhadap aturan bukan hanya mencerminkan kedisiplinan individu, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para masyayikh yang telah membangun tradisi pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid.

“Santri yang baik bukanlah mereka yang taat hanya ketika diawasi, tetapi mereka yang tetap menjaga aturan karena sadar bahwa disiplin adalah bagian dari ibadah dan akhlak seorang penuntut ilmu,” tegas beliau.

Melalui materi ini, diharapkan seluruh peserta OSABAR mampu memahami bahwa tata tertib bukanlah beban, melainkan pedoman dalam menjalani kehidupan pesantren secara tertib, harmonis, dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, para santri baru dapat beradaptasi lebih baik serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan siap menjaga nama baik Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Pewarta: Maria Al Faradela
Editor   : Ponirin Mika

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *