Menjelang HUT RI ke 73, Paskibraka NJ dilatih Mental dan Fisik

Nuruljadid.net – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Republik Indonesia, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, terus melakukan latihan rutin pagi dan sore di halaman kampus Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Senin (13/08/18).

Paskibraka merupakan wujud bela negara, sehingga dapat menumbuh kembangkan semangat dan jiwa Nasionalisme santri.

Anggota Paskibraka adalah siswa siswi tingkat SLTA yang memiliki bakat dan kemauan serta lolos seleksi sebagai tim pengebar bendera.

Proses seleksi dan Latihan Paskibra dilakukan dan dibina langsung oleh Babun Sugianto Sersan Kepala (Serka) Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD yang berada di bawah naungan Komando Rayon Militer (Koramil), bagian dari Komando Distrik Militer (Kodim) dan Komando Resort Militer (Korem), yang menginduk pada Komando Daerah Militer (Kodam).

Serka Babun mengatakan, latihan ini sudah berlangsung empat hari, tapi masih banyak kekurangan khususnya yang di putra.

“Putra agak berkurang dibanding dengan yang putri. Karena sering gonta ganti orangnya. Sudah dilatih, ganti lagi orangnya. Beda dengan yang putri, latihan dua hari sudah lumayan,” kata Babun, saat ditemui di lapangan.

Selain mengajari baris berbaris, beliau juga mempersiapkan mental dan fisik mereka agar siap secara totalitas nantinya.

“Pelatihan yang mereka jalani setiap hari, sudah terlihat banyak perubahan setelah mengikuti pelatihan ini. Para Paskibra terlihat lebih disiplin lagi, ” tambah Babun.

Selain itu, Babun juga berharap dalam kegiatan peringatan kemerdekaan bukan hanya dari tingkat SLTA. Tapi dari kalangan mahasiswa (Pramuka) juga ikut mendampingi mereka latihan.

“Mereka butuh pendampingan dari seniornya maupun Pembina Pramuka NJ. Tapi begitu ada paskibraka, ada peringatan yang kita rayakan mereka tidak ada. Jadi saya berharap mereka ikut andil, duduk bersama sekaligus mendampingi adik-adiknya latihan,” harapnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =