Awali Perdana Kerja, Gus Imdad Tekankan Tajdidun Niat dan Disiplin dalam Mengabdi
www.nuruljadid.net – Mengawali geliat aktivitas pendidikan pasca-libur panjang, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, menggelar apel perdana yang diikuti oleh pengurus pesantren yang terdiri dari satuan-satuan kerja, dosen, guru, serta karyawan pada Rabu (01/04/2026).
Pada acara apel tersebut, bertindak sebagai pembawa acara Miftahul Huda, pimpinan peleton Mujiburrahman, petugas pembaca Trilogi dan Panca Kesadaran Santri Nurul Iman, serta petugas doa Adiyatno Hidayat.
Pada kesempatan tersebut, Gus Moh. Imdad Robbani (Gus Ama’) sebagai pembina apel menekankan pentingnya tajdidun niat (pembaruan niat) dan kedisiplinan total bagi seluruh elemen pesantren. Di hadapan jajaran pengurus, dosen, guru, serta karyawan, Gus Imdad menegaskan bahwa pengabdian di pesantren harus didasari pada nilai ibadah, bukan sekadar rutinitas profesional.
“Pastikan kembalinya kita ke pesantren murni untuk berkhidmat dan ibadah. Buang sisa-sisa euforia liburan dan fokus penuh pada tanggung jawab. Pekerjaan kita harus berorientasi jangka panjang sebagai bekal di akhirat nanti,” tegas beliau dalam amanatnya.
Gus Imdad juga meminta agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) segera berjalan efektif sejak jam pertama. Beliau memberikan peringatan keras agar tidak ada kelas yang kosong atau guru yang terjebak dalam obrolan liburan berkepanjangan di lingkungan pendidikan.
Poin-poin utama amanah yang disampaikan beliau meliputi: Uswah Hasanah: Seluruh staf dan pendidik wajib menjadi teladan dalam ketepatan waktu hadir di masjid, kelas, dan kantor. Akselerasi Program: Setiap divisi diminta segera berkoordinasi untuk mengejar target program kerja yang tertunda. Kedisiplinan Santri: Pengurus diminta bersikap tegas namun tetap edukatif dalam memulihkan ritme disiplin santri setelah masa libur.
Selain itu, Gus Imdad memerintahkan adanya audit kebersihan di asrama dan ruang kelas demi menjamin kenyamanan proses belajar.
“Hal yang terkadang tidak kita perhatikan adalah soal kebersihan. Saya berharap agar kebersihan lingkungan pesantren, sekolah perlu diperhatikan,” tegasnya.
Pewarta : Ponirin Mika




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!