KH Moh Zuhri Zaini: Orang yang Berakal Mampu Memahami Rahasia Tuhan di Balik Keberagaman Manusia
www.nuruljadid.net— Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH. Moh. Zuhri Zaini, menegaskan bahwa keberagaman yang ada di dunia merupakan salah satu bukti nyata dari keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Hal tersebut disampaikan beliau saat mengisi pengajian rutin Kitab Tafsir Jalalain di hadapan para santri di Masjid Jami’ Nurul Jadid (08/06/26).
Kiai Zuhri menjelaskan bahwa Allah SWT sengaja menciptakan langit, bumi, serta menciptakan manusia dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Perbedaan ini mencakup bahasa yang bermacam-macam serta warna kulit yang beraneka ragam di seluruh penjuru dunia.
Beliau menguraikan bahwa variasi bahasa tersebut sangat luas, mulai dari bahasa Arab hingga bahasa ‘Ajami atau bahasa non-Arab. Keberagaman ini juga terlihat jelas pada fisik manusia, seperti perbedaan warna kulit yang membentang dari putih, hitam, hingga warna kulit lainnya.
“Padahal kita semua adalah anak cucu dari satu bapak dan satu ibu yang sama, yaitu Nabi Adam AS dan Siti Hawa,” ujarnya.
Menurut Kiai Zuhri, fenomena perbedaan di tengah asal-usul yang tunggal ini seharusnya menjadi bahan renungan yang mendalam bagi umat manusia. Sesungguhnya, seluruh perbedaan fisik dan bahasa tersebut mengandung tanda-tanda atau petunjuk besar mengenai kemahakuasaan Allah SWT.
Namun, beliau memberikan catatan penting bahwa tidak semua manusia mampu menangkap pesan tersirat di balik keberagaman tersebut. Isyarat dan tanda-tanda kebesaran Ilahi ini hanya dapat ditangkap dan dipahami secara utuh oleh orang-orang yang memiliki ilmu.
Lebih lanjut, Kiai Zuhri mengajak kita untuk tidak sekadar melihat perbedaan sebagai pembatas sosial, melainkan sebagai media untuk meningkatkan keimanan. Pengetahuan dan sains modern pun terus membuktikan keunikan genetika manusia yang selaras dengan pesan ayat tersebut.
Beliau juga menekankan pentingnya mengoptimalkan fungsi akal pikiran yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT. Menatap perbedaan dengan kacamata iman akan melahirkan rasa kagum yang mendalam terhadap cara Tuhan mengatur alam semesta.
“Orang yang menggunakan akal akan memahami rahasia-rahasia Tuhan dengan cara merenung,” tegas KH. Moh. Zuhri Zaini di sela-sela pembacaan bait-bait tafsir.
Pewarta : Ponirin Mika



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!