Pos

Penyerahan kepemimpinan dari ketua FKO demisioner (paling kiri) kepada ketua FKO terpilih (paling kanan) dan disaksikan langsung oleh Pembina FKO, Bapak Mujiburrohman Bakri (tengah)

Estafet Pengabdian Diwariskan kepada Pengurus FKO Nurul Jadid Terlantik

nuruljadid.net – Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid melantik pengurus Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) dan Forum Komunikasi OSIS (FKO) Nurul Jadid periode 2020/2021 minggu lalu (18/02/2020). Pembacaan SK oleh Pembina FKO dan MPO baru yang awal dijabat Bapak Mujiburrohman saat ini digantikan oleh Saudara Hidayatur Rahman selaku alumni pengurus FKO dan salah satu pengurus di Biro Pendidikan.

Pelantikan berlangsung di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid yang dihadiri oleh Kepala Biro Pendidikan, Dr. H. Moh. Mahfudz Faqih, M.Si. ; Kepala Bagian Organisasi Santri (Orsat) dan Organisasi Daerah (Orda) BPPM, Saudara Mohammad Nurthoriq, LC; Duta Muda ASEAN Indonesia 2019, Mohammad Iqbal Darmawan; pimpinan Lembaga Pendidikan dan perwakilan OSIS se Kota/Kabupaten Probolinggo. Terdapat kurang lebih 50 pengurus MPO Putra-Putri dan 80 pengurus FKO Putra-Putri yang dilantik berdasarkan SK Kepala Biro Pendidikan nomor : NJ-H/SK/0022/A.VIII/02.2020.

Dalam sambutannya Kepala Biro Pendidikan menyampaikan bahwa FKO dan MPO harus senantiasa meningkatkan keterampilannya dalam berorganisasi dengan melakukan inovasi. “Saya berharap FKO dan MPO agar terus meningkatkan kompetensi diri dalam berorganisasi sehingga mampu melakukan terobosan atau inovasi yang dapat memberikan dampak dan manfaat besar kepada santri dan pesantren.” Ungkap kepala Biro Pendidikan, Dr. H. Moh. Mahfudz Faqih, M.Si.

Penyerahan kepemimpinan dari ketua FKO demisioner (paling kanan) kepada ketua FKO terpilih (paling kiri) dan disaksikan langsung oleh Pembina FKO, Bapak Mujiburrohman Bakri (tengah)

Penyerahan kepemimpinan dari ketua FKO demisioner (paling kanan) kepada ketua FKO terpilih (paling kiri) dan disaksikan langsung oleh Pembina FKO, Bapak Mujiburrohman Bakri (tengah)

FKO Nurul Jadid merupakan organisasi pelajar Nurul Jadid yang konsisten menyuarakan “Semangat Pengabdian” sebagai ikhtiar untuk mengembalikan semangat berbuat tanpa berharap penghargaan di kalangan santri yang kita luntur. Adapun Ketua organisasi siswa yang dilantik adalah Ahmad Zainul Khofi sebagai Ketua FKO Putra dari SMK Nurul Jadid, Citra Nova Ramadana sebagai Ketua FKO Putri dari SMA Nurul Jadid, sedangkan MPO Putra dipimpin oleh Alfiansyah dari SMA Nurul Jadid dan MPO Putri dipimpin oleh Ketua MPK Putri MA Nurul Jadid berdasarkan hasil pemilihan sebelumnya.

Harapannya ke depan pengurus MPO dan FKO terlantik dapat mengemban amanah dengan baik demi keberlangsungan estafet kepemimpinan organisasi. “Sebagai Pembina baru, saya berharap pelantikan ini menjadi awal baru untuk pengurus terlantik dalam mengemban amanah organisasi, semoga ke depan bisa lebih baik dan lebih bisa mengayomi OSIS/OSIM yang berada di bawah FKO,” ujar Hidayatur Rahman selaku Pembina.

Penulis : Mujiburrohman

Guru Pembelajar Nurul Jadid Berburu Ilmu

Guru Pembelajar Nurul Jadid Berburu Ilmu

nuruljadid.net – Sebanyak delapan Guru dan Tenaga Pendidik (GTK) Pondok Pesantren Nurul Jadid mengikuti “Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis IT” (08/02/2020) di Ruang Tengger, Kantor Bupati Probolinggo. Kegiatan One Day Workshop ini diselenggarakan atas kerjasama antara Universitas Islam Malang (UNISMA) dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo yang sudah berlangsung selama 2 tahun.

Pada opening ceremony dihadiri oleh Wakil Bupati, Bapak Drs. H. A. Timbul Prihanjoko yang didampingi oleh Warek I Bagian Akademik dan Kerjasama UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Hasan Busri, M.Pd. Bapak wabup memberikan sambutan sekaligus membuka acara workshop dengan resmi. Dalam sambutannya bapak wabup menyampaikan bahwa dengan penandatanganan MoU yang kali kedua ini diharapkan dapat mampu meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran di kelas dengan media pembelajaran berbasis IT di era kemajuan Teknologi dewasa ini untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Misi kita bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemajuan Teknologi Informasi untuk anak didik kita”, tutur Timbul dalam sambutannya.

Selain itu, lembaga pendidikan diharapkan tidak hanya fokus pada peningkatan kuantitas lulusan namun lebih memprioritaskan kualitas lulusan anak didik kita dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang dengan pembinaan dan pendampingan yang baik.

Tampak Bapak Mujiburrohman (paling kiri), Pengurus Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid saat foto bersama dengan panitia dan pemateri

Tampak Bapak Mujiburrohman (paling kiri), Pengurus Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid saat foto bersama dengan panitia dan pemateri

Kegiatan workshop yang disajikan oleh tiga pemateri ahli di bidang pendidikan dan media pembelajaran dari Tim Pengajar Universitas Islam Malang (UNISMA) yaitu Dr. Ari Ambarwati, M.Pd., Eko Suhartoyo, M.Pd., dan Dr. Suryasari Faradiba, M.Pd. ini diikuti oleh kurang lebih 150 peserta terbatas berasal dari berbagai lembaga pendidikan SMA/MA/SMK Negeri dan Swasta se Kabupaten Probolinggo berlangsung selama 3 jam menintikberatkan bagaimana guru atau tenaga pendidik mampu memanfaatkan kemajuan Teknologi termasuk Media Sosial untuk mengembangkan media pembelajaran di kelas sehingga peserta didik lebih mudah menyerap materi yang disampaikan. Setiap guru diminta membawa Laptop untuk langsung praktik dan mengerjakan tugas dalam workshop ini. Harapannya hasil dari workshop ini dapat didesiminasi oleh masing-masing guru peserta kepada guru sejawat di lembaga pendidikannya masing-masing agara dapat meningkatkan pelayanan pendidikan saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas.

Sebelum workshop berlangsung diawali dengan Penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNISMA dengan Pemerintah Daerah (PEMDA) kabupaten Probolinggo, PGRI Kabupaten Probolinggo diwakili bapak Purnomo, S.Pd., MM., LP. Maarif NU Kec. Kraksaan diwakili oleh Drs. H. Taufik, M.Pd.I dan 24 lembaga pendidikan MA/SMA/SMK se Kabupaten Probolinggo.

Pewarta : Mujiburrohman Bakri

Regenerasi Organisasi, FKO Nurul Jadid menggelar Pemilu

nuruljadid.net – Panitia Komisi Pemilihan Umum (KPU) Forum Komunikasi OSIS (FKO) Nurul Jadid di bawah Bidang Kelembagaan dan Peserta Didik Biro Pendidikan menggelar pemilihan ketua FKO masa bakti 2020-2021 dengan mengadopsi sistem seperti pemilihan umum (Pemilu), Jum’at (24/1). Kegiatan yang digelar di aula SMK Nurul Jadid tujuannya, untuk memberikan pendidikan demokrasi dan pengetahuan sejak dini tentang tata cara pemilu bagi para siswa dan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi itu sendiri.

Pemilu ini merupakan rangkaian kegiatan akhir organisasi untuk regenerasi kepengurusan yang sebelumnya digelar Sidang Paripurna untuk forum Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Tes Kelayakan (Fit and Proper Test) Bakal Calon Ketua FKO dari setiap lembaga pendidikan menengah atas yang juga dihadiri oleh perwakilan OSIS dan organisasi se Nurul Jadid.

Sebelum mencoblos, siswa perwakilan OSIS dari setiap lembaga mengikuti acara penyampaian visi-misi dan Debat Kandidat yang dipandu langsung oleh Panelis Bapak Mujiburrohman (Pembina) dan Fathul Irfan Arridho (Ketum Demisioner). Puluhan siswa nampak mengantre untuk melakukan pencoblosan di bilik Suara yang telah disediakan setelah memperoleh kertas suara dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Setelah mengisi absensi, para siswa mendapatkan kertas suara.

Setelah mencoblos, siswa melipat surat suara seperti semula. Selanjutnya, surat suara dimasukan ke kotak suara. Sebelum meninggalkan lokasi pemungutan suara, KPPS memberikan checklist di daftar hadir peserta agar tidak ada yang memilih lebih dari satu kali.

Panitia Pemilihan Ketua FKO saat menghitung suara

Panitia Pemilihan Ketua FKO saat menghitung suara

Ketua FKO Demisioner, Fathul Irfan Arridho, mengatakan pemilihan Ketua FKO layaknya Pemilu merupakan kegiatan rutin yang sudah digelar sejak awal berdirinya. Tujuannya memberikan pendidikan demokrasi dan mengenalkan siswa-siswi santri sejak dini tentang tahapan dalam Pemilu.

“Kegiatan pemilihan ketua FKO ini diawali penjaringan calon, seleksi, debat kandidat, pemaparan visi misi dan proses pemilihan”, kata Irfan.

Setelah itu, kata Irfan dilanjutkan dengan penghitungan suara oleh para petugas TPS disaksikan oleh saksi. Setelah surat suara dihitung, hasilnya dapat dilihat hari itu juga.

Sementara itu, Pembina FKO Nurul Jadid Mujiburrohman mengapresiasi pelaksanaan pemilihan ketua FKO Nurul Jadid. Melalui pemilihan ini maka perwakilan siswa akan terlibat dalam pesta demokrasi tingkat lintas sekolah/madrasah.

Mujib mengatakan kagum, ketika Ia mengetahui bahwa kegiatan ini dilaksanakan mendadak karena dikejar waktu namun bisa terlaksana dengan baik. Terlebih Mujib dibuat takjub ketika bertanya kepada para siswa, akan memilih yang satu sekolah atau beda sekolah? Kemudian mereka jawab yang terpenting visi misinya Pak. “Ini adalah refleksi demokrasi, mudah-mudahan adanya pemilihan seperti ini memberikan pemahaman kepada santri sejak dini”, pungkas Mujib.

Pelaksanaan Pemilu Putra pada pagi hari dengan perolehan suara Ahmad Zainul Khofi (SMK Nurul Jadid) 79% suara, M. Abdi Maulana Ilyas (SMA Nurul Jadid) 11% suara dan Muhammad Syafakhorrahman (MA Nurul Jadid) 10% suara, sehingga Ketua FKO terpilih berdasarkan vote adalah Ahmad Zainul Khofi dari SMK Nurul Jadid.

Sedang Pemilu putri dilaksanakan pada siang hari dengan perolehan suara, Nurul Fadilah (MAN 1 Probolinggo Putri) 33% suara, Citra Nova Ramadana (SMA Nurul Jadid) 36.5%, Jazilah Makkiyah (MAN 1 Probolinggo Putri) 30,5% dan Ketua FKO Terpilih diperoleh oleh Citra Nova Ramadana dari SMA Nurul Jadid dengan perolehan suara terbanyak 36,5%.

Penulis : Mujiburrohman Bakri

Galeri Foto: Serah Terima Jabatan Kepala SMP Nurul Jadid

Galeri Foto: Rapat Akhir Tahun Komisi V, Biro Pendidikan & Satuan Pendidikan

Dialog Millenial Menghadapi 2045

Dialog Millenial Menghadapi 2045

nuruljadid.net – Forum Komunikasi Osis (FKO) Biro Pendidikan, Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan kegiatan Dialog Millenial dengan mengangkat tema “Millenial Menghadapi Indonesia Emas 2045 untuk Pembangunan Berkelanjutan” di Aula MA Nurul Jadid pada Selasa (01/09/2019).

Kegiatan yang diikuti sedikitnya 900 santri putra dan putri PP. Nurul Jadid itu mengundang 3 narasumber seperti Wahyu Ilahi, Siswa SMP Nurul Jadid yang menjadi Duta Siswa Berprestasi Nasional 2019 dan Delegasi Indonesia untuk International Kid & Teen Festival. Kemudian, Shania Indira P, Finalis Parlemen Remaja DPR RI 2019 dan Duta Generasi Hijau Provinsi Jawa Timur 2019 dan Ahmad Fauzan, Duta Siswa Berprestasi Nasional 2019 dan Delegasi Indonesia untuk ASEAN Youth Forum.

Wahyu Ilahi (Baju Batik) saat menyampaikan materi dalam acara Dialog Millenial

Wahyu Ilahi (Baju Batik) saat menyampaikan materi dalam acara Dialog Millenial

Dalam Sambutan, Fathul Farhan Ketua FKO mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali para santri PP. Nurul Jadid akan konsep dan praktik menghadapi Indonesia emas pada tahun 2045 menuju pembangunan berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Mujiburrohman Bakri Pembina FKO mengungkapkan maksud diadakannya kegiatan tersebut untuk menumbuhkan jiwa santri sosial, inovatif, kreatif, produktif serta sadar akan pentingnya pendidikan menghadapi Indonesia emas 2045.

“Hal ini juga untuk mengapresiasi bakat dan minat santri dibidang sosial dan Pendidikan,” ungkapnya saat ditemui nuruljadid.net.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Galeri Foto: DIALOG MILENIAL “Forum Komunikasi Osis Nurul Jadid (FKO-NJ)”

Galeri Foto: Seminar Kewirausahaan “Santripreneur Menjawab Tantangan Ekonomi Global”

Kegiatan Training Of Trainer, Tingkatkan Kualitas Kebahasaan

nuruljadid.net – Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid Putri, bersama Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) mengadakan kegiatan Training Of Trainer (TOT). Dalam rangka meningkatkan kualitas kebahasaan, bertempat di Aula mini Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Rabu malam, (08/05/19).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Wakil Kepala Pesantren II Ny. Hanunah Nafi’iah, dan Wakil Biro Pendidikan Ny. Shofiyah Nur Chotim. Kemudian hadir juga Dewan suroh LPBA putri Ny. Ummi Haniah, dan Direktur LPBA K. Muhammad Al Fayyadl.

Dalam sambutanya, Direktur LPBA K. Muhammad Al Fayyadl, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas berbicara, dan menulis dalam berbahasa. “The purpose of this agenda is to improve your skill in writing as well speaking,” (Ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kita, baik secara tertulis maupun berbicara), tuturnya.

Untuk itu, keterampilan dalam menulis harus terus di tingkatkan lagi. Karena menulis harus terstruktur, berbeda dengan berbicara. “I hope it will give you something important, especially in training your writing skill. For speaking is spontaneous, while writing need to be reflected,” (saya harap ini akan memberi Anda sesuatu terutama, secara tertulis. Karena kalau berbicara bisa refleks, tetapi tulisan harus terstruktur), lanjut beliau.

Kegitan Training Of Trainer (TOT) akan berlangsung selama 3 hari berturut-turut. Dengan rangkaiaan kegiatan meliputi, Understanding Speaking (memahami berbicara), Grammar Analysis (analisis tata bahasa), and Practice (praktek).

Penulis : Jamilatunnisa’ (SJ)
Editor : Rizky H.T.

Teguhkan Jati Diri Santri dengan OSKAR

Teguhkan Jati Diri Santri dengan OSKAR

nuruljadid.net – Pasca melaksanakan shalat Isya’ berjamaah di Masijd Jami’ Nurul Jadid, sebagian santri putra Pondok Pesantren Nurul Jadid berduyun – duyun menuju Gedung Aula MA Nurul Jadid tetap dengan baju putih dan sarung yang mereka pakai.

Beranjaknya mereka ke gedung yang bertingkat tiga itu, tidak lain ialah untuk mengikuti kegiatan Orientasi Kelas Akhir (OSKAR) yang diadakan oleh Biro Pendidikan, Pondok Pesantren Nurul Jadidi.
KH. Mahfudz Faqih, Kepala Biro Pendidikan. Kegiatan OSKAR bertujuan untuk meneguhkan jati diri sebagai santri terutama terkait dengan nilai – nilai pesantren yang tertuang dalam trilogi dan panca kesadaran santri PP. Nurul Jadid.

Kegiatan yang diadakan setiap tahunnya ini, pada pembukaannya. Senin (08/04/2019) menghadirkan Pengasuh PP. Nurul Jadid, KH. Zuhri Zaini. “Mohon dicerna dengan baik apa saja yang akan disampaikan pengasuh nanti, sehingga kita bisa mengambil hikmat untuk menapaki kehidupan yang akan datang,”harap beliau.

Perlu diketahui, kegiatan OSKAR hanya teruntuk para siswa kelas akhir Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) baik yang berdomisili di PP. Nurul Jadid maupun yang tidak. Pada tahun ini OSKAR dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 09/04/2019 – 11/04/2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, kepala sekolah tiap – tiap lembaga yang ada dibawah naungan PP. Nurul Jadid beserta beberapa perwakilan para guru.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Sembari Lantik Ketua FKO, Biro Pendidikan Turut Gelar Talk Show

Sembari Lantik Ketua FKO, Biro Pendidikan Turut Gelar Talk Show

nuruljadid.net – Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid melantik ketua FKO putra dan putri periode 2019 – 2020 pada Jum’at (22/02/2019) sekaligus menggelar acara Talk Show dengan tema “Mengatasi galau dengan Cinta Untuk Meraih Cita – Cita” di Aula MA Nurul Jadid.

Talkshow ini mengundang 2 narasumber yakni, Lucky Ramadhan, Peraih beasiswa kongres mahasiswa dibidang Medis tahun 2016 di Belanda, dan Wirdatun Nafisah, Peraih Medali Perunggu dalam ajang International Youth Invention Award 2017.

“Lucky Ramadhan ini merupakan alumni MTs dan SMA Nurul Jadid dan Wirdatun Nafisah, alumni MA Nurul Jadid, kami memang sengaja mengundang pemateri dari alumni pesantren karena dengan ini kami ingin membuktikan kalau alumni pesantren itu mempunyai kesempatan yang sama dalam untuk meraih prestasi diluar negeri (baca; internasional),” tegas Mujiburrohman, Pembina FKO  dalam sambutan sebelum talk show berlangsung.

Ia menambahkan, tujuan dari diselenggarakannya talk show tersebut ialah untuk mengatasi kegalaun para santri khususnya anggota FKO. “jadi kami menghadirkan talk show ini juga sebagai penyulut semangat pengabdian santri kepada pesantren nurul jadid,”Imbuhnya.

Dalam sesi Pelantikan, Ketua FKO putra dan putri beserta devisi – devisinya yang dikukuhkan oleh Adi Azhari, pengurus senior FKO. Adapun ketua dan wakil ketua FKO putra ialah Fathul Irfan Arridho dan Muhammad Firly. Adapun ketua FKO putri ialah Dyna Tauhidah.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

“Membaca Mengenal Dunia, Menulis Untuk Dikenal dunia ”

Membaca Mengenal Dunia, Menulis Untuk Dikenal dunia

nuruljadid.net- Sebagai motivasi dan peningkatan semangat generasi muda, khususnya para santri, Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, mengadakan kegiatan Bedah Buku dan seminar Nasional. Kegiatan yang bertema “Membaca Mengenal Dunia, Menulis Untuk dikenal Dunia” akan ber tersebut diselenggarakan di Aula Universitas Nurul Jadid, selasa (11/12/2018).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh penulis buku berjudul Ubah Lelah Jadi Lilah, Dwi Suwiknyo. Hadir pula Kepala Biro Pendidikan Dr. H. Moh. Mahfudz Faqih, M. Si,  jajaran dewan guru, dan Santri PP. Nurul Jadid.

Sebelum menyampaikan materi bedah buku, terlebih dahulu Dwi Suwiknyo memberi motivasi dari pengalaman beliau penulisan buku yang diberi judul ubah lelah jadi lilah. Sebelum itu ia juga telah menerbitkan buku pertamanya dengan judul How to Manage My Money pada tahun 2006.

Suwiknyo menuturkan perkembangan zaman yang ditandai dengan pesatnya pertumbuhan teknologi, sikap generasi muda bangsa harus senantiasa terukur. Karena bagi Suwiknyo, teknologi hanyalah pelengkap.

 “Jangan pernah takut sama teknologi karena dia (Teknologi) itu hanyalah pelengkap, jangan pernah memusuhi teknologi. Jadi jangan takut,” Imbuh Penyaji.

Semua orang bisa menjadi penulis walau bukan dari bidangnya. Hanya dengan modal semangat dan berani berkarya.

“Kreativitas menjadi rutinitas yang menghasilkan karya, ilmu yang bermanfaat bagi orang lain akan menjadikan penambahan Gaiden kreativas,” Kata Dwi Suwiknyo.

Penulis : Nuris

Editor : Febri Delfitri F

Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid Selenggarakan Seminar Nasional

Biro Pendidikan Selenggarakan Seminar Nasional

nuruljadid.net – Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid menyelenggarakan  seminar nasional dengan tema “Membaca Mengenal Dunia, Menulis Dikenal Dunia”. Acara tersebut dilaksanakan di Auditorium Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Selasa (11/12/2018).

Selain seminar, acara dimaksud juga diramaikan dengan bedah buku “Ubah Lelah Jadi Lillah” dan Teacher Awards 2018 Nurul Jadid dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (22/12) 2018.

Pangelaran ini dihadiri langsung oleh Dwi Suwiknyo sebagai narasumber sekaligus penyaji bedah buku. Turut hadir pula KH. Moh. Mahfudz Faqih, M.Si serta segenap dewan guru dan peserta didik yang berada di bawah naungan Yayasan Nurul Jadid.

Menurut Ketua Panitia, Ridwan, menjelaskan tujuan acara ini adalah untuk mengetahui aspirasi guru-guru di PP. Nurul Jadid. “Penting mengetahui aspirasi guru di lingkungan Nurul jadid sehingga dapat memberi inspirasi baru kepada siswa di satuan pendidikan masing-masing,” ungkapnya dalam sambutan.

selain itu, kepala biro pendidikan juga menyampaikan  tujuan kegiatan seminar dengan tema “candu Literasi adalah tema yang tepat karena cantu itu berarti ketergantungan” dilanjut dengan  harapan kepala  “guru di PP. Nurul Jadid ini khususnya dan santri pada umumnya memiliki ketergantungan dalam bidang menulis dan membaca, karena benar dasar tema “Membaca mengenal dunia dan menulis dikenal dunia.”dauh Beliau

“jika ingin bermanfaat dan menyampaikan pesan ke khalayak luas, menulislah” tambah kepala biro pendidikan

Setelah seremonial selesai, acara dilanjutkan dengan pemilihan guru berprestasi. Gelaran diadakan untuk memberikan reward atas inovasi pemebelajaran yang telah dilakukan di Lembaga Pendidikan PP. Nurul Jadid.

Selepas itu, seminar dan bedah buku dimulai. Dwi Suwiknyo memberikan motivasi dan tips dalam bidang penulisan sampai proses penerbitan. “Semua orang yang ingin menggapai impiannya, maka tidak akan pernah berhenti dalam prosesnya,” ujarnya pada pada peserta seminar dan bedah buku.

Sebelum kegiatan tersebut ditutup, dilanjutkan dengan sesi atanya jawab. Lalu ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh bapak Surono waka kurikulum SMP Nurul Jadid.

Penulis : Sony Hakim

Editor : Rahmat Hidayat

Upacara Hari Pendidikan Nasional

Santri PP Nurul Jadid Gelar Upacara Hardiknas

nuruljadid.net- Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid, gelar upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), yang dilaksanakan Rabu,(2/5/2018), di Lapangan Utama Putra (ayaman), yang di hadiri oleh Kepala Sekolah dari masing-masing lembaga dan seluruh Siswa Putra/ri Serta dewan Guru, Karyawan sivitas Akademik Nurul Jadid.

Tepat Pada Jam 07.00 WIB, Pengkondisian Pesarta Kontingen dari Masing-masing Lembaga Sekolah dan Madrasyah, Menjadi Awal di Laksanakan Kegiatan pada hari ini, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Nurul Jadid dan Ya Lal  Wathon oleh Tim Paduan Suara Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Seusainya menyanyikan lagu Mars , Tim PASKIBRAKA Nurul Jadid Pengibaran Bendera Merak Putih  dengan di iringi lagu kebangsaan (Indonesia Raya) menambah kesakralan kegiatan pada hari ini, seusai bendera berkibar, dilanjut dengan sambutan Pemimpin Upacara Dr. KH. Mohammad Mahfudz faqih, M. Si . tak lain ialah Kepala Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid.

Pada Kegiatan ini, Kepala Biro Pendidikan  PP. Nurul Jadid, Menyampaikan dalam memperingati hari Pendidikan Nasional Tahun 2018, dengan tema “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan” , Sesuai dengan tema renungan sebagai hubungan erat antara Pendidikan dan Kebudayaan, sebagaimana tercermin dalam ajaran pemikiran dan praktek Pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewan Tara.

“Kegiatan ini juga dapat kita jadikan sebagai Muhassabah sebagaimana Usaha yang telah kita lakukan dengan penuh kerja keras,” Tambah Kepala Biro Pendidikan.

Seusai sambutan Kepala Biro Pendidikan PP. Nurul Jadid , ditutup dengan pembacaan Doa serta dan para pemenang Lomba Santri Berprestasi. (N9/Red)

KH. Najiburrahman Wahid; Muhasabah Diri, Bekal Masa Depan

KH. Najiburrahman Wahid; Muhasabah Diri, Bekal Masa Depan

nuruljadid.net – Upaya untuk menjadi santri yang berakhlakul karimah serta siap untuk menghadapi tantangan masa depan, Biro Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Jadid menghelat Pembukaan Orientasi Siswa Kelas Akhir (OSKAR) yang bertempat di Aula MA Nurul Jadid, Kamis, (05/4/2018).

Kegiatan tersebut bertujuan sebagai bekal awal bagi peserta didik kelas akhir tingkat SLTA untuk menghadapi masa depan mereka masing-masing. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Pesantren, KH. Najiburrrahman Wahid. M.Ag, Kepala Biro Pendidikan, KH. Mahfud Faqih beserta seluruh kepala sekolah dimasing-masing lembaga formal (SLTP dan SLTA) di PP. Nurul Jadid.

KH. Najiburrahman Wahid, dalam sambutannya menyampaikan, bermuhasabah diri untuk mencapai tujuan mondok yakni Niat Mengaji dan Membina Aklakul Karimah.

“Hendaknya santri sebelum lulus dari pesantren untuk selalu Bermuhasabah diri dengan mendekatkan diri kepada Allah dan sesama untuk mencapai tujuan pesantren, Niat mondok untuk mengaji dan Membina Akhlakuk Karimah,” dawuh beliau.

Beliau juga menyampaikan agar peserta didik kelas akhir mampu mempertimbangkan segala sesuatu yang akan dituju. Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan aspek positif dan negatif jika melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi didalam ataupun diluar pesantren.

Diakhir sambutan, beliau berharap agar semua peserta didik kelas akhir mampu menjaga nama baik pesantren, lebih-lebih mengharumkan namanya. Lanjut, Beliau membaca Basmalah sebagai bentuk simbolis dibukanya kegiatan ini.(red)