Kabag PEPHA dan Kepegawaian; Sertijab, Perlu Inovasi Baru Pada Pimpinan Baru

nuruljadid.net- Serah Terima Jabatan (sertijab) ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya penyegaran sebuah institusi agar lebih berinovasi untuk melakukan terobosan-terobosan. Biasanya kalau kepalanya baru di sebuah institusi maka semangatnya baru pula,” Terang Ustadz H. Thohiruddin saat di wawancarahi oleh bagian Huminfo PP. Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Pada hari ini, Senin, (06/01) pukul 13. 00 WIB ada dua lembaga pendidikan yang melakukan pergantian kepala yaitu Sekolah Menengah Atas Nurul Jadid (SMANJ) Dr. KH. Hefny Rozak  dan Sekolah Menengah Pertama Nurul Jadid (SMPNJ) Ustadz Didik P. Wijaksono, M.Pd. Namun hari ini, serah terima jabatan Kepala masih dilakukan oleh SMA Nurul Jadid.

Hadir pada acara serah terima jabatan Kepala Biro Pendidikan Dr. KH. Mahfudz Faqih, Kasubbag Kepegawaian Ustadz Miftahul Huda, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Ustadz Foni Yusanda, KTU Yayasan Ustadz Moh. Jasri Ahyak serta guru dan staf SMA Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

“Setelah sertijab ini, kami berharap kepala sekolah tersebut bisa bekerja dengan maksimal untuk mewujudkan cita-cita Pesantren lewat lembaga pendidikan (Sekolah),” Sambung Ustadz Thohir.

 

Pewarta : PM

Santri Nurul Jadid Latih Kewirausahaan bersama PT. Unilever Indonesia dan Bukalapak

Santri Nurul Jadid Latih Kewirausahaan bersama PT. Unilever Indonesia dan Bukalapak

nuruljadid.net – Pada kali ini, Pondok Pesantren Nurul Jadid kedatangan tamu dari Unilever dan Bukalapak yang bertujuan untuk membagi ilmu tentang kewirausahaan yang  dibungkus dengan ‘Kelas Inspirasi dan Pengetahuan’. Senin (06/01/2020).

Kegiatan yang bertempat di Aula Universitas Nurul Jadid (UNUJA) itu diikuti oleh beberapa dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik UNUJA yang membidangi Marketplace dan santri sekaligus pengurus unit – unit usaha yang berada dibawah naungan PP. Nurul Jadid.

Laili Septaria Puspitasari, Asisten Area Sales Manager PT. Unilever Indonesia mengatakan, rasa terima kasihnya kepada PP. Nurul Jadid karena telah bisa bekerjsama dengan baik. “ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk bisa membagi ilmu di pondok pesantren nurul jadid,” ungkapnya.

Ibu Tine Ervine Effendi (berdiri) saat menyampaikan materi didepan para santri PP. Nurul Jadid

Ibu Tine Ervine Effendi (berdiri) saat menyampaikan materi didepan para santri PP. Nurul Jadid

Ditempat yang sama, Bapak Rojabi Azhargani, Kepala Bidang Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Biro Pengembangan PP. Nurul Jadid, menyampaikan syukurnya kepada pihak Univeler dan Bukalapak karena telah bersedia membagi ilmu kepada PP. Nurul Jadid.

“Harapannya, pelatihan ini lebih ke arah praksis arahnya tidak lagi untuk sekedar motivasi tapi lebih kepada praksis karena rata – rata yang hadir disini merupakan pelaku usaha,” ungkapnya dalam sambutan acara.

Sesuai dengan jadwal, pasca sambutan akan digelar Kelas Pengetahun ‘Edukasi Startup oleh Tine Ervine Effendi, kemudian Tes Minat Bakat dan Praktek Entrepreneurship Startup oleh Febyuki Azalia bersama Riyan Widjanarko.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Kunjungan PP. Bustanul Makmur di PP. Nurul Jadid

Nurul Jadid Pondok Yang Sangat Pesat Perkembangannya

nuruljadid.net- “Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan pondok yang sangat pesat perkembangannya, selalu ada inovasi dan perbaikan-perbaikan. Pondok kami Bustanul Makmur Genteng, Banyuwangi masih ada nasab keilmuan dengan pondok pesantren nurul jadid, karena pengasuh kami (Kiai Muwafiq Amir, red)  merupakan alumni Pondok disini,” hal ini diungkapkan oleh Ustadz Ahmad Dhoifi Pendamping kunjungan Rihlah Pondok Pesantren Bustanul Makmur ke PP. Nurul Jadid pukul 09. 00 WIB yang bertempat di Aula Mini Universitas Nurul Jadid. Ahad (05/01/2020).

Sebanyak 85 peserta kunjungan dari Pondok Bustanul Makmur itu ngaji pengelolahan dan manajemen untuk perkembangan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Namun sebelum acara seremonial dimulai, peserta kunjungan ngalap berkah lebih dulu di asta almarhumin PP. Nurul Jadid.

 

Sekretaris PP. Nurul Jadid, Bapak Faizin Syamweil (tengah) saat menyampaikan sambutan materi perihal pesantren nurul jadid

Sekretaris PP. Nurul Jadid, Bapak Faizin Syamweil (tengah) saat menyampaikan sambutan materi perihal pesantren nurul jadid

Sekretaris Pesantren H. Faizin Syamwil menyampaikan berkait pendidikan dan pengajaran serta manajemen dan organisasi santri.

“Di Nurul Jadid pendidikan dan pengajaran serta manajemen dan organisasi menjadi perhatian serius” Ucap H. Faizin Syamwil.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan keliling Pondok Pesantren dibagi perkelompok dengan didampingi pengurus senior putri dan Panji Pelopor Putri Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Pewarta : PM

Awali Lembaran Tahun Baru dengan Muhasabah

Awali Lembaran Tahun Baru dengan Muhasabah

nuruljadid.net – Masih dimomen perayaan tahun baru masehi 2020 di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Kali ini, pasca acara Lailatus Sholawah. Asrama Diniyah merayakan tahun baru kali ini dengan istighasah Bersama. Rabu (01/01/2019).

Bertempat di Aula Asrama Diniyah, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri beserta asatidz asrama diniyah.

Selain istighasah, terdapat pula penampilan – penampilan puisi yang apik oleh para santri asrama diniyah. Yang dilanjutkan dengan pembacaan Syair Abu Nawas dan ditutup dengan kegiatan makan Tabhek ala santri.

Menurut Imron sadewo Kepala Wilayah Sunan Bonang (N) mengatakan, selain untuk menyambutan tahun baru masehi. Kegiatan itu juga sebagai ajang untuk muhasabah diri.

“Biasanya malam tahun baru dikalangan masyarakat luar itu, identik dengan bersenang – senang atau berpesta pora. Namun, karena kita seorang santri dan hal itu tidak memungkinkan untuk kita lakukan. Maka kita merayakan tahun baru ini dengan cara lain yaitu dengan membakar semangat dan lembaran kehidupan yang sudah kita lewati dengan perenungan dan bermunajat ke pada Allah SWT yang terwujud dalam acara ini,” tutur pria asal Sampang itu.

Terlihat Santri Asrama Diniyah saat mengikuti kegiatan istighasah

Terlihat Santri Asrama Diniyah saat mengikuti kegiatan istighasah

Seraya dengan hal itu, Hamdan Mufidi Kepala Asrama Diniyah. Turut berharap, agar bisa lebih meningkatkan lagi amal sholehnya dan dapat meninggalkan perbuatan yang kurang baik ditahun sebelumnya.

“Imam Haris Al muhasibi (paman sekaligus gurunya Imam Junaid Al-Baghdadi) memberikan nasihat bahwa dasar seseorang bisa membaca atau menilai dirinya sendiri, ada dua kuncinya, yang pertama yakni, Belajar, mengapa? Karena jika santri sudah berhenti belajar biasanya santri tersebut sudah merasa pintar dan paling benar, dan hal itu (sifat merasa benar, red) dapat mencegah santri untuk bermuhasabah Karena dirinya sudah benar,”ungkapnya kepada nuruljadid.net saat ditemui disela – sela acara.

“Yang kedua ialah Ibrah (dapat mengambil pelajaran,red), maksudnya, santri harus selalu mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang ada pondok tercinta (PP. Nurul Jadid) baik dari pengasuh, ustad hingga teman sekamarnya,”pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Refleksi Menyambut Tahun Baru, Pomas UNUJA Gelar Ngaji Sastra

Refleksi Menyambut Tahun Baru, Pomas UNUJA Gelar Ngaji Sastra

nuruljadid.net – Menjelang berakhirnya tahun 2019 dan berganti ke 2020, Lembaga Integrasi Kokurikuler (LIK), Pondok Mahasiswa (POMAS) Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni & Budaya Kala. Mengisi kegiatan Akhir Tahun dengan adakan Refleksi, di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid. Rabu Malam, (31/12/2019).

Menurut Panitia pelaksana, Dian Prasetya, Kegiatan tersebut adalah tak lain dalam rangka memperingati malam tahun baru 2020 dan Dies Maulidiansyah UKM Seni & Budaya Kala yang ke 11 sekaligus menjaga santri agar tidak keluar dari area Pondok Pesantren.

Adapun bentuk kegiatan yang dimaksud ialah di isi Ngaji Sastra dengan Tema “Memasyarakatkan Kesusastraan Pesantren” dan mengundang pemateri seorang Presiden Penyair Jatim, Aming Aminoedhin, dan Dewan Kesenian Kab. Probolinggo, Catur Margatama.

Karyawan LIK Universitas Nurul Jadid saat foto bersama dengan pemateri

Karyawan LIK Universitas Nurul Jadid saat foto bersama dengan pemateri

kegiatan yang dimulai pada pukul 20.00 WIB itu juga bertujuan untuk menjalin silaturrahim antar sesama komunitas kesenian yang ada di PP. Nurul Jadid seperti Kesenian Sastra Titik Koma, Teater Bosan, Gas Bumi, dan Amoeba. Dengan komunitas kesenian yang dari luar pesantren seperti Kesenian Teater Embureng Jombang, Warna Sastra Kalibuntu, Teater Pohon Inzah, dan Sanggar Cemara Sumenep.

Ia berharap, agar terjalin erat antar sesama kesenian pesantren sesuai dengan tema. “Harapan saya, untuk merekatkan antar sesama dalam berkesenian khususnya di pesantren sesuai dengan tema yang di usung,” kata pria yang berasal dari Pulau Sapudi itu.

Penulis : Badrus

Editor : Ponirin

Hadrah Nurul Qur’an Tampil di Lailatus Sholawah

Hadrah Nurul Qur’an Tampil di Lailatus Sholawah

nuruljadid.net – Kegiatan Lailatus Sholawah yang dihelat oleh Aliansi Hadrah Al Banjari Pondok Pesantren Nurul Jadid pada malam tahun baru masehi 2020 itu, terdapat hal yang unik. Pasalnya, Hadrah Alqur’ani turut tampil dalam ajang yang diselenggarakan setiap tahun itu.

Hadrah Al-qur’ani merupakan Hadrah Al Banjari yang berasal dari Pondok Pesantren Nurul Qur’an Kraksaan Probolinggo.

Saat ditanyakan, mengapa tampil di acara Lailatus Sholawah, Muhammad Kamiluddin, Wakil Grub Hadrah Alqur’ani mengatakan, bahwa penampilannya itu untuk mendapat ajakan dari temannya yang merupakan anggota dari grub Hadrah Firhaz, PP. Nurul Jadid.

“Jadi kami ini, tampil di PP. Nurul Jadid yang pertama untuk silaturahim kepada teman – teman kami yang merupakan anggota Firhaz dan juga untuk mencari teman sesama hobi hadrah di PP. Nurul Jadid, karena yang kami ketahui di sini grub hadrah albanjarinya itu tidak hanya 1, 2, atau 3 grub saja. Tapi banyak,” ungkapnya kepada nuruljadid.net saat ditemui pasca tampil.

Hadrah Nurul Qur’an saat tampil di acara Lailatus Sholawah

Hadrah Nurul Qur’an saat tampil di acara Lailatus Sholawah

Lebih lanjut, santri yang berasal dari Gending Probolinggo itu juga merasa terkesima dengan acara yang digelar di PP. Nurul Jadid itu. “Kegiatan yang dilaksanakan PP. Nurul Jadid ini sangat positif sekali mas, kalau biasanya mereka diluar pesantren yang masih muda – muda itu berhuru – hara tapi disini itu bersholawat Bersama dan sepertinya kami lihat para santri disini juga antusias mengikuti kegiatan ini,” katanya.

“Kalau mengenai grub hadrah disini, tadi kami lihat mereka cukup bagus dan lihai juga dalam memainkan musik hadrah,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

Sekretaris Pesantren; Lailatus Sholawah Sebagai Panggung Kreatifitas Santri

nuruljadid.net- Malam ini merupakan malam lailatus sholawat dan panggung kreatifitas santri. Silahkan malam ini seluruh santri bisa menampilan kreatifitas dan keterampilannya bisa berbentuk puisi, syair dan lainnya. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo H. Faizin Syamwil.

Wakil Ketua MCNU Paiton ini mengapresiasi adanya kegiatan lailatus sholawah yang di inisiasi oleh teman-teman santri.

“Saya sangat mengapresiasi atas kegiatan ini, apalagi ini muncul dari santri. Walaupun acara ini persiapannya cukup mepet, namun cukup bagus desainnya. Saya berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun,” Tegas H. Faizin Syamwil.

Ungkapan ini disampaikan pada saat pembukaan kegiatan lailatus sholawah, selasa malam (31/12) bertempat dihalaman Kantor Pesantren Nurul Jadid, pukul 21. 00 WIB.

 

Pewarta : PM

PP. Nurul Jadid, Sambut Tahun Baru Dengan Lailatus Sholawat

nuruljadid.net- Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, selasa malam (31/12) gelar lailatus sholawat (malam sholawat) bertempat di halaman Pondok, depan Kantor Pusat Pesantren.

Ahmad Faiz panitia kegiatan lailatus sholawah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan syafaat Nabi Muhammad di pergantian tahun.

“Diluar sana (bukan pesantren) anak-anak muda menyambut tahun baru dengan perilaku yang menyimpang, misalnya dengan pesta miras, sabu dan lainnya. Kita di Pesantren menyambut pergantian tahun ini dengan memperbanyak baca sholawat, salah satunya melalui penampilan hadrah seperti ini,” Ujar Faiz.

Kita akan menampilkan 7 hadrah yang ada di Pondok Nurul Jadid yang terwadai dalam sebuah organisasi Aliansi Hadrah Nurul Jadid. Satu kelompok hadrah akan menampilkan 2 lagu batas waktu maksimal kami berikan 15 menit,” Sambungnya.

 

Pewarta : PM

Akhir Tahun 2019, Asrama Diniyah adakan Ayyamul Musabaqah

Akhir Tahun 2019, Asrama Diniyah adakan Ayyamul Musabaqah

nuruljadid.net – Asrama Diniyah, Wilayah Sunan Bonang (N), Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan kegiatan Ayyamul Musabaqah yang bertempat di Aula Asrama Diniyah, pada Senin Malam. (30/12/2019).

Kegitan tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah Diniyah (MADIN), K. Miftahul Arifin, Ketua Lajnah Falakiyah, Ust. Musthafa Syukur, dan seluruh Asatid serta Pesera Didik Asrama Diniyah.

Nur Muhammad Ian Bima  selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa, tujuan dari diadakannnya Ayyamul Musabaqah ialah untuk mengasah bakat dan minat santri Asrama Diniyah.

“Sehingga nantinya, santri yang memiliki potensi dan bakat tertentu bisa mengikuti ajang yang lebih tinggi,” ungkap santri asal Banyuwangi itu dalam sambutan.

Ditempat yang sama, juga ada beberapa pesan dan harapan yang di sampaikan oleh Kepala Asrama Diniyah, Hamdan Mufidi. kepada santri asrama diniyah terkait ayyamul Musabaqah. “Yang mana ayyamul Musabaqah ini merupakan acara tahunan dan rutinan yang sering kami selenggarakan oleh asrama diniyah dalam rangka penutup di akhir tahun,” tuturnya.

Selain itu, Ia turut berharap agar kegiatan itu tidak hanya dijadikan ajang seremonial belaka, melainkan bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari tiap lomba yang diadakan pertahunnya.

“Harapan kami para teman – teman santri asrama diniyah bisa mengambil pelajaran dari setiap lomba yang diselenggarakan oleh Al muradi,” harapnya.

Kepala Asrama Diniyah, Hamdan Mufidi saat menyampaikan sambutan

Kepala Asrama Diniyah, Hamdan Mufidi saat menyampaikan sambutan

Menurut mufidi (sapaan akrabnya), kegiatan tersebut sangat penting sekali. Karena di Ayyamul Musabaqah merupakan ajang untuk menempa mental. “Ketika kita sudah berada di masyarakat itu bukan menguji lagi tapi terjun langsung dan itu tidak dinilai oleh juri tapi langsung dinilai oleh masyarakat,” pungkasnya.

Setelah sambutan, digelarlah tausiyah oleh Kepala MADIN, K. Mifathul Arifin seraya membuka perlombaan ayyamul musabaqah.

Pada tahun ini, Al muradi menggelar 12 lomba yang terdiri dari lomba Tartil Al-Qur’an, Qiroatul kutub, Hifdzul kutub, Praktek ibadah, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Bilal, Pidato, Dramatisasi puisi, Cerdas-Cermat, Debat, Kaligrafi, Diba’iyyah, dan Ranking 1.

Penulis : Badrus

Editor : Ponirin

47 Siswi SMK Full Day Bustanul Ulum Prakerin di PP. Nurul Jadid

47 Siswi SMK Full Day Bustanul Ulum Prakerin di PP. Nurul Jadid

nuruljadid.net – Prakerin (Praktek Kerja Industri) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di Dunia Usaha Atau Dunia Industri dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa – siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya dan juga menambah bekal untuk masa – masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semangkin banyak serta ketat dalam persaingannya seperti di masa sekarang ini.

Hari ini, Minggu, (29/12/2019) SMK Full Day Bustanul Ulum Bulugading Jember berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, dalam rangka silaturrahim dan melakukan kerjasama dalam bidang pendidikan. yakni, terhitung 47 siswi SMK Full Day Bustanul Ulum siap untuk prakerin di PP. Nurul Jadid.

Miftahul Hidayat, Kepala sekolah SMK Full Day Bustanul Ulum Bulugading Jember itu sangat gembira sekali atas diterimanya siswi – siswinya karena mereka ingin sekali mempunyai bekal lebih tentang keagamaan.
“Mudah – mudahan ini menjadi silaturrahim yang baik antara lembaga kami dengan Pondok Pesantren Nurul Jadid. Intinya anak didik kami ini tidak hanya menerapkan ilmu praktisinya saja dan semoga siswi kami mendapatkan barokah selama prakerin di PP. Nurul jadid yang nantinya akan menjadi bekal bagi mereka ketika pulang ke masyarakat,” ungkapnya dalam sambutan.

Pemberian Cindera Mata antara Kepala sekolah SMK Full Day Bustanul Ulum, Miftahul Hidayat kepada Pengurus PP. Nurul Jadid, Bapak Muslehuddin Jauhari

Pemberian Cindera Mata antara Kepala sekolah SMK Full Day Bustanul Ulum, Miftahul Hidayat kepada Pengurus PP. Nurul Jadid, Bapak Muslehuddin Jauhari

Selain itu, ia juga berharap pada siswi-siswinya semoga bisa menjadi bagian dari santri Nurul Jadid karena sudah menjadi yang kelima kalinya dan akan memasrahkan sepenuhnya pada PP. Nurul Jadid.
“Ini merupakan kesekian kalinya, kami mengirimkan siswi prakerin di PP. nurul jadid. Yang ingin kami sampaikan adalah kami akan memasrahkan siswi kami sepenuhnya kepada PP. Nurul jadid yang nantinya mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari santri nurul jadid,” harapnya.

Turut hadir juga bapak Ernawiyadi Munsyi, Kabag Humasy dan Protokuler PP. Nurul Jadid, beliau juga menyampaikan Bahwa selain prakerin dari mereka juga ada 21 peserta prakerin dari Pondok Pesantren Darussalam Jambi selama 3 bulan yang tersebar di berbagai wilayah pondok putri jadi nanti bisa sharing dengan mereka.
“Perlu saya sampaikan sekarang itu di Nurul Jadid juga ada 21 anak dari pondok pesantren darussalam jambi, sama dengan anda juga itu cuman bedanya kalau kalian 2 bulan, mereka 3 bulan, 10 anak ada di daltim dan 10 anak ada di dalbar. Nanti juga banyak sharing dengan mereka ya,” tuturnya.

Penulis : Badrus

Editor : Ponirin

Yayasan Bantuan Sosial Nurul Jadid Beri 20 Santunan Anak Yatim

nuruljadi.net- Sebanyak 20 anak yatim diberi santunan oleh Yayasan Bantuan Sosial (YBS) Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, siang tadi pukul 10. 00 WIB bertempat di Kantor Yayasan Bantuan Sosial.

Program pemberian santunan ini sangat sering dilakukan mengingat kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan prioritas Yayasan Bantuan Sosial, hal ini diungkapkan oleh Ustadz Fathollatif.

Untuk kali ini santunan anak yatim diberikan kepada anak yatim dusun Karanganyar dan dusun Karanganom, Mereka datang didampingi walinya saat menerima santunan.

Dalam sambutannya Bapak Sholihuddin mewakili kepala YBS menyampaikan motivasi kepada 20 anak yatim tersebut. Ada beberapa poin yang disampaikan kepada mereka :Pertama : Wali harus shabar menjaga anak yatim. Kedua : Rajin mengaji dan sekolah jangan sampai putus sekolah. Ketiga : Banyaklah berdo’a untuk menuju sukses. Keempat : Do’akan para almarhumin Nurul Jadid dan Do’akan juga semua keluarga Nurul Jadid agar selalu sehat. mudah2an selalu sehat tetap bisa membantu anak yatim.

“Dengan bantuan seperti ini, mereka anak yatim yang kami harapkan keceriaan,” Sambung ustadz fahol

Pewarta : PM

Menjelang Peringatan HAUL KH. Hasan Abdul Wafi, Santri PP. Nurul Jadid Gelar Khataman Al-qur’an

Menjelang Peringatan HAUL KH. Hasan Abdul Wafi, Santri PP. Nurul Jadid Gelar Khataman Al-qur’an

nuruljadid.net – Dalam rangka memperingati HAUL KH. Hasan Abdul Wafi, santri Pondok Pesantren Nurul Jadid mengadakan kegiatan Khataman Al-qu’an yang bertempat di Mushollah Raudlatul Qur’an. Kamis (26/12/2019).

Kegiatan tersebut berawal dari dawuh putra KH. Hasan Abdul Wafi yakni KH. Makki Maimun Wafi kepada para santri Pusat Pendidikan Ilmu Al-qur’an dan Ubudiyah Mushollah Raudlatul Qur’an untuk mengadakan khataman al-qur’an secara sema’an.

Terlihat santri sedang membaca al-qur'an dalam kegiatan Khataman Al-qur’an Dalam rangka memperingati HAUL KH. Hasan Abdul Wafi di Mushollah Raudlatul Qur’an

Terlihat santri sedang membaca al-qur’an dalam kegiatan Khataman Al-qur’an Dalam rangka memperingati HAUL KH. Hasan Abdul Wafi di Mushollah Raudlatul Qur’an

“Jadi targetnya dalam 1 hari itu 1 kali khatam. Dan khataman ini sudah berlangsung dari kemarin dan akan berakhir pada sore hari ini,” ungkap salah – satu petugas Ubudiyah Mushollah Raudlatul Qur’an, Muhammad Zaky Maualana saat ditemui nuruljadid.net disela – sela khataman.

“Walaupun kegiatan ini tidak bersifat wajib bagi semua santri, namun cukup banyak santri yang mengikuti khataman ini mulai dari kemarin,” imbuh santri yang masih duduk di kelas 12 MA Nurul Jadid itu.

Perlu diketahui, bahwa peringatan Haul KH. Hasan Abdul Wafi akan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2019 Masehi atau 29 Rabiul Akhir 1441 Hijriyah yang bertempat di dhalem KH. Makki Maimun Wafi.

Penulis : Ahmad

Editor : Ponirin

40 Orang Guru SMP Islam Raden Paku Surabaya Berkunjung ke PP. Nurul Jadid

40 Orang Guru SMP Islam Raden Paku Surabaya Berkunjung ke PP. Nurul Jadid

nuruljadid.net – Kamis pagi, (26/12/2019). Pondok Pesantren Nurul Jadid kembali kedatangan tamu dari SMP Islam Raden Paku Surabaya yang bertempat di Aula Mini Universitas Nurul Jadid.

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahim dan mengenal lebih lanjut tentang PP. Nurul Jadid beserta lembaga – lembaga yang ada dibawah naungannnya khususnya SMP Nurul Jadid.

“Suatu kehormatan bagi kami, bisa diterima ditempat ini (PP. Nurul Jadid, red) dan juga disambut dengan senang hati,” ungkap Bapak Muhammad Nashih Kepala SMP Islam Raden Paku Surabaya dalam sambutan.

Ditempat yang sama, Kepala SMP Nurul Jadid, Bapak Didik Priyagung Wicaksono. turut hadir pula menemui tamu kunjungan. Dalam sambutannya ia menjelaskan tentang sistem manajemen dan pengelolaan lembaga – lembaga yang berada di bawah naungan PP. Nurul Jadid.

Penerimaan cindera mata dari Kepala Sekolah SMP Nurul Jadid, Bapak Didik Priyagung Wicaksono (Kiri) kepada Kepala Sekolah SMP Islam Raden Paku Surabaya, Bapak Muhammad Nashih (Kanan)

Penerimaan cindera mata dari Kepala Sekolah SMP Nurul Jadid, Bapak Didik Priyagung Wicaksono (Kiri) kepada Kepala Sekolah SMP Islam Raden Paku Surabaya, Bapak Muhammad Nashih (Kanan)

“Peningkatan kualitas di SMP Nurul Jadid yakni program LIPS dan keagaman, yang mana siswa – siswinya terfokuskan kepada Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kalau yang keagamaan kami sudah mengikuti program yang ada di Pondok Pesantren,” tuturnya dalam sambutan.

Tak hanya itu, Bapak Agung (sapaan akrab Bapak Didik Priyagung Wicaksono) melanjutkan sambutan dengan menjelaskan perkembangan pendidikan yang ada di SMP Nurul Jadid dari sejak berdirinya.

Pasca acara, segenap rombongan guru dari SMP Islam Raden Paku Surabaya yang berjumlah 40 orang itu, langsung meninjau ke SMP Nurul Jadid. Dan ditutup dengan pemberian cindera mata sekaligus foto Bersama kedua pihak.

Penulis : Badrus

Editor : Ponirin

Santri Nurul Jadid, Melihat Gerhana Matahari Memakai Kaca Mata Gerhana

nuruljadid. net- Melihat gerhana matahari dengan kaca mata gerhana ini merupakan salah satu upaya santri Nurul Jadid melihat bentuk gerhana matahari dengan jelas. Alat ini kami persiapkan agar mampu memberikan pengetahuan baru, hal ini diungkapkan Ustadz Musthafa Syukur, Ketua LBM dan Falakiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Berbarengan dengan kegiatan melihat gerhana matari tersebut, Pondok Pesantren Nurul Jadid melaksanakan shalat gerhana di masjid jami’ Nurul Jadid, pukul 12. 05 WIB. Kebetulan hari ini, Kamis (26/12) terjadi gerhana matahari.

Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo menjadikan moment ini sebagai pembelajaran dalam melaksanakan shalat gerhana matahari secara langsung bersamaan dengan kejadian gerhana matahari.

“Alahmdulillah, kami bisa melaksanakan shalat gerhana matahari bersama santri putra dan putri. Kegiatan ini sebagai pembelajaran yang sangat penting bagi santri,” Ucap Ustadz Fadholi, Pengurus Biro Kepesantrenan.

“Dengan alat kaca mata sederhana sebagian santri bisa melihat langsung bentuk gerhana matahari, “Tambahnya.

 

Pewarta : PM

Mengalahkan 1.200, PPIQ Berhasil Membawa Harum Nurul Jadid Tingkat Nasional

nuruljadid.net – Peserta didik PPIQ kembali membawa nama harum PP. Nurul jadid dalam perlombaan Darul Fikri Islamic Festival yang berlangsug di Darul Fikri Islamic boarding School Of Qur’an Memorization Sukodono, Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 23 Desember 2019.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sebanyak 3 kali di pesantren tersebut dalam rangka silaturahmi dan ajang pembuktian bakat peserta lomba DIFES( Darul Fikri Islamic Festival).

Nabilul fikri yang merupakan peserta didik program PPIQ Tahinul Qiro’ah berhasil menyabet juara 1 dalam cabang lomba Tartil. dalam perlombaan tesebut dia berhasil mengalahkan total jumlah peserta lomba yaitu sebanyak 1.200 anak yang tersebar di seluruh Indonesia
Lomba tingkat nasional tersebut terdiri dari 13 cabor lomba di dalamnya yang langsung dibuka secara simbolis oleh KH. Muhammad Siroj M.Pd (Pengasuh Darul Fikri ).

“Alhamdulillah berkat ikhtiyar dan doa para asatidz dan dewan pengasuh Nurul jadid , Nabil berhasil meraih juara 1, awalnya kami tidak menyangka akan sejauh ini hasilnya” tutur ayah nabil yang ikut mendampingi pada perlombaan tersebut.

Senada dengan hal tersebut Direktur PPIQ sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh saudara nabil.
“Semoga menjadi contoh yang baik untuk peserta yang lain dalam meningkatkan ghiroh utamanya dalam mendalami dan mensyiarkan Al-Qur’an” tutur beliau.

Penulis : DMS

Editor : Ponirin