Temu Tahunan ke-13 PPMPI Resmi Dibuka, Semarak Budaya Nusantara Warnai Pertemuan Akademisi MPI se-Indonesia

www.nuruljadid.net– Temu Tahunan ke-13 Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia resmi dibuka di Royal Ballroom Utama Raya Beach Hotel & Resort, Situbondo, Jawa Timur, Rabu malam (22/7). Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Universitas Nurul Jadid (UNUJA) ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi organisasi, serta penguatan jejaring akademik bagi pengelola Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global,” kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan dari The 8th Annual Conference on Islamic Educational Management (ACIEM) 2026 yang telah diselenggarakan secara daring pada 20 Juli 2026.

Pembukaan berlangsung semarak dengan nuansa budaya Nusantara. Para peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman yang dipersatukan dalam semangat keilmuan dan kolaborasi. Pada kesempatan tersebut panitia juga memberikan apresiasi Best Costume Adat Nusantara, kategori putra kepada Dr. H. Abdullah Aminuddin Aziz, M.Pd.I., dan kategori putri kepada Zuhra, S.Pd., M.Pd.

Selain itu, malam pembukaan turut dimeriahkan dengan PPMPI Award sebagai bentuk penghargaan kepada dosen dan guru besar yang dinilai memiliki kontribusi dalam pengembangan keilmuan dan kelembagaan Manajemen Pendidikan Islam. Penghargaan Best Presenter ACIEM ke-8 Tahun 2026 juga diberikan kepada Dr. Hj. Jumira Warlizasusi, M.Pd. atas kualitas presentasi akademiknya dalam konferensi internasional tersebut.

Rangkaian acara dipandu oleh Mujiburrohman, M.Pd. sebagai Master of Ceremony. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Prof. Dr. KH. Hasan Baharun, M.Pd. selaku Ketua Tim Pengarah sekaligus Wakil Rektor III Universitas Nurul Jadid, bersama Ketua Panitia Dr. Abu Hasan Agus R., M.Pd.I. dan Sekretaris Panitia Dr. Mona Novita, M.Pd.

Kegiatan turut dihadiri Ketua PPMPI Indonesia Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., Sekretaris Prof. Dr. Zainal Arifin, M.S.I., Bendahara Dr. Feiby Ismail, M.Pd., jajaran pengurus pusat dan koordinator daerah PPMPI, serta para guru besar, dosen, pimpinan perguruan tinggi, dan pengelola Program Studi MPI dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari Universitas Nurul Jadid, hadir Rektor Dr. KH. Najiburrahman, M.Ag., M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Dr. Moh. Noer Fadli Hidayat, M.Kom., Wakil Rektor II Dr. Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, AP., S.Ag., M.MPub., M.Si., Wakil Rektor IV KH. Faiz AHZ, M.Fil.I., Direktur Pascasarjana Associate Prof. Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd., serta para dekan dan kepala lembaga di lingkungan UNUJA.

Sebagai pembicara utama, hadir Dr. Asro’i, M.Pd., Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI. Dalam forum tersebut dibahas berbagai tantangan strategis yang dihadapi Program Studi MPI, mulai dari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga pentingnya menghasilkan riset yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam.

Ketua PPMPI Indonesia, Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital menuntut Program Studi MPI untuk terus beradaptasi. Menurutnya, kehadiran AI telah memengaruhi pembelajaran, penelitian, layanan akademik, pengelolaan data, hingga pengambilan keputusan di perguruan tinggi. Karena itu, penguatan kurikulum berbasis OBE dan riset berdampak menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas serta daya saing Program Studi MPI di tingkat nasional maupun global.

Merespon terhadap tuntunan zaman, rangkaian kegiatan menghadirkan agenda substantif seperti penguatan kurikulum berbasis OBE dan riset berdampak, Klinik Teknis Instrumen Akreditasi LAMDIK 3.0, pengelolaan jurnal internasional bereputasi dan nasional terakreditasi, serta penguatan kerja sama antarperguruan tinggi dan Program Studi MPI.

Apresiasi Akademik dan Budaya

Nuansa budaya menjadi daya tarik tersendiri pada malam pembukaan. Royal Ballroom seolah menjadi miniatur Indonesia dengan beragam pakaian tradisional. Apresiasi diberikan melalui Best Costume Adat Nusantara, kategori putra kepada Dr. H. Abdullah Aminuddin Aziz, M.Pd.I., dan kategori putri kepada Zuhra, S.Pd., M.Pd.

Malam pembukaan juga diwarnai PPMPI Award sebagai bentuk penghargaan kepada dosen dan guru besar atas kiprah serta kontribusinya dalam pengembangan akademik dan keilmuan MPI.

Sementara itu, Dr. Hj. Jumira Warlizasusi, M.Pd. meraih predikat Best Presenter ACIEM ke-8 Tahun 2026, sebagai apresiasi atas kualitas presentasi akademiknya dalam konferensi yang menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai AI, OBE, riset berdampak, dan rekognisi global.

Temu Tahunan ke-13 PPMPI pada akhirnya tidak hanya menjadi forum silaturahmi tahunan, tetapi ruang membangun gerakan bersama. Keilmuan, kolaborasi, budaya, dan kekeluargaan dipertemukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan jejaring menuju Manajemen Pendidikan Islam yang semakin adaptif, berdampak, dan memperoleh rekognisi global.

Melalui Temu Tahunan ke-13 ini, PPMPI Indonesia bersama Universitas Nurul Jadid berharap semakin memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, memperluas kolaborasi riset, serta melahirkan berbagai inovasi dalam pengembangan Manajemen Pendidikan Islam. Lebih dari sekadar agenda tahunan, forum ini menjadi ruang bersama untuk membangun pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, serta mampu meraih rekognisi di tingkat global.

Pewarta : Mujiburrohman Bakri

Editor    : Maria Al Faradela

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *