Peserta Temu Tahunan ke-13 PPMPI Ziarah ke Maqbarah Muassis dan Masyayikh Pondok Pesantren Nurul Jadid
www.nuruljadid.net – Rangkaian Temu Tahunan ke-13 Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia tidak hanya diwarnai forum akademik dan penguatan jejaring kelembagaan. Para peserta juga melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Kamis (23/7).
Kunjungan tersebut diikuti para guru besar, dosen, pimpinan perguruan tinggi, serta pengelola Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mengenal lebih dekat lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid sebagai basis pengembangan Universitas Nurul Jadid (UNUJA), para peserta juga melaksanakan ziarah ke maqbarah Muassis dan Masyayikh Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Dalam suasana khidmat, para peserta memanjatkan doa untuk para pendiri dan pengasuh pesantren yang telah meletakkan fondasi perjuangan, pendidikan, dan dakwah hingga Nurul Jadid berkembang menjadi salah satu pesantren besar di Indonesia.
Kegiatan ziarah menjadi bagian yang sarat makna dalam rangkaian Temu Tahunan PPMPI. Setelah mengikuti berbagai pembahasan mengenai Artificial Intelligence (AI), kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan akreditasi, riset berdampak, dan rekognisi global, peserta diajak merefleksikan pentingnya menjaga nilai, sanad keilmuan, serta menghormati jasa para ulama sebagai fondasi pendidikan Islam.
Kunjungan ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam tidak harus meninggalkan tradisi. Kemajuan teknologi dan inovasi pendidikan dapat berjalan seiring dengan penguatan spiritualitas, akhlak, dan nilai-nilai kepesantrenan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Selain berziarah, peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat silaturahmi dan berbagi pengalaman antarakademisi dalam suasana yang lebih akrab. Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi menjadikan kunjungan ini sebagai ruang perjumpaan antara komunitas akademik dengan tradisi pesantren yang menjadi salah satu pilar penting perkembangan pendidikan Islam di Indonesia.
Kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan bagian dari rangkaian Temu Tahunan ke-13 PPMPI yang mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global.” Melalui agenda ini, peserta tidak hanya memperoleh penguatan akademik, tetapi juga pengalaman spiritual dan kultural yang memperkaya perspektif dalam mengembangkan Manajemen Pendidikan Islam.
Bagi Universitas Nurul Jadid, kunjungan tersebut menjadi wujud harmonisasi antara tradisi pesantren dan pengembangan pendidikan tinggi. Semangat untuk meraih rekognisi global dipandang harus tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman, sejarah perjuangan para muassis, serta keteladanan para masyayikh. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan akar spiritualnya.
Pewarta : Mujiburrohman Bakri
Editor : Maria Al Faradela












Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!