Santri Ubah Sampah Jadi Berkah
www.nuruljadid.net-Bagian Kebersihan Panitia PenerimaanSantri Baru (PSB) 2026 Pondok Pesantren Nurul Jadid menerapkan sistem pilah sampah langsung di lokasi pendaftaran. Langkah ini diambil sebagai respons atas kegagalan sistemik pengelolaan sampah di tingkat makro, sekaligus menjadi pernyataan sikap peduli lingkungan bagi seluruh santri baru. Momentum PSB yang mempertemukan ribuan santri baru dan wali santri dari berbagai daerah dimanfaatkan panitia sebagai panggung edukasi ekologis massal.
Para santri baru tidak hanya diminta membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga diajak memahami dan mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di pesantren. Untuk memudahkan proses ini, panitia menyediakan fasilitas khusus serta penanda visual yang jelas di titik-titik pembuangan, sehingga santri dapat langsung mengenali dan memilah jenis sampah dengan tepat.
Sampah yang telah dipilah oleh santri selanjutnya dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS) terdekat dari lokasi PSB 2026 untuk diproses lebih lanjut: Sampah anorganik diolah menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis, Sampah organik diproses menjadi pupuk kompos, Sisa buah dan sayuran diolah menjadi eco-enzyme, cairan pembersih alami yang manfaatnya akan dirasakan kembali oleh seluruh warga pesantren Meski proses dari pengumpulan hingga menjadi produk guna-ulang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, panitia berharap dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Lebih dari sekadar teknis pemilahan, gerakan ini digagas untuk membentuk habitus atau kebiasaan baru pada diri santri agar lebih peka terhadap kelestarian lingkungan. Kebiasaan ini diharapkan terus melekat selama santri menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid.
“Jika ingin melakukan perubahan kecil, maka biasakanlah peka terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ustadzah Putriana, salah satu petugas kebersihan PSB 2026. PSB 2026 tidak hanya menjadi gerbang administratif bagi santri baru, tetapi juga titik tolak penanaman nilai-nilai ekologis yang diharapkan menjadi bagian dari karakter santri Nurul Jadid ke depannya.
Pewarta : Rusmia Rahmatul Maulidah
Editor : Maria Al Faradela












Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!