Refleksi Tahun Baru Islam, Kiai Hilman Ajak Santri Perkuat Istiqomah dan Pererat Persaudaraan
berita.nuruljadid.net – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pondok Pesantren Nurul Jadid menggelar kegiatan Istighotsah di Masjid Jami’ Nurul Jadid pada Selasa (16/6). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh para santri dan dipimpin oleh KH. Hilman Zidny Romzi, Wakil Kepala Biro Kepesantrenan.
Dalam arahannya, Kiai Hilman mengajak para santri menjadikan pergantian tahun hijriah sebagai momentum refleksi dan muhasabah diri. Menurut beliau, tahun baru Islam harus menjadi titik awal untuk memperkuat istiqomah dalam menjalankan kewajiban sebagai santri, menaati peraturan pesantren, serta meningkatkan kualitas akhlak dan ibadah.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga adab dan mempererat persaudaraan antarsantri. Dawuh beliau, lingkungan pesantren harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan penuh kasih sayang, sehingga tidak ada ruang bagi perilaku perundungan (bullying) maupun tindakan yang dapat menyakiti sesama.
“Sebagai santri, kita harus saling menyayangi dan menghormati sesama. Jangan sampai ada perilaku bully mem-bully di lingkungan pesantren. Jika kita tidak ingin diganggu oleh orang lain, maka janganlah kita mengganggu orang lain,” pesan beliau.
Selain itu, Kiai Hilman juga mengingatkan pentingnya istiqomah dalam mengikuti seluruh kegiatan pesantren. Kedisiplinan dalam menjalankan program kepesantrenan merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan keberhasilan santri dalam menuntut ilmu.
Kegiatan istighotsah dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Kursi sebanyak 360 kali dan doa bersama. Pembacaan Ayat Kursi tersebut dilakukan dengan harapan agar selama 360 hari ke depan seluruh santri, keluarga besar pesantren, serta umat Islam senantiasa memperoleh perlindungan, keselamatan, keberkahan, dan pertolongan dari Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 H sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat istiqomah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta mempererat persaudaraan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah di lingkungan pesantren.
Pewarta: M. Alief Hidayatullah
Editor: Ahmad Zainul Khofi











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!