Pondok Pesantren Nurul Jadid Kukuhkan Pengurus dan Pegawai Tetap Baru; Ini Pesan Gus Madarik

www.nuruljadid.net– Pondok Pesantren Nurul Jadid menggelar prosesi Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai/Pengurus Tetap Baru di Aula Mini pesantren pada Kamis (21/05/2026). Momentum ini menjadi langkah strategis pesantren dalam memperkuat komitmen pengabdian, integritas, dan tanggung jawab jajaran strukturalnya.

Acara sakral tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepala Pesantren Nomor 61 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pengurus atau Pegawai Tetap. Surat keputusan yang ditetapkan pada 2 Mei 2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Pesantren Nurul Jadid, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Plt Sekretaris Pesantren, Gus. Ahmad Zaki. Di hadapan saksi dan para hadirin, para pengurus baru mengikrarkan kesiapan untuk menjalankan tugas sesuai regulasi yang berlaku di lingkungan pesantren.

Kepala Biro Kepesantrenan, Gus Ahmad Mudarik, dalam pengarahannya menegaskan bahwa kesempatan berkhidmah di dunia pesantren merupakan sebuah kehormatan yang bernilai tinggi.

“Berkhidmah itu sesuatu yang mahal dan tidak semua orang mempunyai kesempatan tersebut. Berkhidmah berarti melayani dan mengabdi kepada pesantren, agama, pendiri, serta para pengasuh,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan bergerak sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing tanpa melampaui kewenangan. Menurutnya, performa kolektif pesantren sangat bergantung pada kinerja tiap individu di dalamnya.

Untuk memotivasi para pengurus, Gus Mudarik mengutip dawuh ulama terkemuka, Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki:

مَنْ خَدَمَ خُدِمَ

Artinya: “Barangsiapa yang berkhidmah (melayani), maka ia akan dilayani.” Beliau mengajak seluruh pegawai baru untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendiri hingga pengasuh generasi keempat dengan merealisasikan cita-cita besar pesantren secara sungguh-sungguh.

Sebagai bentuk komitmen moral dan kelembagaan, acara diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat yang baru dilantik. Langkah ini diharapkan menjadi pengikat tanggung jawab dalam mengamalkan ilmu demi kemajuan pesantren.

Adapun para pengurus dan pegawai tetap baru yang dikukuhkan berasal dari beberapa divisi strategis, antara lain:

  • Biro Kepesantrenan:

    • Achmad Naufal Baidawi, S.Ag., M.Pd.

    • Masharudin, S.Kom., M.Pd.

    • Muhammad Sahlan, S.Sos., M.Pd.

  • Biro PULH:

    • Fadli Zulcahayadi

  • Biro Pengembangan:

    • Alfun Tawandi

  • Sektor Pendidikan (SMA & MA Nurul Jadid):

    • Muhammad Kholilul Hasan

    • Hasanul Fais, SH., M.Hum.

    • Athoillah Dilan Salsabika

Pondok Pesantren Nurul Jadid optimistis formasi baru ini mampu membawa pembaruan yang positif dengan modal loyalitas dan integritas tinggi.

Pewarta      : DPW

Editor         : Ponirin Mika

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *