LKP Nurul Jadid Perkuat Layanan Konseling dan Satgas Anti-Perundungan
www.nuruljadid.net– Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan harmonis melalui Lembaga Konseling Pesantren (LKP). Dengan mengusung tagline “Pesantren Ramah Santri”, lembaga ini hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan mental dan pengembangan karakter santri.
LKP Nurul Jadid menawarkan pendekatan profesional yang humanis untuk membantu santri menghadapi berbagai tantangan selama masa pendidikan. Fokus utama layanan ini adalah menciptakan ekosistem pesantren yang aman, nyaman, dan berakhlak, sesuai dengan nilai-nilai Islami.
Untuk mencakup seluruh aspek kebutuhan santri, LKP menyediakan empat kategori layanan utama:
- Konseling Pribadi: Pendampingan masalah emosional, keluarga, dan pribadi.
- Konseling Sosial: Membantu santri dalam beradaptasi, berkomunikasi, dan menjalin pertemanan yang sehat.
- Konseling Spiritual: Penguatan iman, akhlak, dan peneguhan tujuan hidup.
- Konsultasi & Edukasi: Program pencegahan perundungan (bullying) serta edukasi kesehatan mental.
Pihak LKP menegaskan bahwa seluruh proses konseling bersifat rahasia. “Setiap cerita dan informasi yang disampaikan akan di jaga kerahasiaannya,” tulis pernyataan dalam sosialisasi lembaga tersebut.
Untuk memudahkan santri, akses layanan dibuka melalui beberapa pintu, yakni datang langsung ke ruang konseling, melalui perantara Wali Asrama/Ustaz, kotak konseling rahasia, hingga layanan pesan singkat via WhatsApp di nomor +62 857-0499-5264.
Selain layanan konseling, Pesantren Nurul Jadid juga mempertegas posisinya dalam memberantas kekerasan di lingkungan pendidikan melalui Satgas Anti Perundungan Nurul Jadid. Program ini didasarkan pada empat nilai utama: Amanah, Peduli, Profesional, dan Islami.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan tidak ada lagi santri yang merasa sendirian dalam menghadapi masalah. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pesantren untuk membangun generasi santri yang sehat secara fisik, kuat secara mental, berakhlak mulia, dan berprestasi di bidang akademik maupun keagamaan.
Pewarta : Ahmad Zainul Khofi
Editor : Ponirin Mika




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!