Santri Baru Mengenal Masyaikh Lewat Safari Ma’had
berita.nuruljadid.net – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, menggelar tradisi Safari Ma’had dalam rangkaian kegiatan Orientasi Santri Baru (OSABAR), Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam masa orientasi, di mana santri diajak menyusuri lingkungan pesantren untuk mengenal letak gedung pesantren dan keluarga pengasuh.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan para santri kepada para masyaikh serta sejarah dan lingkungan sekitar pesantren,” ujar Nur Azizah, Panitia Divisi Acara OSABAR.
Perjalanan dimulai dari pusat pesantren dan dilanjutkan ke sejumlah titik historis dan struktural di wilayah Nurul Jadid, termasuk ke daerah satelit seperti Nasyiatul Hamidiyah dan MTsN yang terletak di tengah pemukiman warga Karanganyar. Santri berjalan dalam barisan teratur di bawah terik matahari menyusuri lorong-lorong pesantren.
Meski melelahkan, antusiasme tetap terlihat. Para santri baru tampak bersemangat saat sowan (bersalaman) dengan keluarga pengasuh yang mereka kunjungi satu per satu. “Kami sudah menghubungi keluarga pengasuh sejak 12 Juli lalu, dan mengingatkan kembali pada H-1. Tapi memang ada beberapa yang tidak bisa ditemui karena sedang bepergian,” tutur Nur Azizah.
Lebih dari sekadar tur keliling pesantren, Safari Ma’had dimaknai sebagai awal perjalanan spiritual dan sosial santri di lingkungan Nurul Jadid. Tradisi ini mengajarkan nilai adab, pentingnya silaturahmi, dan kesadaran akan posisi seorang santri dalam lingkungan pesantren.
Pewarta: Farhah Robbaniyah Izzah Dzikri
Editor: Ahmad Zainul Khofi








































































