Pos

Pra Osabar, Ajang Kenali Santri Baru Materi Dasar Furudhul Ainiyah

nuruljadid.net.- Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, memulai kegiatan Pra Oreintasi Santri Baru (OSABAR), Kamis (20/06/19) yang bertempat di Masjid Jami’ Nurul Jadid. Seluruh santri baru yang telah melakukan verifikasi data dan daftar ulang wajib mengikuti kegiatan tersebut, sampai kegiatan OSABAR dilaksanakan.

Dalam acara tersebut hadir Sekretaris Biro Kepesantrenan, Ustadz Saili Aswi dan beberapa pengurus Pesantren lainnya.
Acara hari ini dimulai pukul 09. 00 WIB dengan materi BTQ dan Sosialisasi Tata Tertib Pesantren.

“Kegiatan pra osabar hari ini, kita laksanakan bertempat di Masjid, untuk materi pengenalan kami memberikan materi BTQ dan Sosialisasi Tatib Pesantren”, Ungkap Ustadz Saili Aswi.

Kegiatan pra osabar, merupakan perintah langsung pengasuh sejak beberapa tahun yang lalu. Tujuannya, disamping memahamkan materi dasar FA dan memberikan kegiatan terhadap santri baru, santri baru diharapkan langsung mengetahui materi yang akan diberikan oleh Pesantren”, Ucap Ketua Panitia PPSOB tahun ini.

Pewarta : PM

PSB 2019 Uji Sistem Aplikasi CBT Santri Baru

nuruljadid.net.-Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ajaran 2019 Panitia Penerimaan dan Oreintasi Santri Baru, melakukan Uji Sistem Aplikasi CBT yang melibatkan beberapa peserta didik di semua tingkatan.

“Saat ini kami PSB, melakukan beberapa inovasi berbasis teknologi, termasuk salah satunya akan melaksanakan tes untuk santri baru berbasis teknologi. Dengan model semacam ini, kami bermaksud memberikan pelayanan yang paling memudahkan kepada semua unsur.

Meski mayoritas lulusan SD dan MI tidak pernah melakukan tes memakai CBT. Oleh karenanya kami melakukan uji coba kemudahan sistem, soal bisa di pahami dengan baik” kata Agus Fanani Sekretaris PPSOB 2019.

Saat ini beberapa lembaga melakukan uji sistem setiap ruang 20 peserta dan di dampingi 2 orang proktor.
Rencananya juga, simulasi CBT akan di berikan kepada santri baru, sebelum tes FA dann penempatan peminatan di sekolahnya masing-masing dilaksanakan. Kata Agus.

Pewarta : PM