Kitab Ibadatul Islam Jilid I (Sholat)

Silahkan download  kitab Ibadatul Islam Jilid I (Sholat) diampu langsung oleh KH. Moh. Zuhri Zaini pengasuh untuk pengajian selanjutnya melalui link dibawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1qcf3ibO6lejBe8JD3lmioCh5hnmCYln7/view?usp=sharing

 

Bupati Jember Lepas Keberangkatan Santri Pesantren Nurul Jadid

nuruljadid.net- Keberangkatan santri asal Kabupaten Jember ke Pesantren Nurul Jadid dilepas bupati jember Hj. Faida, Ahad pagi (26/07) di Terminal Arjasa Kabupaten Jember.

Sebanyak 792 santri jember kembali ke Pesantren Nurul Jadid difasilitasi keberangkatannya. Bupati Jember Hj. Faida menyampaikan, sebanyak 19 angkutan bus dibiayai pemerintah Kabupaten Jember karena ini tidak memanjakan santri. Santri tidak pergi rekreasi, santri pergi menuntut ilmu untuk membangun generasi lebih baik.

Sementara H. Sony Sekretaris Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember.

“Kami berterima kasih kepada bupati jember Hj. Faidah atas partisipasinya yang cukup serius menangani covid-19 terutama untuk kalangan santri.

Ikut dalam acara pelepasan keberangkatan santri nurul jadid bupati jember, kapolres jember dan dandim 082 didampingi pengurus P4NJ Kabupaten Jember.

 

Pewarta : PM

Suasana Rapid Test Massal Santri Nurul Jadid

nuruljadid.net- Rapid test gratis diberikan kepada seluruh santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo setelah tiba di pesantren. Rapid test gratis diberikan pesantren mengingat biaya rapid test sangat mahal sehingga tidak semua wali santri mampu membiayai rapid test untuk putera-puterinya. Hal ini disampaikan Ustadz Ernawiyadi Munsyi Kepala Bidang Humas dan Protokoler Nurul Jadid.

Masih kata Ustadz Erna, beberapa kabupaten melakukan rapid test gratis kepada santri pondok pesantren nurul jadid. Ini sangat membantu pesantren dalam melakukan protokol kesehatan covid-19.

Hari ini, ahad pagi (26/07) sejumlah 2500 santri putera-puteri ikut rapid test di Universitas Nurul Jadid secara bergiliran,” Sambung Ustadz Ernawiyadi.

Kami sangat bersyukur kepada Allah dan kepada pondok pesantren nurul jadid telah menfasilitasi rapid test secara gratis. Dan kami sangat dilayani dengan penuh ketulusan dan benar-benar serius,” Ucap Ilhamita Nur Auli santri berasal dari Jawa Tengah.

Alhamdulillah saya melihat pesantren nurul jadid sangat ketat menjalankan protokol kesehatan. Semua pengurus kompak mulai dari tim dokter, gugus tugas, keamanan dan santri patriot panji pelopor,” Tegas Bapak Ahmad Wali santri dari Besuki Situbondo.

Bahkan Kepala Pesantren Kiai Abdul Hamid mengawasi secara langsung disini (tempat kedatangan santri),” Imbuhnya.

Rapid test massal kali ini semoga berjalan lancar seperti yang pada kegiatan rapid test pada tahap I,” Kata Ustadz Musleh.

Pewarta : PM

Rapid Test Kedatangan Santri Tahap II Hari ini Dilaksanakan

nuruljadid.net- Rombongan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo tahap II hari ini, ahad pagi (26/07) dilaksanakan.

Ustadz Muslehuddin Jauhari Kepala Sub Bagian Pesantren Nurul Jadid menuturkan, santri putra dan putri berasal dari tiga kabupaten diantaranya Jember, Lumajang dan Situbondo. Tiga kabupaten ini karena berdekatan, maka pesantren membersamakan kedatangan santrinya ke pesantren.

Sementara personel keamanan puteri menyampaikan, pelayanan dan pengawasan hari ini harus lebih massif sebab santri yang kembali ke pesantren sangat banyak. Kami (keamanan) sudah siap mengawal keamanan dan ketertiban kedatangan santri sampai meraka (santri) tiba di tempat karantina.

Personel Keamanan yang tidak disebutkan namanya ini menambahkan, untuk wali santri yang mengantar sangat tertib dengan mengikuti protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan pesantren.

Santri putra-putri yang kembali hari ini kurang lebih 2500 orang. Untuk itu sangat memungkinkan rapid test yang dilkasanakan sampai malam nanti,” Kata Ustadz Musleh.

Alhamdulillah, antrian santri untuk rapid test sangat tertib dan para tim dokter dan perawat juga sudah sangat siap melaksanakan tugasnya,” Tambahnya.

Pewarta : PM

Kegiatan I’dadiyah Langsung Dimulai

nuruljadid.net- Setelah 14 hari masa karantina dilakukan oleh santri yang kembali pada tahap I, saat ini jum’at (24/07) telah dikembalikan ke asramanya masing-masing.

Sebelum kembalinya santri ke asrama pengurus disetiap wilayah telah mempersiapkan seluruh sarana kebutuhan santri baik berupa kebutuhan kegiatan kepesantrenan, istirahat, mandi dan seluruhnya,” Kata Ustadz Fathollatif Kepala Bidang Penataan Wilayah Biro Kepesantrenan Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Masih menurutnya, kami telah melakukan persiapan untuk menyambut kembalinya santri ke wilayah terutama berkaitan dengan pendampingan santri saat mengikuti kegiatan di asramanya. Kita tau bahwa saat ini kebiasaan hidup santri berubah dengan sebelum covid-19. Disilah pentingnya pendampingan.

Ustadz Fathol melanjutkan, Alhamdulillah kegiatan sudah berjalan mulai dari kegiatan hadiran dan shalat tahajjut berjamaah. Kegiatan pendalaman furudhul ainiyah akan segera dilaksanakan. Terutama asrama i’dadiyah langung kita laksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19.

Pewarta : PM

Kiai Hamid; Lembaga Motivasi Sebagai Bakti Pesantren Kepada Masyatakat

nuruljadid.net- Kepala Pesantren Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo membuka acara kegiatan grand opening smart program yang diselenggarakan Lembaga Motivasi Nurul Jadid (LMNJ), senin pagi (20/07) di Wilayah An-nafiiyah asrama mahasiswi kesehatan Universitas Nurul Jadid.

Dalam sambutannya, Kiai Hamid berharap Lembaga Motivasi Nurul Jadid bisa memberi manfaat bagi pesantren dan masyarakat.

“Kita mendirikan lembaga motivasi di pesantren 1 dan di perguruan tinggi 1 karena motivasi ini sangat penting bagi kita,” Tegas Kiai Hamid.

Kiai Hamid melanjutkan, Lembaga (LMNJ) ini bisa mengoptimalkan kemanfaatannya bagi pondok pesantren dan sebagai bakti pondok pesantren kepada masyarakat. Karena pesantren juga punya peran di dalam pengabdian dan dakwah kepada masyarakat.

Di akhir sambutannya, Rektor Universitas Nurul Jadid ini menuturkan, lembaga yang ada di pondok pesantren mempunyai fungsi dan peran sebagai pengabdian dan dakwah kepada masyarakat.

 

Pewarta : PM

 

LMNJ Laksanakan Grand Opening Smart Program

nuruljadid.net- Lembaga Motivasi Nurul Jadid (LMNJ) adakan kegiatan Grand Opening, Senin pagi (20/20) bertempat di Wilayah An-nafiiyah Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Motivasi Nurul Jadid Dr. KH. Hefny Rozaq mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti keinginan kepala pesantren dengan dibentuknya lembaga ini.

Kiai Hefny melanjutkan, smart program LMNJ untuk memberikan pelayanan konsultasi kepada santri dan masyarakat. Juga untuk memberikan motivasi kepada santri dan pengabdi agar termotivasi dan semangat dalam melaksanakan pengabdiannya. Dan memberikan motivasi agar santri dan di dalam melaksanakan perintah agama. Tidak kalah pentingnya lembaga motivasi sebagai fungsi dakwah pesantren terhadap masyarakat.

Hadir pada kegiatan ini Kepala Pesantren KH. Abdul Hamid Wahid, Ketua LMNJ KH. Hefny Rozaq, Divisi Literasi LMNJ Dr. Ahmad Sahidah, Divisi Motivasi Ustadz Kholil Hasyim, Direktur Klinik Az-zainiyah Nyai Hj Khodijatul Qodriyah, Kepala Keamanan Ustadz Adiyatno, Kasubbag Humas dan Infokam Ponirin Mika, Pengurus Lembaga Motivasi Universitas Nurul Jadid, Kepala-kepala Wilayah dibawah naungan pesantren Nurul Jadid.

Pewarta : PM

Mahasiswi Kesehatan UNUJA Perkenalkan Prilaku Bersih dan Sehat

nuruljadid.net- Pada masa karantina santri, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Pesantren tengah memberikan banyak kegiatan kepada santri mulai dari kegiatan yang serius hingga kegiatan hiburan.

Kegiatan bervariasi ini diselenggarakan dengan maksud agar santri disituasi masa pandemi tetap menerima kegiatan dari pesantren. Hal ini senada disampaikan Ketua Gugas Covid-19 Nurul Jadid Ustadz Kholid Fauzi.

“Santri pada masa karantina tetap akan diberi kegiatan keagamaan hingga kegiatan hiburan. Ini dimaksudkan agar santri tidak setres menghadapi situasi covid-19,” Kata Ustadz Kholid.

Disamping ada  kegiatan keagamaan dan kegiatan hiburan ada kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswi Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Kegiatan promosi tersebut dilaksanakan jumat malam (17/07) di Aula II Pesantren Nurul Jadid.

Doktor Choky salah satu TIM dokter sekaligus pengawas masa karantina santri menyampaikan, promosi kesehatan dari mahasiswi kesehatan Universitas Nurul Jadid menjelaskan terkait hidup sehat dan bersih.

Sosialisasi kesehatan yang dilakukan mahasiswi UNUJA mendapat respon baik dari santri.

“Dengan adanya sosialisasi kesehatan dari mahasiswi kesehatan Universitas Nurul Jadid kami menjadi paham dan itu sangat bermanfaat sekali,” Kata Farida santri berasal dari Probolinggo.

 

 

Pewarta : PM

 

Cek Kesiapan Pendamping Dengan Apel Pagi

nuruljadid.net- Pengurus yang bertugas mendampingi santri di masa karantina santri memiliki tugas yang sangat  penting. Ia menjadi salah satu ujung tombak terlaksana kegiatan pesantren. Pada masa karantina santri kegiatan kepesantrenan terus diupayakan agar berjalan dengan baik. Pengurus yang mendampingi santri di asrama karantina santri memiliki tugas penting dalam memberikan pendampingan, pengawasan dan pelayanan. Hal tersebut disampaikan Ustadz Kholil Pengurus Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Ustadz Kholil melanjutkan, pendamping santri itu kita beri tugas mulai dari ngabsen kehadiran santri pada setiap kegiatan, keberadaan santri pada masa karantina mulai selama 24 jam.

Masih kata Ustadz Kholil, Alhamdulillah pemateri pada setiap kegiatan selalu hadir dan santri terlayani dengan baik.

Sementara Ustadz Fathollatif Kepala Bidang Penataan Wilayah Biro Kepesantrenan Nurul Jadid mengatakan, sebelum bertugas, pendamping harus apel terlebih dahulu. Pelaksanaan apel ini untuk mengetahui kesiapan pendamping sebelum bertugas.

Jika sudah siap segala perangkatnya baru kita terjunkan untuk bertugas,” Imbuhnya.

 

Pewarta : PM

Kiai Zuhri; Kedermawanan Nabi Telah Menarik Banyak Orang Masuk Islam

nuruljadid.net- Sahabat dalam melaksanakan dakwah dipengaruhi oleh Nabi. Nabi dalam berdakwah dipengaruhi oleh aqidah yang benar dan kedermawanan dalam berinfaq atau berbagi. Sebagai da’i, sebagai murabbi dan sebagai pendidik Nabi sangat berhasil dalam mendidik sahabat. Beliau tidak hanya memberi pengetahuan dan menanamkan keyakinan tapi juga membina karakter sahabat. Dan sahabat menjadikan Nabi tidak hanya sebagai idola tapi juga sebagai model sehingga apa yang dilakukan Nabi ditiru sedapat mungkin sekalipun tidak persis sama. Pwenjelasan ini disampaikan KH. Moh. Zuhri Zaini pada pengajian kitab al-Qudwatul Hasanah, Rabu sore (14/07) di Masjid Jami’ Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Kiai Zuhri Melanjutkan, kedermawanan Nabi telah banyak menarik banyak orang untuk masuk islam bukan hanya perorangan tapi dengan kaumnya. Didalam berdakwah Nabi sangat realistis tidak mengawang-ngawang. Orang yang terlalu ideal kadang-kadang idenya sulit untuk dilaksanakan.

Masih kata beliau, Sahabat dalam menjalani hidup meniru apa yang dicontohkan Nabi sekalipun tidak sama persis. Yang namanya imitasi (tiruan) tidak sama dengan aslinya tapi tetap bagus. sebab Nabi itu insan kamil, manusia paripurna tentu kesempurnaan milik Allah tapi ukuran manusia Nabi adalah Manusia paripurna.

 

Pewarta : PM

Suasana Ngaji Online Santri Nurul Jadid

nuruljadid.net- Kegiatan pengajian kitab pengasuh masa pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Nurul Jadid berbeda dengan sebelumnya. Perbedaan dimaksud terletak pada suasana santri mengikuti pengajian. Sebelum pandemi Covid-19 santri mengikuti pengajian pengasuh di sore hari bertempat di Masjid Jami’ Nurul Jadid Paiton Probolinggo secara langsung. Namun kali ini santri mengikuti pengajian pengasuh secara live atau online seperti yang terjadi pada rabu sore (15/07) di Aula II Pesantren Nurul Jadid.

Kepala Bagian Humas Pesantren sekaligus Humas Gugas Covid-19 Nurul Jadid Ustadz Ponirin Mika mengatakan, pengajian secara live atau online ini merupakan kebijakan pesantren di masa pandemi Covid-19. Dengan model pengajian seperti ini bisa menerapkan physical distancing antara santri.

Kasubbag Humas menambahkan, ini salah satu upaya pesantren dalam mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan seperti menghindari terjadinya penularan covid-19.

Kita di pesantren sangat menjaga ketat hal-hal yang dilarang pada masa pandemi Covid-19,” Katanya.

Suasana pengajian secara live yang bertempat di Aula II Pesantren sangat kondusif, tentram dan hening. Santri yang ikut pengajian mendengarkan dengan seksama penjelasan dari pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini.

 

 

Pewarta : PM

Petugas disinfektan Asrama Karantina Santri

nuruljadid.net- Berbagai upaya dilakukan Pesantren terhadap santri di era pandemi agar bisa mencegah covid-19. Salah satu diantaranya adalah melakukan disinfektan tempat karantina santri seperti yang dilakukan petugas Gugus Tugas Covid-19, Rabu pagi (15/07) bertempat di Madrasah Aliyah Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.

Ketua Gugus Tugas Nurul Jadid Ustadz Kholid Fauzi menuturkan, penyemprotan disinfektan untuk mencegah terjadinya covid-19. Dan kita sangat memperhatikan karantina santri.

Ustadz Kholid menambahkan, kita terus akan istikamah melakukan penyemprotan disinfektan. Sebab pesantren telah benar-benar memperdulikan hal ini.

Pondok Pesantren Nurul Jadid telah memutuskan santrinya agar kembali belajar di pesantren setelah melaksanakan libur panjang. hal itu tidak lepas dari hasil rembuk Pesantren Nurul Jadid dengan berbagai instansi terkait.

Alhamdulillah, keinginan Pesantren Nurul Jadid mendapatkan respon positif dari berbagai macam kalangan, termasuk diantaranya pemberian apresiasi dari pemerintah daerah di berbagai macam kabupaten,” Ujar Ustadz Ernawiyadi.

Untuk itu, keberadaan santri di pesantren harus mendapatkan pelayanan terbaik, utamanya berkaitan dengan melaksanakannya protokol kesehatan covid-19,” Sambungnya.

 

Pewarta : PM

 

 

Bupati Probolinggo; Pesantren Nurul Jadid Harus Dicontoh Oleh Pesantren Yang Lain

nuruljadid.net- Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Jawa Timur merupakan pesantren yang sangat luar biasa dalam menghadapi pandemi covid-19. Mulai dari kebijakan memulangkan santri kerumahnya masing-masing hingga mengembalikan santri ke pesantren lagi, Pesantren Nurul Jadid begitu sigap dan luar biasa ditandai dengan protokol kesehatan covid-19 yang dibuatnya. Hal ini disampaikan Bupati Probolinggo Ibu Puput Tantrianasari saat memberikan sambutan pada acara Penguatan Adaptasi Tatanan Baru di Pondok Pesantren Tangguh Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Selasa pagi (14/07) di Aula Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

Ibu Tantri sapaan akrab Bupati Probolinggo menambahkan, saya berharap Pondok Pesantren se- Kabupaten Probolinggo harus mencontoh Pesantren Nurul Jadid dalam melakukan pencegahan covid-19 yang saat ini menjadi musuh bersama.

Beberapa hal yang disampaikan berkait harapan Bupati Probolinggo prihal protokol kesehatan covid-19 telah dilakukan oleh Pesantren Nurul Jadid. Ia berharap Pondok Pesantren agar terus meningkatkan kewaspadaan berkait virus ini seperti yang telah dilakukan oleh Pesantren Nurul Jadid Paiton.

Di akhir sambutannya Ibu Tantri menyampaikan salam hormat dan terima kasih kepada pengasuh Pesantren Nurul Jadid dan kepada seluruh jajarannya yang telah memberikan inspirasi kepada pesantren lain utamanya di Kabupaten Probolinggo.

“Kami nitip salam hormat dan ucapan terima kasih kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid dan seluruh jajarannya yang telah pertama menjadi pesantren tangguh dalam mencegah menyebarnya covid-19,” Katanya.

Pada acara ini Pesantren Nurul Jadid mendapatkan bantuan alat kesehatan covid-19.

 

Pewarta : PM

Ajak Ice Breaking Kreatif, Pengurus Bikin Santri Bahagia

nuruljadid.net- Tidak hanya memberikan waktu untuk berolahraga pada santri. Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo juga memberikan kegiatan ice breaking sebelum kegiatan pendalaman keagamaan dan kegiatan lainnya dimulai. Hal ini disampaikan Ustadz Kholil, Selasa pagi (13/07)

Ustadz Kholil salah seorang pendamping kegiatan  pada masa karantina santri menuturkan, kegiatan ice breaking diberikan kepada santri agar santri tidaj bosan dan merasa nyaman dengan kehidupan barunya.

Kholil menambahkan, pesantren memberikan beberapa macam kegiatan kepada santri pada masa karantina. Kegiatannya sangat bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan santri pada masa karantina.

Masih kata Ustadz Kholil, kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada santri terutama berkait kewajiban pesantren kepada mereka.

 

Pewarta : PM

Sebelum Bertugas Pengurus Laksanakan Apel

nuruljadid.net- Pelaksaan apel ini dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan para pendamping santri pada masa karantina ini. Setelah diketahui mereka (pendamping) sudah dinyatakan siap baru diterjunkan untuk bertugas, Hal ini diungkapkan Ustadz Kholil Pengurus Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Banyak kegiatan yang harus diawasi sekaligus butuh pendampingan yang intens agar santri benar-benar merasa nyaman dengan kehidupan baru di karantina,” Tambahnya.

Ustadz Kholil menambahkan, baru saja mereka (pendamping) menemani santri olah raga pagi. Dan selanjutnya mempersiapkan untuk mendampingi kegiatan berikutnya.

Memang kegiatan pada masa karantina ini bervariatif mulai dari kegiatan hiburan, motivasi dan kegiatan keagamazn juga pendalaman agama,” Katanya.

 

 

Pewarta : PM