Bekali Kelas Akhir, Ning Din Tekankan Pentingnya Istiqomah dan Khidmah

www.nuruljadid.net– Pondok Pesantren Nurul Jadid menggelar pembukaan kegiatan Orientasi Santri Kelas Akhir (OSKAR) pada Rabu (13/05/2026). Acara ini menjadi momentum yang bagus bagi para santri untuk menambah wawasan sebelum menyelesaikan masa pendidikan di pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Hj. Nurdiana Kholidah yang familiar dipanggil Ning Din ini memberikan tausyiah mengenai filosofi keberhasilan seorang santri. Beliau menegaskan bahwa menjaga konsistensi dalam kebaikan atau istiqomah memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada kemuliaan yang bersifat instan.

“Istiqomah itu lebih besar dan lebih baik dibanding karomah,” tegas Ny. Hj. Nurdiana Kholidah di hadapan para peserta.

Beliau berpesan agar para santri kelas akhir memantapkan niat dan tujuan dalam menuntut ilmu. Kedisiplinan dan kerja keras dalam melawan rasa malas menjadi poin utama yang ditekankan selama mengikuti kegiatan di pesantren. Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Ning Din ini mengutip kaidah penting terkait keberkahan ilmu:

“Tegaknya ilmu adalah dengan belajar (mudzakarah), barokahnya dengan pengabdian (khidmah), dan kemanfaatannya diperoleh melalui ridha guru (tho’at).”

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Biro Pendidikan, Ning Fajriyah, dalam sambutannya menyatakan bahwa OSKAR diproyeksikan menjadi agenda rutin tahunan. Jika saat ini fokus pada jenjang SLTP, ke depannya program ini juga akan diwajibkan bagi santri di tingkat SLTA.

Kegiatan OSKAR 2026 dirancang secara komprehensif untuk membekali santri dengan berbagai keahlian, meliputi:

  • Penguatan Kepesantrenan sebagai fondasi karakter.

  • Pelatihan Kepemimpinan dan Pramuka untuk melatih ketangkasan.

  • Touring Edukatif ke berbagai lembaga tingkat SLTA.

  • Puncak Kemah Akbar yang akan menjadi penutup rangkaian acara.

Ning Fajriyah berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian agenda dengan disiplin, baik yang dilaksanakan secara daring maupun luring, hingga puncak acara pada 30-31 Mei mendatang. Lulusan Pesantren Nurul Jadid diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan berjiwa khidmah.

Pewarta   : Ahmad Zainul Khofi

Editor      : Ponirin Mika

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *