Ranting NU Sumokali Sidoarjo Ngaji di PPNJ
www.nuruljadid.net– Pondok Pesantren Nurul Jadid menerima kunjungan dari jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sumokali, Candi, Sidoarjo pada Minggu (19/4). Rombongan ini terdiri dari gabungan kader Fatayat dan Muslimat NU juga tengah hadir dalam rangka memperkuat jalinan silaturahmi sekaligus melaksanakan agenda “Ngaji Bareng” di lingkungan pesantren.
Kehadiran tamu dari Sidoarjo ini disambut oleh perwakilan pengurus pesantren dianranya; Wakil Sekretaris Pesantren dan Pengurus Satuan Kerja Lainnya.
Dalam sambutannya Wakil Sekretaris Pondok Pesantren Nurul Jadid Nyai HJ. Muthmainnah Waqid menyampaikan apresiasi atas dipilihnya pesantren ini sebagai tujuan studi banding dan ngaji bareng.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rombongan dari Sumokali Sidoarjo. Kehadiran ibu-ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami,” ujar perwakilan pesantren saat memberikan sambutan penerimaan.
Ia menambahkan, meski sedianya para jamaah berharap dapat menimba ilmu langsung dari Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, namun karena adanya agenda yang bersamaan (kres), pertemuan tersebut belum dapat terlaksana. Kendati demikian, antusiasme para peserta tidak surut.
Agenda kunjungan berlangsung khidmat dengan sesi berbagi pengalaman (sharing session) bersama Pengurus Fatayat Ranting Karanganyar. Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran ide terkait pengelolaan organisasi dan penguatan peran perempuan dalam bingkai NU.
Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah ziarah ke makam para pendiri (astah) PPNJ. Di sana, para tamu memanjatkan doa bersama, merefleksikan kembali perjuangan para muassis (pendiri) dalam menyebarkan syiar Islam.
Sebelum meninggalkan kompleks pesantren, rombongan berkesempatan melakukan sowan ke kediaman Ibu Nyai Bisyaroh. Suasana haru dan khidmat menyelimuti pertemuan tersebut saat beliau memberikan wejangan serta doa restu kepada para tamu agar senantiasa diberikan kekuatan dalam berkhidmah di organisasi.
“Semoga semangat para ibu Fatayat dan Muslimat ini menjadi inspirasi untuk terus menerus melanjutkan perjuangan para tokoh pendiri NU, terlepas dari usia yang tidak lagi muda,” ungkap ning Iin.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama sebagai simbol eratnya persaudaraan antara masyarakat Sidoarjo dan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Pewarta : Ahmad Zainul Khofi
Editor : Ponirin Mika




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!