Pesantren Nurul Jadid Luncurkan dan Sosialisasikan Gudep Lengkap Pramuka

www.nuruljadid.net.berita- Pondok Pesantren Nurul Jadid secara resmi meluncurkan sekaligus menyosialisasikan Gudep Lengkap Pramuka sebagai bagian dari penguatan pembinaan karakter santri. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan serentak di seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Pesantren Nurul Jadid pada Selasa, 6 Januari 2026, mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Peluncuran Gudep Lengkap Pramuka NJ menjadi tonggak penting dalam revitalisasi kegiatan kepramukaan di lingkungan pesantren. Melalui sosialisasi ini, seluruh santri dan civitas lembaga diperkenalkan pada sistem, mekanisme, serta nilai-nilai utama yang akan diusung dalam pelaksanaan Pramuka NJ ke depan. Hal itu disampaikan oleh Didik P Agung Wijaksono Kabid Pengembangan Masyarakat (BPM) Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Pramuka merupakan harapan dari Kepala Pesantren KH. Abdul Hamid Wahid agar terus diaktifkan guna membentuk kedisiplinan dan jiwa korsa santri.

“Kepala pesantren berharap agar kegiatan pramuka terus digalakkan agar terbentuk jiwa korsa dan kedisiplinan santri,” kata Agus Fanani Sekretaris Biro Pengembangan.

Pramuka Nurul Jadid dijadwalkan mulai berjalan secara efektif pada Selasa, 13 Januari 2026, dan ditetapkan sebagai kegiatan wajib pesantren di masing-masing lembaga. Program ini dirancang sebagai wahana pembinaan karakter santri yang menekankan nilai budi pekerti, kedisiplinan, kemandirian, loyalitas atau jiwa korsa, serta keteladanan. Selain itu, Pramuka NJ juga diposisikan sebagai bagian dari strategi pesantren dalam membangun budaya anti-bullying yang aman dan beradab.

“Sebenarnya kegiatan pramuka di pesantren Nurul Jadid sudah ada. Dan tahun ini lebih kita maksimalkan kegiatannya,” ujar Umar Falas Ketua Pramuka Nurul Jadid.

Selain itu Didik mengungkapkan pembentukan Gudep Lengkap Pramuka Nurul Jadid merupakan hasil dari proses panjang dan terstruktur. Gagasan awal berangkat dari arahan Kepala Pesantren tentang pentingnya penguatan jiwa korsa dan solidaritas santri. Gagasan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pembentukan tim formatur lintas satuan kerja, hingga akhirnya memperoleh legalitas resmi dari Kwartir Cabang serta ditetapkannya Surat Keputusan (SK) pengurus pada akhir tahun 2025.

“Dalam implementasinya, kegiatan Pramuka akan dilaksanakan setiap Selasa pagi dengan ketentuan penggunaan seragam Pramuka lengkap. Sistem presensi dilakukan berbasis Kartu Identitas Santri (KIS) dan kartu pembina, serta didukung oleh pengawalan asrama dan pendampingan dari masing-masing lembaga pendidikan. Sebagai bagian dari penguatan konsolidasi, pesantren juga akan menggelar apel besar Pramuka setiap dua bulan sekali,” tegasnya.

Ia juga menekankan melalui Gudep Lengkap Pramuka NJ, Pesantren Nurul Jadid berharap Pramuka dapat berfungsi sebagai organisasi induk pembinaan karakter santri yang terintegrasi dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan satuan karya. Kehadiran Pramuka diharapkan mampu memperkokoh kultur disiplin, kebersamaan, serta rasa tanggung jawab kolektif di lingkungan pesantren.

“Hari ini pada 13 Januari 2026 semua siswa di masing-masing sekolah menerima sosialisasi dari masing-masing koordinator pramuka,” ungkap didik.

 

Pewarta   : Ahmad Zainul Khofi

Pewarta    : Ponirin Mika

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *