KH. Moh. Zuhri Zaini: Maulid Nabi Momentum Tingkatkan Mahabbah dan Keteladanan Rasulullah
berita.nuruljadid.net – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali digelar khidmat di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, Kamis (18/9/2025). Ribuan santri, alumni, serta masyarakat sekitar memadati lokasi acara dengan penuh antusias. Lantunan sholawat dan doa menggema, menandakan suasana religius sekaligus menghadirkan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dalam suasana penuh kekhidmatan tersebut, KH. Moh. Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, menyampaikan sambutan yang menekankan makna Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat cinta (mahabbah) sekaligus keteladanan kepada Rasulullah. Beliau berharap peringatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan benar-benar membawa dampak dalam kehidupan umat.
“Dengan maulid ini, semoga semua hajat kita, umat, bangsa, dan negara dikabulkan oleh Allah SWT,” ujar Kiai Zuhri dalam sambutannya.
Menurutnya, majelis dzikir, sholawat, tawasul, doa, dan silaturahim dalam rangka Maulid Nabi merupakan bentuk penghormatan, syukur, serta ungkapan kegembiraan atas kelahiran manusia agung yang penuh jasa bagi umat, yaitu Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan, peringatan Maulid bukan sekadar ritual, melainkan juga harus diiringi dengan usaha mengikuti perintah Nabi.
“Antara Al-Qur’an, agama, dan Nabi Muhammad SAW tidak bisa dipisahkan, karena beliau yang menyampaikannya dengan penuh rintangan. Maka tidak cukup hanya memperingati, tapi juga meneladani ajarannya,” jelasnya.
Kiai Zuhri berharap peringatan ini semakin menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW dan kelak dapat mengantarkan umat untuk berkumpul bersama beliau di surga. Ia juga berpesan agar pengajian dalam peringatan Maulid dapat menjadi sarana pendidikan bagi jamaah, sehingga sepulangnya mereka mampu meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan merasakan manfaatnya di dunia maupun di akhirat.
Pewarta: Ahmad Zainul Khofi
Editor: Ponirin Mika




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!