Penampilan Santri Baru Meriahkan Puncak Penutupan OSABAR 2026
www.nuruljadid.net– Rangkaian Orientasi Santri Baru (OSABAR) 2026 Pondok Pesantren Nurul Jadid mencapai puncaknya melalui berbagai penampilan seni yang dibawakan langsung oleh para santri baru. Bertempat di Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid, Senin (13/7/2026), penutupan OSABAR berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari peserta maupun seluruh hadirin.
Beragam penampilan disuguhkan sebagai hasil latihan selama pelaksanaan OSABAR. Acara diawali dengan penampilan Paduan Suara (Padus) yang membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Almamater Nurul Jadid. Suasana kemudian semakin khidmat dengan lantunan selawat, dilanjutkan pertunjukan semaphore serta pembacaan puisi yang berhasil memukau para penonton.
Di balik penampilan yang memukau, tersimpan proses latihan yang penuh perjuangan. Waktu persiapan yang lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya sempat menjadi tantangan bagi panitia penyelenggara.
Koordinator Acara OSABAR 2026, Sirin Rani Fatimah atau yang akrab disapa Ratih, mengungkapkan bahwa keterbatasan waktu membuat panitia sempat merasa khawatir terhadap hasil penampilan para peserta.
“Tahun ini waktu persiapannya memang lebih terbatas dibandingkan tahun lalu. Awalnya kami khawatir penampilan yang disuguhkan kurang maksimal. Bahkan kami sempat mempertimbangkan agar kakak asuh saja yang tampil,” ungkap Ratih.
Namun, kekhawatiran tersebut sirna berkat semangat dan tekad kuat para santri baru yang tetap ingin menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan.
“Antusiasme mereka luar biasa. Bahkan ada peserta yang sedang sakit, tetapi tetap bersikeras mengikuti latihan dan ingin tampil pada acara penutupan. Semangat seperti inilah yang membuat kami yakin untuk terus memberikan kesempatan kepada mereka,” lanjutnya.
Semangat yang sama juga dirasakan oleh Naylatuz Zafiratul Waktiah, salah satu anggota paduan suara sekaligus peserta terbaik wilayah Satelit. Baginya, mengikuti penampilan penutupan menjadi pengalaman berharga yang berhasil meningkatkan rasa percaya dirinya.
“Selama mengikuti OSABAR 2026, saya belajar untuk lebih percaya diri hingga akhirnya berani tampil pada acara penutupan. Meskipun harus membagi waktu antara mengikuti kegiatan dan latihan, saya tetap semangat karena mendapat dukungan penuh dari orang tua, terutama mama,” tuturnya.
Penampilan demi penampilan yang ditampilkan menjadi penutup manis seluruh rangkaian OSABAR 2026. Selain menjadi ajang menunjukkan bakat dan kreativitas santri baru, penutupan ini juga menjadi bukti bahwa semangat, kerja sama, dan kekompakan mampu menghasilkan penampilan yang membanggakan meski dipersiapkan dalam waktu yang terbatas.
Menutup rangkaian kegiatan, Ratih menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan OSABAR 2026 sekaligus berharap pelaksanaan OSABAR di tahun mendatang dapat berlangsung lebih baik.
“OSABAR 2026 menyisakan banyak cerita dan pengalaman berharga. Terima kasih kepada seluruh panitia, kakak asuh, peserta, dan semua pihak yang telah bekerja sama hingga kegiatan ini berjalan dengan baik. Semoga OSABAR 2027 dapat menjadi lebih baik dan semakin memberikan manfaat bagi santri baru,” pungkasnya.
Pewarta: Nilna Zahrah Afifah
Editor : Maria Al Faradela












Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!