Pos

Pesantren Terbitkan Edaran Libur Ramadan dan Idulfitri 1447 H

www.nuruljadid.net – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, resmi menerbitkan Surat Edaran tentang pelaksanaan libur Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: NJ-B/0054/A.IX/02.2026 yang ditandatangani pada 13 Sya’ban 1447 H atau 1 Februari 2026 M.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa jadwal libur dan pemulangan santri disesuaikan dengan kalender kegiatan pesantren tahun 2026. Santri putri mulai libur sejak 16 Ramadan 1447 H atau 6 Maret 2026 hingga 10 Syawal 1447 H atau 30 Maret 2026 .

Sementara santri putra mulai libur sejak 17 Ramadan 1447 H atau 7 Maret 2026 hingga 11 Syawal 1447 H atau 31 Maret 2026.
Pihak pesantren menegaskan bahwa pemulangan santri wajib mengikuti rombongan resmi yang dikoordinasikan oleh Pesantren bekerja sama dengan P4NJ daerah. Wali santri diwajibkan menjemput santri di titik penurunan (drop spot) yang telah ditentukan dengan menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Adapun jadwal kembali ke pesantren ditetapkan pada 10 Syawal 1447 H atau 30 Maret 2026 untuk santri putri dan 11 Syawal 1447 H atau 31 Maret 2026 untuk santri putra. Kedatangan santri ke pesantren juga diwajibkan mengikuti rombongan yang dikoordinasikan oleh P4NJ daerah. Bagi daerah yang belum memiliki pengurus P4NJ, santri diperkenankan diantar langsung oleh wali santri.
Selain itu, pesantren mengimbau kepada wali santri agar melunasi Biaya Pendidikan Santri (BPS) triwulan I (Januari–Maret) serta tanggungan biaya konsumsi santri selama bulan Maret 2026 sebelum pemulangan. Selama masa libur, wali santri juga diminta untuk tetap mengawasi aktivitas ibadah dan pergaulan putra-putrinya.

Dalam edaran tersebut juga disampaikan bahwa layanan sambang santri dan jasa penitipan barang (jastib) akan ditutup mulai 28 Sya’ban 1447 H atau 16 Februari 2026 dan dibuka kembali pada 15 Syawal 1447 H atau 4 April 2026.
Surat edaran ini ditandatangani oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH. Moh. Zuhri Zaini, BA., dan Kepala Pesantren, KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., sebagai pedoman resmi bagi santri dan wali santri dalam pelaksanaan libur Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Untuk mengunduh surat edaran resmi silahkan kunjungi tautan berikut: https://www.nuruljadid.net/download/surat-edaran

 

(Humas Infokom)

P4NJ se Nusantara dan Luar Negeri Bantu Fasilitasi dan Sambut Kedatangan Santri Nurul Jadid

nuruljadid.net – Ketua panitia pulang bersama Umar Taha mengemukakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) daerah dan pusat hampir dari seluruh Indonesia dan Luar Negeri seperti Malaysia dan Thailand untuk membantu fasilitasi dan menyambut kedatangan rombongan pulang santri di titik turun (drop spot).

Selain itu juga, panita pulang bersama telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Kepolisian Sektor Kecamatan Paiton untuk menjaga ketertiban lalu lintas armada rombongan pulang bersama. Pihak Polsek sudah melakukan pemetaan beberapa titik tugas yang rawan terjadi kemacetan. Sehingga, lalu lintas rombongan pulang bersama Pondok Pesantren Nurul Jadid berjalan tertib dan lancar.

(Kondisi armada bus yang standby sebelum memberangkatkan santri ke setiap daerah tujuan di pulau Jawa)

Peran P4NJ sangat vital dan krusial dalam membantu suksesnya acara baik pulang bersama ini dan nanti saat santri kembali ke pesantren. Dibandingkan sebelumnya, program pulang dan kembali bersama ini yang dikoordinir oleh P4NJ jauh lebih efektif dan efisien. Pasalnya wali santri dan santri merasa sangat terbantu terkait kemudahan dan keselamatan anak mereka hingga tiba di daerah masing-masing dan ketika nanti kembali ke pesantren.

Penyerahan rombongan pulang bersama santri ini kepada wali santri disesuiakan dengan titik drop spot di setiap kota/kabupaten. Sebelumnya sudah dipastikan terkonfirmasi oleh Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Daerah. Perwakilan P4NJ Daerah di lapangan standby untuk menyambut ketibaan armada rombongan santri pulang bersama sebelum diserahkan kepada wali santri.

(Situasi santriwati yang telah tiba di titik turun (drop spot) dan disambut oleh P4NJ Daerah serta wali santri)

Desain konsep, prosedur dan sistematika mulai dari keberangkatan, ketibaan sampai dengan penjemputan oleh wali santri sudah direncanakan dan dikomunikasikan sejak awal ditindaklanjuti melalui WA Group masing-masing P4NJ Daerah. Dengan peran dan partisipasi aktif P4NJ ini dalam mengawal setiap program pesantren tidak terbatas pada program pulang bersama ini, pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid mengucapkan banyak terimakasih serta apresiasi atas kerja keras dan kepeduliannya terhadap pesantren tercinta Nurul Jadid.

(Kondisi armada bus yang standby sebelum memberangkatkan santri ke setiap daerah tujuan di pulau Jawa)

Perlu dicatat bahwa para santri akan kembali nanti pada tanggal 11 Syawal 1444 H / 2 Mei 2023 M untuk santri putri, dan 12 Syawal 1444 H / 3 Mei 2023 M untuk santri putra.

 

 

(Humas Infokom)

Libur Ramadan, Ribuan Santri Nurul Jadid Pulang Kampung ke Seluruh Penjuru Indonesia

nuruljadid.net – Dalam rangka libur bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, sebanyak ribuan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo pulang kampung ke seluruh penjuru Indonesia dan beberapa negara tetangga. Prosesi pemulangan santri ini dilakukan secara berkala selama dua hari, sejak Jumat (7/4) hingga Sabtu (8/4/2023).

Ketua Panitia Pulang Bersama Ustaz Umar Taha menyampaikan bahwa rombongan santri yang berasal dari luar pulau jawa sudah dipulangkan lebih awal dari jadwal utama pulang bersama ini.

“Sekitar 2-3 hari sebelum jadwal utama pulang bersama ini, misalnya seperti daerah batam dan sekitarnya. Hal tersebut dikarenakan menyesuaikan tiket pemesanan pesawat atau kapal dan durasi waktu selama di perjalanan,” ungkap beliau.

(Potret euforia Pulang Bersama tahun 2023, nampak santri sedang menangkat barang dan mencari bus daerahnya masing-masing)

Kemarin, imbuh Panitia Koordinator Lapangan Pulang Bersama Ustaz Farhan Dardiri, ada sekitar 2.992 santri putri yang telah dipulangkan bersama 132 armada rombongan. Pemberangkatan dimulai sejak pukul 01.00 dini hari waktu setempat dan pukul 08.30 WIB, Jum’at (7/4).

“Sedangkan santri putra, ada sekitar 1.682 santri yang dipulangkan bersama 132 armada rombongan sejak pukul 00.00 WIB dan 07.30 WIB, Sabtu pagi (8/4). Para santri ini paling banyak berasal dari pulau jawa,” jelas beliau.

Panita Pulang Bersama telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Kepolisian Sektor Kecamatan Paiton untuk menjaga ketertiban lalu lintas armada rombongan dan masyarakat umum. Pihak Kepolisian sudah memetakkan beberapa titik tugas yang rawan terjadi kemacetan. Dengan itu, lalu lintas rombongan pulang bersama Pondok Pesantren Nurul Jadid dapat berjalan dengan lancar.

Di sisi lain, titik drop spot di setiap kota/kabupaten juga sudah dipastikan ter-handle oleh Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Daerah. Sebelumnya, panita juga telah melakukan koordinasi untuk pentepan titik drop spot dan sistematika serah terima santri kepada wali santri.

Nantinya, para santri akan kembali pada tanggal 11 Syawal 1444 H/2 Mei 2023 M untuk santri putri, dan 12 Syawal 1444 H/3 Mei 2023 M untuk santri putra.

(Humas Infokom)