Lewat Kemah OSKAR, Kiai Imdad Dorong Santri Miliki Mental Pejuang
berita.nuruljadid.net — Gugus Depan Lengkap Pramuka Pondok Pesantren Nurul Jadid resmi membuka Perkemahan Orientasi Santri Kelas Akhir (OSKAR) Tingkat SLTP 2026 di Bumi Perkemahan Candi Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat, (22/05/2026). Kegiatan tiga hari yang berlangsung hingga 24 Mei 2026 itu diikuti oleh para santri kelas akhir tingkat SLTP Pondok Pesantren Nurul Jadid sebagai penanda transisi mereka menuju jenjang SLTA.
Pembukaan kemah ditandai dengan upacara resmi yang dihadiri oleh pimpinan pesantren. Wakil Kepala Pesantren I, KH. Moh. Imdad Rabbani, hadir dan menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menghayati proses kehidupan secara bertahap di tengah arus budaya yang menuntut segalanya instan.
“Di tengah budaya yang mengondisikan kita untuk mengejar sesuatu yang instan, Pramuka ini mengingatkan kita untuk menjalani proses secara bertahap, dengan rasa senang dan rasa gembira,” kata KH. Moh. Imdad Rabbani dalam sambutannya, Jumat, 22 Mei 2026.
Beliau menegaskan bahwa OSKAR bukan sekadar kegiatan rutin kepramukaan, melainkan wahana pembentukan karakter dan mental santri yang berlandaskan nilai perjuangan. Nama Gugus Depan Pramuka Nurul Jadid yang dinisbatkan kepada KH. Zaini Abdul Mun’im dan Ny. Hj. Nafi’ah, pendiri pesantren, disebutnya sebagai pengingat identitas Pramuka yang dikader menjadi pejuang.
“Kalian semua adalah Anggota Pramuka yang dikader untuk menjadi pejuang, orang-orang yang melakukan sesuatu tidak hanya untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan banyak orang,” ujar Kiai Imdad.
Dalam sambutannya, beliau juga mengaitkan semangat berkemah dengan landasan keimanan. Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, Kiai Imdad menyebut bahwa kondisi apa pun yang dialami seorang mukmin adalah kebaikan, syukur ketika mendapat kesenangan, dan sabar ketika menghadapi kesulitan.
“Perjuangan itu tentu tidak harus selalu dilewati dengan kesedihan terus-menerus. Hidup selalu silih berganti antara kegembiraan, kesedihan, dan kebahagiaan, dan dengan kita sekali waktu belajar di luar ruangan semacam ini merupakan sesuatu yang menyenangkan yang harus kita syukuri,” tuturnya.
Ketua Gugus Depan Lengkap Pramuka Nurul Jadid, Umar Falas, menyatakan bahwa kegiatan OSKAR dirancang sebagai ruang penempa mental sebelum para santri memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Ia berharap pengalaman berkemah di alam terbuka dapat melatih kemandirian, ketangguhan, dan rasa tanggung jawab para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, Kiai Imdad juga mengusulkan agar pesantren ke depan memiliki program perkemahan rutin, yaitu kemah kamis-jumat yang diselenggarakan secara berkala oleh Gugus Depan Lengkap Pramuka Nurul Jadid.
Pewarta: Ahmad Zainul Khofi
Editor: Ponirin Mika



