Pos

Saat Santri Putri Merayakan Negeri

Ajang tahunan ini tidak hanya menumbuhkan semangat pramuka dan nasionalisme, tetapi juga mengasah kreativitas, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan santri.

berita.nuruljadid.net – Suasana semarak dan antusiasme tinggi mewarnai peringatan Hari Pramuka ke-64 dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid pada Jumat (15/08/25). Ribuan santri dari berbagai lembaga pendidikan memenuhi halaman Al-Masruriyah, wilayah Al-Hasyimiyah, untuk mengikuti dan menyaksikan rangkaian kegiatan yang digelar oleh Forum Komunikasi OSIS (FKO), mulai dari lomba semaphore, cipta-baca puisi, hingga Bazar Kemerdekaan.

Sejak pagi, santri tampak memadati lokasi kegiatan. Meski terik matahari menyengat pori-pori kulit, semangat mereka tak luntur. Teriakan yel-yel dan tepuk tangan membahana saat satu per satu perwakilan sekolah menampilkan atraksi semaphore mereka. Lomba ini diikuti oleh seluruh lembaga tingkat SLTP dan SLTA di bawah naungan Nurul Jadid.

Penampilan peserta tak hanya menunjukkan kekompakan gerakan dan ketepatan kode, tetapi juga kreativitas kostum dan koreografi yang memikat. “Keren banget penampilannya, diluar prediksi. Nggak kalah sama anak luaran. Meskipun kalian di lingkungan pesantren, kekreatifitasannya sangat tinggi. Kostum yang digunakan sangat bagus, nggak kelihatan kalau itu buatan tangan,” ungkap Sulastri, salah satu juri perlombaan.

Tak hanya lomba semaphore, FKO juga menggelar lomba cipta dan baca puisi yang tak kalah menyedot perhatian, serta Bazar Kemerdekaan yang menjadi agenda tahunan mereka. Sekitar pukul 09.00 WIB, bazar resmi dibuka di area Al-Hasyimiyah oleh para tokoh pesantren, termasuk Ny. Nurul Fajriyah, dengan diikuti oleh seluruh pengurus lembaga.

Sebelum dibuka untuk umum, stan bazar terlebih dahulu dinilai oleh dewan juri. “Penilaian meliputi kebersihan, kreativitas stan, produk yang dijual, serta presentasi keseluruhan. Stan terbaik akan mendapat penghargaan,” ujar Fairuz, pembina FKO.

Bazar yang dipadati pengunjung ini menawarkan beragam produk mulai dari makanan ringan, minuman segar, hingga kerajinan tangan santri. Banyak santri yang antusias memborong jajanan favorit mereka atau sekadar mencicipi hidangan unik hasil kreasi teman-teman mereka.

Menurut Fairuz, bazar bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana pembelajaran penting bagi santri. “Kegiatan ini dirancang untuk membangun kebersamaan antar sekolah, menumbuhkan kemandirian, dan mengenalkan dasar-dasar kewirausahaan. Santri belajar mengelola modal, menghitung laba, serta berinteraksi langsung dengan pembeli,” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan, panitia juga mendapatkan arahan dari Bidang Konservasi Lingkungan Hidup (BKLH) agar tidak menggunakan styrofoam dalam penyajian makanan, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua panitia, Regita Dwi Cahyani, turut mengapresiasi kerja keras semua pihak. “Meski ada beberapa kendala teknis, alhamdulillah acara berjalan sukses dan disambut meriah. Pengunjung pun sangat ramai,” ujarnya.

Pewarta: Haura Dzil Izza El Bayu & Zaituna Farah Kamila
Editor: Ahmad Zainul Khofi

FKO Gelar Parade Semaphore dan Bazar Entrepreneur, Ribuan Santri Turut Peringati Hari Pramuka ke-62

nuruljadid.net – Peringatan Hari Pramuka ke-62 pada 14 Agustus mendatang selalu dimeriahkan dengan berbagai cara. Pada 2023 ini, Forum Komunikasi OSIS/OSIM (FKO) Pondok Pesantren Nurul Jadid menggelar acara Parade Semaphore dan Bazar Entrepreneur di Halaman Wisma H. Sukri Adnan (gedung putih), Jumat (11/8/2023).

Pembina FKO Rizqiyah Sakinah Safitri menyebut, kegiatan semacam ini pertama kali diadakan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, terbuka untuk seluruh Satuan Karya (Saka) Pramuka dari setiap satuan pendidikan internal pesantren.

“Terdapat sebanyak tujuh lembaga yang mendelegasikan Saka-Saka Pramuka untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, sebuah spirit bersinergi yang baik untuk memperingati Hari Pramuka,” jelasnya.

Rizqiyah melanjutkan, dari perlombaan Parade Semaphore yang dilaksanakan ini akan terpilih beberapa pemenang, para pemenang akan diumumkan dan dianugerahkan apresiasi penghargaan di acara puncak Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78 pada 17 Agustus nanti.

“Tidak hanya memperingati Hari Pramuka, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rentetan acara kemeriahan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78. Karena sejatinya pemuda harus kembali ke jati diri bahwa hakikatnya kita harus bersatu, kompak dan jengah bersama-sama mengisi kemerdekaan,” ungkapnya.

Potret stand bazar SMK Nurul Jadid tengah mengisi keseruan event peringatan Hari Pramuka ke-62 dan HUT Kemerdekaan RI ke-78

Dalam kesempatan yang sama, Rizqiyah juga menjelaskan beberapa keterlibatan lain dari pihak satuan pendidikan, yaitu turut mengisi stand yang telah disediakan sebagai wadah mempromosikan dan menjual hasil karya peserta didiknya. Sebanyak tujuh lembaga berpartisipasi dan menjual beragam karya, seperti pengolahan hasil perikanan sampai produk tata busana.

“Hal tersebut menjadi alasan event kali ini mengangkat tema “Mencetak Pemuda yang Berintegritas dan Berkualitas serta Berjiwa Entrepreneur pada Dirgahayu Bangsa,” pungkasnya.

 

Reporter: Ahmad Zainul Khofi

(Humas Infokom)