Pos

LPBA Nurul Jadid Dorong Santri Kuasai Dunia melalui Bahasa

www.nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid menggelar Gebyar Bahasa LPBA Nurul Jadid pada 15–16 Juli 2026 di Pendopo Raya Az Zainiyah. Kegiatan tahunan yang melibatkan seluruh asrama LPBA di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid ini menjadi ajang bagi para peserta didik untuk menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus kemampuan berbahasa yang telah dipelajari selama mengikuti pembinaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tenaga pengajar LPBA, pengurus LPBA wilayah Al-Hasyimiyah, Kepala Wilayah Az Zainiyah, para alumni LPBA Az Zainiyah, serta para peserta didik. Tahun ini, pelaksanaan Gebyar Bahasa dipercayakan kepada Pengurus LPBA Dalbar sebagai panitia pelaksana.

Ketua panitia, Rizki Kamilia, menyampaikan bahwa Gebyar Bahasa tidak sekadar menjadi panggung unjuk kemampuan berbahasa, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan memperluas wawasan para peserta didik.

“Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jendela untuk mengenal dunia, membangun kepercayaan diri, dan meraih masa depan yang lebih luas,” ungkap Rizki Kamilia.

Berbagai penampilan dan kompetisi bahasa disuguhkan selama dua hari pelaksanaan. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum, berkolaborasi, serta menunjukkan hasil pembelajaran bahasa asing yang telah mereka tekuni di LPBA.

Sementara itu, Kepala Wilayah Az Zainiyah, Nuril L.J., menegaskan bahwa Pondok Pesantren Nurul Jadid senantiasa berkomitmen memberikan ruang bagi santri untuk berkembang, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam penguasaan kompetensi yang dibutuhkan di era global.

“Di sini, kami tidak hanya mendidik karakter dan agama, tetapi juga memfasilitasi kalian untuk menguasai dunia melalui bahasa. Kalian berada di tempat yang sangat tepat untuk belajar, bertumbuh, dan mengukir prestasi,” tutur Nuril L.J.

Antusiasme peserta tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Penampilan yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan bagi para hadirin, tetapi juga mencerminkan semangat santri dalam mengembangkan potensi diri melalui penguasaan bahasa asing.

Sebagai agenda tahunan, Gebyar Bahasa LPBA Nurul Jadid diharapkan terus menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan generasi santri yang percaya diri, komunikatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan yang menjadi ciri khas Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Pewarta: Maria Al Faradela
Editor   : Ponirin Mika

LPBA Denyutkan Semangat Berbahasa di Nurul Jadid

berita.nuruljadid.net – Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid sukses menyelenggarakan Gebyar Bahasa dengan meriah pada Jumat (19/07/24). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari sejak Kamis (18/07/24) di halaman Asrama Al-Masruriyah (Gedung Putih), Wilayah Al-Hasyimiyah.

Gebyar Bahasa merupakan acara dari LPBA yang rutin diadakan setiap tahun. Tahun ini mengusung tema “Konstantinopel” dengan tujuan untuk meningkatkan minat santri, khususnya santri baru, terhadap bilinguisme Bahasa Inggris dan Arab melalui nuansa epik Era Kontantinopel di tahun 1453.

Ketua Panitia Nabila Firdausiyah mengungkap alasan di balik memilih tema “Konstantinopel” dan mengapa Gebyar Bahasa perlu diadakan.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan agar dapat memberikan penyegaran dan semangat baru terhadap pembelajaran bahasa di Nurul Jadid.

“Utamanya adalah untuk mempromosikan LPBA, lembaga yang fokus dalam bidang keterampilan bahasa Arab dan bahasa Inggris, mengembangkan keterampilan dan kreativitas peserta didik di bidang bahasa. Selain itu bertujuan untuk mengenalkan apa itu LPBA kepada santri baru,” ungkapnya.

Dalam Gebyar Bahasa ini, lanjut Nabila, panitia mengisi dengan beberapa penampilan dari peserta didik LPBA. Di hari pertama, mereka menampilkan speech, taqdimul qissoh, news reading, dan poem. Sedangkan di hari kedua, mereka menampilkan ekspresi musikal (Ekmus) dan mengakhirinya dengan penampilan spektakuler berjudul “The Secret Agent”.

“Penampilan-penampilan ini seakan-akan menyulap para penonton untuk enggan beranjak dari tempatnya. Tema perjuangan yang ditampilkan dalam bentuk drama ini membuat susana penonton menjadi pecah,” imbuhnya.

Nabila berharap, dengan penampilan-penampilan keterampilan berbahasa tersebut, penonton yang hadir lebih antusias untuk mempelajari bahasa asing.

“Bahasa itu sangat penting, dengan bahasa kita bisa memperluas dunia jangkauan kita. Dengan itu, semoga kegiatan ini dapat betul-betul memantik kesadaran santri akan pentingnya mempelajari bahasa,” pungkasnya.

 

Pewarta: Bunga Adelia Gadisian
Editor: Ahmad Zainul Khofi

Gebyar Bahasa Se- Jatim, Ajang Silaturrahmi Antar Pesantren dan Sekolah

nuruljadid.net- Salah satu agenda Universitas Nurul Jadid yang dilaksanakan satu tahun sekali adalah “Gebyar Bahasa”.Namun ada yang spesial tahun ini, pasalnya gebyar bahasa biasanya hanya terdiri dari perlombaan bahasa arab saja, untuk tahun ini perdana dilaksanakannya gebyar bahasa menggunakan ajang perlombaan 2 bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dan dimulai pada hari rabu tanggal 07 Agustus 2019 berjalan lancar, dan akan berakhir pada hari Jum’at tanggal 09 Agustus 2019. Kegiatan ini ditempatkan di AULA Pesantreb (MANJ).

”Jadikan perlombaan ini sebagai ajang silaturrahmi dan ajang untuk mengukur kemampuan kita,bukan sekedar ajang untuk meraih kemenangan saja.” Ujar Ka.Prodi PBA – PBI UNUJA Bapak Muallim Wijaya, dalam sambutannya.

Penutupan sekaligus pengumuman pemenang lomba, menjadi hari yang dinanti oleh setiap peserta lomba. Dari sekian Pesantren dan sekolah negeri di Jawa Timur mengekuti acara ini dengan  mendelegasikan peserta didiknya. Adapun jimlah pemenang yang diambil dari setiap lomba, hanya 3 orang saja baik putra maupun putri. Dan 1 pemenang untuk juara umum. Diantata pemenang merupakan delegasi dari LPBA Nurul Jadid, PP. Sidogiri, PP. Al-Masduqiyah, PP. An-Nuqqoyyah dan SMAN 1 Situbondo. Untuk juara umum sendiri jatuh kepada PP. An-Nuqoyyah, karena banyaknya delegasi peserta didik An-Nuqoyyah yang jadi pemenang pada lomba Gebyar Bahasa 2019 ini.

Pewarta : Faizatul Fitriyah dan Siti Nisa’ul Mukhtaroh

Editor  : Ponirin Mika