OSABAR 2026 Bangun Kekompakan Santri Baru melalui Permainan Edukatif
www.nuruljadid.net – Rangkaian kegiatan Orientasi Santri Baru (OSABAR) 2026 Pondok Pesantren Nurul Jadid tidak hanya diisi dengan materi pembinaan, tetapi juga berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan antarpeserta. Salah satunya adalah permainan (game) yang diselenggarakan oleh Tim Pramuka Pondok Pesantren Nurul Jadid pada Sabtu (11/7/2026) sebagai sarana mempererat solidaritas dan melatih kerja sama santri baru.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta OSABAR mendapat kesempatan untuk mengikuti permainan secara bergiliran. Salah satu permainan yang dilaksanakan adalah estafet kasti, yang memanfaatkan pipa pendek dan bola kasti sebagai media permainan.
Novia Indria, salah satu anggota Tim Pramuka, menjelaskan bahwa permainan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi santri baru, tetapi juga mengandung nilai edukatif yang selaras dengan kehidupan di pesantren.
“Game ini tidak hanya untuk seru-seruan, tetapi juga memiliki filosofi agar santri mampu menjaga solidaritas serta membentuk kebiasaan untuk saling membantu dan bekerja sama,” jelas Novia.
Permainan dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing terdiri atas sepuluh peserta dengan latar belakang wilayah yang berbeda. Menurut Novia, pembagian kelompok secara acak sengaja dilakukan agar santri baru lebih mudah beradaptasi dengan teman-teman dari berbagai daerah.
“Kami sengaja menyatukan peserta dari beberapa wilayah agar mereka saling mengenal. Meskipun berasal dari daerah yang berbeda, mereka tetap memiliki tujuan yang sama sebagai keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Jadid,” ungkapnya.
Pelaksanaan permainan dibagi menjadi dua sesi. Peserta tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) mengikuti kegiatan pada pagi hari, sedangkan peserta tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) melaksanakan permainan pada siang hari. Seluruh rangkaian permainan dipersiapkan oleh Tim Pramuka dari Gugus Depan (Gudep) selama kurang lebih satu minggu sebelum pelaksanaan OSABAR.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain berusaha menyelesaikan permainan dengan baik, para santri baru juga saling memberikan semangat dan dukungan kepada anggota kelompoknya. Suasana penuh kebersamaan tersebut menjadi tujuan utama yang ingin diwujudkan melalui kegiatan ini.
“Saya dan tim tidak asal memilih permainan. Kami ingin menghadirkan game yang mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan kekompakan di antara para santri baru,” pungkas Novia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta OSABAR tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga mampu membangun solidaritas, komunikasi, dan kerja sama sebagai bekal menjalani kehidupan bersama di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid.
Pewarta: Feby Auril Nadiva
Editor : Maria Al Faradela

