Tumbuhkan Nilai Nasionalisme, Pesantren Rayakan Hari Kemerdekaan

nuruljadid.net – Tidak hanya oleh beberapa pihak di luar kultur pesantren yang dapat merasakan semangat kemerdakaan. Stigma santri yang berada di pesantren sama sekali tidak dapat merayakannya merupakan hal yang sama sekali salah. Nuansa semangat memeringati hari kemerdakaan Republik Indonesia (RI) yang ke 72 juga dirasakan oleh santri Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Beberapa program kegiatan untuk meningkatkan rasa “Hubbul Wathan Minal Iman”  dalam membentuk kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara di pesantren telah dicanangkan. Sejak tanggal 03 Agsutus kemarin pesantren sudah membentuk panitia Gebyar Kemerdakaan HUT ke-72.

Terbentuknya kepanitiaan gebyar ini merupakan hal pertama kali di pesantren. “Untuk kegiatan Gebyar Kemerdekaan yang ke-72 ini merupakan kegiatan pertama yang diadakan di Pondok pesantren Nurul Jadid,” terang Bapak Zainullah Aswi ketua pantia kegiatan Gebyar Kemerdekaan.

Beberapa programa yang telah ditetapkan dalam rangka memeringati kemerdakaan RI yang ke-72 ini antara lain meliputi pemasangan bendera merah putih di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, pemutaran film kebangsaan dan perjuangan, kemudian renungan kemerdekaan yang akan dilaksanakan pada malam 17 Agustus dan puncaknya pada hari kamis tanggal 17 Agustus akan dilaksanakan upacara bendera di lapangan Ayaman.

Dengan serentak upacara tersebut diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. Disamping itu, penyelenggaraan kegiatan kemerdekaan ini merupakan bentuk partisipasi semangat nasionalisme kaum sarungan dalam merayakan kemerdekaan. “Kegiatan ini dilakukan tidak lai adalah sebagai bentuk penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada seluruh santri Pondok Pesantren Nurul Jadid, juga sebagai wahana bentuk syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia ini,” imbuhnya. (DL)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply